Menyapa Kabut Dingin Sipiso-piso, Kabupaten Karo

0
182
Air Terjun Sipiso-piso (2)

Sipiso-piso, siapa yang tidak mengenalnya? Sipiso-piso yang merupakan sebuah air terjun kebanggaan warga Sumatera Utara ini sudah terkenal keindahannya. Indahnya air Terjun Sipiso-piso memang tidak perlu di ragukan lagi. Letaknya yang berada di perbukitan dan di kelilingi hutan pinus di punggungnya menjadikan air terjun ini memiliki keindahan yang mengagumkan. Ditambah dengan hamparan Danau Toba yang pasti menambah eloknya. Air terjun ini berasal dari aliran Sungai Pajanabolon dan bermuara ke Danau Toba.

Air Terjun Sipiso-piso adalah sebuah air terjun yang berada di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara. Air Terjun Sipiso-piso memiliki ketinggian hingga 120 meter dan mengucur deras membentuk garis vertikal sempurna. Air terjun ini terbentuk akibat reruntuhan dinding kaldera hasil tiga periode letusan gunung api. Runtuhan ini ikut memotong sungai yang menjadi Air Terjun Sipiso-piso kini.

Sungai air terjun merupakan sungai permanen yang saat ini dimanfaatkan sebagai sumber pasokan air untuk masyarakat sekitar seperti di Desa Pangambatan, Aek Hotang, dan sebagainya. Tidak heran kalau Tanah Karo merupakan daerah yang subur. Selain karena terletak di dataran tinggi yang sejuk, pasokan air pun sungguh melimpah. Untuk merasakan langsung cipratan air terjun ini, kita bisa menuruni ribuan anak tangga yang sudah disediakan hingga mencapai sungai yang menampung air sebelum diteruskan ke Danau Toba.

Kabut Desa Tongging

Air Terjun Sipiso-piso bisa kita capai dengan menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Jika kita berangkat dari Medan, kita bisa menuju Kota Kabanjahe menggunakan bus atau kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Dari sana kita meneruskan perjalanan menuju Danau Toba yang memakan waktu sekitar 30 menit. Jarak yang harus kita tempuh dari Kota Medan sekitar 70 km. Sedangkan kalau dari Kota Brastagi sekitar 35 km dan 25 km dari Kota Kabanjahe.

Jalan menuju Air Terjun Sipiso-piso ini sudah di aspal sehingga menjadikan perjalanan lebih mudah dan menyenangkan. Dari kejauhan kita sudah bisa menikmati keindahannya. Kita bisa melihat air nampak berjatuhan di antara tebing secara vertikal. Saat pertama kali tiba di sana, sebaiknya kita mampir dulu ke gardu pandang Air Terjun Sipiso-piso Medan. Dari tempat itu kita bisa menikmati indahnya Air Terjun Sipiso-piso dari kejauhan, hamparan Tanah Karo yang memukau, dan jangan lupakan juga Pulau Samosir yang ada di tengah Danau Toba. Pemandangan mengagumkan ini sudah pasti akan membuat setiap mata yang memandang enggan untuk berkedip.

Danau Toba

Puas menikmati gardu pandang, sebaiknya kita bergegas untuk menuruni anak tangga untuk bisa menikmati Sipiso-piso dari dekat. Di sini kita membutuhkan tenaga yang cukup karena harus menaklukkan beratus-ratus anak tangga untuk mencapai dasar air terjun. Selain itu juga harus punya nyali yang tinggi dikarenakan jalanan yang curam dan berkelok-kelok. Selama menuruni tangga menuju dasar air terjun, kita akan ditemani dengan indahnya Danau Toba dan pemandangan hijau di sekitarnya. Normalnya butuh waktu sekitar 30-45 menit untuk sampai ke dasar air terjun. Tetapi ketika perjalanan kembali ke atas, butuh waktu yang lebih lama lagi.

Berada di tempat ini membuat kita betah dan segan untuk beranjak pergi. Kesejukan yang dirasa membuat seluruh rasa penat dan lelah luruh. Pemandangan hijau segar memanjakan mata. Kabut yang menyelubung membuat seolah berada di alam penuh misteri. Air Terjun Sipiso-piso ini mengingatkan saya akan Air Terjun Grojogan Sewu yang berada di Karanganyar, Jawa Tengah. Yang membedakannya adalah keberadaan Danau Toba tentu saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.