Merasakan Sensasi Gurun Pasir di Gumuk Pasir Jogja

0
2485
Teriknya matahari siang hari di gumuk pasir parangkusumo.

Tak akan pernah bosan rasanya untuk  selalu datang ke Jogja. Kota yang kental akan budayanya ini memang selalu menarik untuk disambangi. Tahun 2018 lalu saya berkesempatan kesana kembali, entah untuk yang keberapa kalinya. Masih dengan suasana sama dan keramahan penduduknya yang masih melekat.

Karena sudah pernah keliling di area kota, kali ini saya dan teman seperjalanan saya mencoba melipir sedikit kepinggiran kota. Hari pertama di Jogja kami memilih ke menjelajahi Kabupaten Bantul. Banyak sekali tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi di Bantul. Sesuai rekomendasi teman tujuan pertama kami adalah Gumuk Pasir Parangkusumo.

Gumuk pasir ini merupakan gundukan pasir yang letaknya berada diantara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Gundukan pasir ini berasal dari material vulkanik gunung merapi. Jadi saat gunung merapi erupsi, material vulkaniknya yang berupa pasir, debu, lahar panas dan dingin, batu dan lain sebagainya terbawa oleh arus sungai yang berhulu di Merapi dan bermuara di Pantai Parangtritis. Sungai-sungai yang bermuara di Parangtritis diantaranya Sungai Opak dan Sungai Progo.

Sesampai di muara endapan material teraebut dihadang oleh omak pantai sehingga berubah menjadi butiran pasir. Butiran pasir ini kemudian terbawa angin sampai kedaratan. Karena berlangsung secara terus menerus membuatnya berkumpul dan terjadilah fenomena alam gumuk pasir ini.

Gazebo di tengah gumuk pasir.

Fenomena gumuk pasir ini terdapat di beberapa negara. Beberapa negara di Asia Tenggara yang memiliki gumuk pasir diantaranya Filipina yang berada di La Paz Sand Dunes dan di Vietnam berasa di Miu Ne Sand. Sedangkan di Indonesia sendiri hanya ada satu yaitu Gumuk Pasir Parangkusumo ini. Sehingga banyak sekali wisatawan yang berkunjung kesini.

Untuk bisa masuk kesini kalian harus melewati loket menuju ke Pantai Parangtritis terlebih dahulu, karena lokasi gumuk pasir ini berada di wilayah Pantai Parangtritis. Kalian akan di tarik biaya sebesar Rp 10.000 saat melewati loket. Setelah itu kalian cukup mengikuti petunjuk jalan saja untuk sampai disini. Untuk masuk ke gumuk pasirnya sendiri tidak ditarik biaya. Kami hanya membayar parkir saja waktu itu dan kalian bisa bebas kemana saja.

Jika kalian sampai disini kalian akan merasakan sendiri sensasinya. Serasa berada di gurun sahara deh. Tempatnya instagramable, bagus banget buat tempat mengambil gambar atau membuat video. Gundukan pasirnya benar-benar luas, beberapa pohon cemara juga nampak tumbuh di gumuk pasir ini. Saat kalian menginjakkan kaki kalian di sini serbuk pasirnya akan menutupi kaki kalian. Sebaiknya kesini saat sore karena saat siang akan terasa panas sekali.

Bermain ayunan di tengah padang pasir.

Selain bisa berlari-larian diantara butiran-butiran pasir lembut kalian juga bisa bermain ayunan, letak ayunan berada di tengah-tengah gumuk pasir, ada dua ayunan disana. Ada juga gazebo kecil yang bisa kalian pakai untuk bersantai dan berlindung dari panasnya matahari. Tempat yang pas untuk menikmati sunset saat sore hari.

Karena bertipe bachan gumuk pasir ini memiliki tinggi 5 sampai 15 meter. Dengan ketinggian seperti itu membuatnya cocok menjadi lokasi sandboarding. Sandboarding  adalah olahraga ekstrem seperti surfing, skateboarding, dan snowboarding yang dilakukan di atas gundukan pasir seperti di gurun atau kawasan pantai. Buat kalian yang suka dengan olahraga ini, kalian bisa mencobanya dengan menyewa board seharga Rp 70.000 untuk pemakaian sepuasnya. Harga tersebut sudah termasuk pemandunya.

Jadi kapan lagi bisa merasakan sensasi berada Gurun Pasir di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.