Miniatur Semerunya Jawa Barat

0
1392
Ini adalah foto di Puncak satu pada pagi hari.

Tak pernah hentinya untuk mengeksplor tanah kelahiran ku ini, begitu banyaknya destinasi yang masih kurang terjamah oleh manusia. Alam yang masih asri dan keindahan semesta yang harus kita nikmati dan disyukuri, maka dari itu kita perlu menjaganya agar tetap lestari. Kali ini daerah Garut Jawa Barat yang akan aku eksplor sudah ketiga kalinya aku ke tempat ini namun tak pernah ada rasa bosan untuk melihatnya lagi. Kali ini saya backpackeran dari Ciamis menuju Guntur bersama ke tiga teman saya dari Ciamis. Tepatnya saya menuju daerah Sirnajaya Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat.

Gunung Guntur ini memiliki ketinggian 2249 Mdpl (Meter Dibawah Permukaan Laut) dengan memiliki kaldera yang begitu dalam tepatnya di puncak satu. Oh iya, gunung Guntur ini memiliki 4 puncak dan memiliki dua jalur pendakian yang resmi yaitu via Citiis dan via Cikahuripan. Namun yang paling sering dikunjungi yaitu jalur Citiis karena track yang tak begitu susah dan lebih dekat ke tempat camp atau shelter terakhir untuk berkemah.

Gunung Guntur yang terletak di daerah Garut.

Untuk yang kedua kalinya saya mengambil jalur via Citiis dan untuk ketiga kalinya saya mengambil jalur via Cikahuripan. Dan track yang paling nyaman bagi saya adalah via Cikahuripan meskipun track yang terus menanjak dan namun rasa cape saya di sepanjang jalan terbayar oleh view yang begitu indah terutama ketika kita melakukan track di malam hari hanya lampu lampu kotalah yang akan menemani diperjalanan kita. City light dari kota Garut yang begitu indah ditambah lagi dengan view sabana ketika kita mengambil via Cikahuripan, begitu terlihat  bayangan sabana yang gagah dari kejauhan meskipun gelap malam yang kurang memperjelas pandangan ini.

Hutan mati.

Via Cikahuripan ini memiliki track yang sangat begitu spektakuler dan begitu luar biasa bagi saya, hutan mati yang saya lewati, lawan angin yang menghembus kencang ketika dinginnya malam dan ketika kaki ini menginjak diantara puncak 3 dan 4, begitu bahagianya dan terharunya ketika aku berdiri diantara dua puncak yang begitu gagah di ketinggian 2000 lebih meter di atas permukaan laut. Dengan tenaga yang sedikit demi sedikit kembali terkumpul aku melanjutkan track menuju puncak 4 atau sering disebut dengan puncak masigit di ketinggian 2249 mdpl.

Pagi menyapa ketika aku sampai di puncak 4 sang kabut pun turun menutupi jarak pandangan yang hanya beberapa meter saja, hanya tembok putih sajalah yang terlihat tenda-tenda dari para pendaki lain yang terlihat kabur. Hanya warna-warni tenda lah yang memperjelas pandangan.

Sunrise mt guntur.

Tapi ternyata setelah gelap terbitlah terang terang, begitulah yang dikatakan oleh R.A Kartini. Kabut yang begitu putih seperti tembok kini menjadi sebuah pemandangan yang membuat mata ini tak hentinya untuk memandang. Begitu indahnya sabana yang gagah diselimuti warna hijau dan puncak tiga yang berdiri dengan kokoh di depan puncak empat dengan belerang yang masih berasap. Sabana gunung Guntur yang tak pernah aku lupakan yang membentang diantara deretan puncak-puncak dan lembah lembah gunung Guntur. Indahnya hutan mati memagari jalur track menuju puncak. Kau memang mati tapi keindahanmu menjadi ciri khas bagi para pendaki untuk mengambil fotomu tanpa harus merusakmu.

Kaldera Puncak satu.

Lembah Guntur yang tak hentinya aku ceritakan dengan pasir dari letusan gunung Guntur pada tahun 1847 yang masih terjaga tanpa adanya sentuhan tangan tangan jail dari manusia. Bunga-bunga berwarna ungu yang menghiasi setiap track dan ilalang yang terhempas kesana kemari karena terhembus oleh tiupan angin Guntur yang akan selalu aku rindukan. Guntur Miniaturnya Semeru, mengapa demikian? Track pasir yang sangat menyebalkan membuat aku rindu pada gunung ini, ketika satu langkah dua langkah untuk berpijak maka tiga, dua langkah kaki ini akan mundur kembali. Selain jalur track pasir kerikil yang aku rindukan, gunung ini memiliki kaldera yang begitu luas dan dalam yang sangat begitu spektakuler. Hijaunya sabana Guntur dengan adanya view gunung Cikuray, Papandayan dan Kota Garut yang menjadi paket spesial dari gunung ini.

Sabana guntur.

Si kecil cabe rawit yang tak pernah aku lupakan dan selalu aku rindukan. Percayalah aku akan kembali bersama rindu yang begitu menggunung. Bersama orang-orang spesial di ketinggian 2249 mdpl. Bukankah begitu indah? Menatap samudra awan yang berjalan dengan begitu tenang, terbang… dan nikmatilah..

Kibaran sang merah putih yang selalu ku kibarkan di ketinggian yang pernah aku pijaki. Karena keindahanmu, keramahan penduduk dan begitu banyaknya suku bangsa serta keanekaragaman budaya adalah alasan bagiku untuk tetap mencitaimu  Indonesiaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.