Monumen Lady Raffless, Romantisme di Kebun Raya Bogor

0
179
Syahdu menikmati Monumen Lady Raffless
Syahdu menikmati Monumen Lady Raffless

Bogor atau saat masa Belanda sering dikenal Buitenzorg merupakan salah satu tempat yang memiliki banyak peninggalan sejarah. Salah satu yang paling terkenal adalah Kebun Raya Bogor. Dataran tinggi yang memiliki suasana pegunungan yang sejuk itu menjadi tempat riset ilmu pengetahuan. Khususnya Ilmu Botani yang terkait dengan tumbuhan.

Dahulu Kebun Raya Bogor merupakan halaman dari Istana Bogor yang sampai saat ini terus dikembangkan untuk penelitian Botani. Saat itu pemerintahan dipimpin oleh Letnan Gubernur Stamford Thomas Raffles. Beliau juga diabadikan namanya di salah satu bunga yang terkenal yaitu Rafflesia arnoldi. Beliau merupakan seorang Letnan Gubernur di Pulau Jawa pada tahun 1811–1816.

Thomas Stamford Raffles dikenal karena pemerintahannya yang sangat berjasa karena banyak membangun beragam tempat penelitian di sekitar wilayah Bogor. Seorang istri yang cantik dan baik hati yang selalu menemani tugas sang Thomas Stamford Raffles. Sang istri bernama Olivia Mariamne atau yang sering dikenal dengan sebutan Lady Raffles, seorang warga negara Inggris yang mengikuti jejak sang suami untuk berada di Indonesia. Sayangnya beliau meninggal karena penyakit malaria yang berasal dari gigitan nyamuk wilayah tropis yang membuat sang first lady tidak berdaya.

Informasi terkait Monumen Lady Raffless
Informasi terkait Monumen Lady Raffless

Kebun Raya Bogor memiliki banyak bangunan bersejarah. Salah satunya adalah sebuah tugu berwarna putih yang berdiri megah merupakan salah satu monumen peninggalan untuk memperingati kematian Olivia Mariamne atau Lady Raffless pada tahun 26 November 1814. Tugu ini diberi nama Tugu Lady Raffless untuk memperingati kematian Lady Raffles yang meninggal pada usia 43 Tahun.

Bangunan mungil terbuka seperti gazebo berbentuk lingkaran dengan kubah kecil melindungi monumen ini. Dengan menggunakan bahan beton dalam pembangunannya agar dapat berdiri kokoh. Juga terdapat delapan buah pilar dan ukiran Eropa klasik yang mempercantik tampilan monumen sehingga terlihat anggun di bawah naungan pohon yang tinggi dan rindang. Di sekeliling monumen juga terdapat pagar besi berwarna putih senada dengan Tugu Lady Raffless yang tidak terlalu tinggi untuk menjaga monumen dari tangan jahil.

Monumen Lady Raffless di Kebun Raya Bogor
Monumen Lady Raffless di Kebun Raya Bogor

Suasana yang sejuk dan asri sangat disukai oleh Lady Raffless. Pepohonan dan bunga yang bermekaran menjadi salah satu tempat favorit seorang Olivia Mariamne. Ketika beliau meninggalpun Thomas Stamford Raffles ingin mendirikan sebuah tugu sebagai bukti cinta terhadap sang Lady Raffles di kawasan Kebun Raya Bogor yang sangat disukai perempuan yang telah mendampinginya tersebut. Bentuk monumen ini seperti cawan di bagian atas dan di bawahnya berbentuk persegi dan marmer berisi tulisan. Pada monumen bergaya klasik yang megah itu terdapat kata-kata puitis yang menyentuh hati:

“Oh thou whom neer my constant heart, One moment hath forgot, Tho fate savare hath bid us part Yet still – Forget me not” yang memiliki arti “Kamu yang selalu berada di hatiku, Tak pernah sedikitpun kulupakan, walaupun takdir memisahkan kita, janganlah pernah lupakan aku”

Monumen ini berada di dekat pintu masuk bagian utara Kebun Raya Bogor bersebelahan dengan Danau Ginting. Meskipun berada di lokasi yang strategis akan tetapi banyak pengunjung yang hanya melewati dan menganggap hanya ukiran biasa. Padahal monumen tersebut merupakan ungkapan kehilangan Gubernur Thomas Stamford Raffless yang sangat kehilangan sang istri. Bukti cinta yang saat ini masih kokoh berdiri dan dapat selalu dikenang. Tempat yang sangat syahdu dan romantis di Kompleks Botani ini. Jadi, tidak salahnya untuk sekedar mengenang tempat romantis layaknya Rome Juliet ala Buitenzorg di Kebun Raya Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.