Menyibak Keindahan Candi Ngempon Semarang yang Tersembunyi

0
473
Candi Ngempon yang dekat dengan area ladang dan sawah.

Saya baru tahu di Semarang juga banyak candi. Saya kira, hanya kompleks Candi Gedong Songo saja yang ada. Ternyata tidak. Ada kompleks candi lain yang tak kalah indah. Candi Ngempon namanya. Letaknya juga berada di Kabupaten Semarang. Tepatnya di Desa Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Mas Bara, pengemudi ojek wisata yang saya sewa juga baru tahu akan adanya candi ini. Jadi, kami harus sering bertanya kepada para penduduk yang berada di sepanjang jalan yang kami lalui. Lepas dari SPBU Lemahbang, perjalanan cukup menantang harus kami lalui. Medan jalan mulai menanjak dengan lebar yang sempit serta adanya beberapa bagian jalan yang makadam.

Taman Candi Ngempon yang dirawat setiap hari.

Sepuluh dua puluh menit dari SPBU, kamipun tiba di Desa Ngempon. Ternyata, menurut penduduk sekitar, letak candi ini berada tak jauh dari wisata air panas Derekan. Pemandian air panas itupun menjadi patokan kami untuk sampai ke candi. Benar saja, setelah beberapa menit kemudian, kami sampai di pintu masuk pemandian tersebut. Meski kami tidak akan mandi air panas, kami pun membayar tiket sebesar 2.000 rupiah per orang dan parkir motor 2.000 rupiah.

Diantara ruang antar bangunan Candi Ngempon.

Saya sempat penasaran di manakah letak candinya lantaran di sana banyak orang yang akan mandi di kolam air panas. Ternyata, menurut petugas parkir, kami harus trekking dahulu menuju persawahan dan ladang di balik pemandian ini. Dan benar saja, sebentar saja kami berjalan melewati pemandian itu, telah tampak dari jauh jejeran candi yang berdiri megah.

Candi Ngempon yang tertutup asap pembakaran sampah.

Kami harus melewati jembatan dan persawahan. Saya sempat batuk-batuk karena di sawah itu ada orang yang sedang bakar-bakar sampah. Ah sayang sekali bangunan ini dekat dengan area pembakaran sampah. Sesampainya di candi, saya hanya disuruh membayar tiket dengan mengisi buku tamu. Alias, gratis. Dan tentunya, peringatan dari penjaga candi untuk tidak naik ke tubuh candi lantaran sedang ada pemugaran.

Saya pun berkeliling empat candi yang utuh dari sembilan candi yang ada. Sejarah pembangunan candi ini juga masih gelap dan mengapa letaknya juga terpencil dari pusat keramaian. Dari papan informasi yang ada, hanya ada dugaan bahwa candi ini dibangun sezaman dengan Candi Gedong Songo. Walau belum jelas akan sejarahnya, sudah sepantasnya candi ini dikunjungi saat ke Semarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.