Mie Goceng, Lima Ribu Kenyang!

0
1067
Mie Ayam Khas.

Yogyakarta memang tidak habis habisnya memunculkan tempat kuliner baru. Hari ini saya berkesempatan mencoba satu tempat kuliner baru di Yogyakarta, namanya adalah Mie Goceng. Goceng artinya 5000 rupiah, jadi mie di sini katanya cuma 5000 saja per mangkoknya. Masa ada mie ayam harganya 5000 rupiah?

Mie Goceng ternyata benar benar 5000 rupiah, tagline Mie Goceng adalah bukan promo. Jadi memang harganya 5000 rupiah saja. Tapi, apa saja yang kita dapat? Jangan jangan, mie disini cuma mie instan biasa saja. Atau jangan jangan, porsinya hanya 3 suap langsung habis. Yuk kita coba jelajahi!

Mie Goceng memang terhitung tempat kuliner baru di Yogya, tapi banyak orang sudah tertarik untuk mencicipi kuliner ini. Mie Goceng membuka dua toko, di Godean dan daerah Gejayan. Kebetulan saya mengunjungi outlet di daerah Gejayan, tepat di pinggir jalan raya utama, jadi tempatnya gampang sekali ditemukan. Ruko sederhana ini memiliki tempat nyaman dan luas untuk sekedar makan bersama. Jadi, secara tempat sudah baik. Lalu, saya melihat resep dan memesan. Ternyata memang benar harga menu di sini serba 5000 rupiah saja. Saya memesan satu porsi mie ayam manis.

Eksterior toko Mie Goceng.

Uap dari panci besar pemasak mie memenuhi dapur. Harum bumbu juga tercium harum. Akhirnya setelah menunggu 20 menit, pesanan saya datang. Dari yang terlihat ternyata porsinya cukup banyak dan berisi topping ayam manis, saya kira tidak banyak topping sayur dan ayam karena harganya. Tapi ternyata asumsi soal mie murah terbantahkan saat suapan pertama.

Rasa mie ini dominan asin dan gurih, tetapi topping ayamnya yang manis dan tekstur mie yang kenyal menyeimbangkan rasanya. secara sepintas rasa mie ini mirip dengan mie ayam Bangka atau Palembang, berbeda jauh dengan mie ayam daerah Jawa Tengah yang dominan rasa manis. Mie dihidangkan dengan satu mangkok kecil kuah kaldu, kuah ini cukup membuat rasa gurih dan asinnya seimbang. Secara keseluruhan, rasanya cukup baik, apalagi jika kita mencoba makanan pendampingnya.

Kita juga bisa mencoba varian rasa lain, yaitu mie ayam jamur, mie ayam rica, dan mie kulit krispi. Masing masing varian rasanya memiliki ciri khas sendiri, kulit krispi memiliki rasa gurih dan tekstur yang kontras dengan mie. Selain itu menu makanan pendampingnya adalah pangsit, ceker, dan bakso ikan. Tentu akan makin mantap kalau kita mencicipi menu pendampingnya juga.

Daftar menu Mie Goceng.

Selain rasa, fasilitas dan tempat makan di Mie Goceng juga sudah baik. Ada meja dan kursi yang cukup, sehingga pembeli akan makan dengan nyaman. Lahan parkir yang cukup juga tersedia untuk pengunjung. Walaupun Mie Goceng hanya outlet sederhana, tetapi tempatnya sudah cukup tertata dan terkelola. Untuk jam buka sendiri, Mie Goceng mulai buka pukul 8 pagi dan tutup sekitar pukul 10 sampai 11 malam.

Sebenarnya di Yogya banyak pilihan mie ayam Palembang dan Bangka, tetapi mie goceng bisa jadi salah satu alternatif lain, terutama untuk anak kost dan mahasiswa dengan uang pas-pasan. Walaupun sebenarnya secara rasa, mie goceng tidak terlalu berbeda dengan mie lain, baik mie Bangka atau Palembang. Tetapi faktor harganya yang murah bisa jadi point spesial, apalagi ketika musim hujan seperti ini. Mie dan kuah kaldu yang hangat akan sangat cocok dinikmati ketika hujan. Gimana tertarik mencoba kuliner mie murah ala mahasiswa Yogya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.