Menyantap Steak Ayam dan Ayam Bakar di Warung Bu Rita Malang

0
615
Menu steak ayam.

Saat pulang dari Surabaya dan turun di Terminal Arjosari, tiba-tiba saya merasa lapar. Rekan saya yang satu bus dengan saya kemudian mengajak makan dahulu di sekitar tempat itu. Mulanya, saya ingin makan steak ayam karena sudah saya inginkan sejak perjalanan dari Surabaya. Namun, rekan saya malah ingin makan makanan tradisional saja.

Sempat bersitegang lantaran memiliki selera makan yang berbeda, akhirnya kami menemukan solusi. Kami baru ingat saat menyambangi rekan yang sedang sakit dulu, saya pernah singgah di sebuah rumah makan yang tak jauh dari terminal. Warung Bu Rita namanya.

Warung ini juga menjual menu steak ayam saat kami singgah. Hanya saja, dulu kami tidak memesannya lantaran memesan menu yang lain. Maka, tanpa pikir panjang lagi, kami pun segera meluncur ke TKP. Tepatnya, di Jalan Simpang Grajagan yang tak jauh dari SMP Negeri 14 Malang.

Bagian depan Warung Bu Rita.

Warung ini sudah terlihat jelas dari pinggir jalan raya. Lantaran, tempatnya yang cukup luas dan dikeliligi oleh persawahan di pinggiran Kota Malang. Kami lantas masuk dan memesan makanan sesuai keinginan kami. Saya jelas langsung memesan steak ayam dan nasi putih lantaran sudah benar-benar lapar. Sementara, rekan saya memesan nasi ayam bakar karena dia memang penggemar berat ayam bakar.

Selain kedua menu tersebut, di Warung Bu Rita ini juga tersedia aneka makanan lain, seperti udang tepung, ayam geprek, nasi jamur, nasi nila, dan nasi lele. Ada juga menu sayuran berupa cah kangkung dan cah taoge. Menu andalan lainnya adalah gurame bakar. Kalau ada waktu dan perut kami masih muat, bisa-bisa semua menu itu kami pesan. Untuk menu minuman sendiri ada beberapa jus seperti jus sirsak dan jambu.

Harga yang ditawarkan pun ternyata tidak mahal. Steak ayam yang saya pesan harganya hanya Rp15.000. Ditambah nasi seharga Rp3.000, rasanya sudah sangat kenyang. Sementara, nasi ayam bakar yang dipesan oleh rekan saya hanya seharga Rp12.000.

Warung berupa lesehan.

Saya semakin kaget ketika pelayan warung membawakan steak ayam yang saya pesan. Ukurannya benar-benar besar. Saya membandingkannya dengan menu serupa di warung lain yang harganya bisa sampai Rp20.000. Pun demikian dengan ayam bakar yang dipesan oleh rekan saya. Ukurannya cukup besar dengan harga sebesar itu.

Bagaimana soal rasanya?

Ternyata rasanya enak sekali. Bumbu steaknya cenderung manis tetapi gurih, namun tidak eneg seperti beberapa steak yang pernah saya makan. Lalu, daging ayamnya cukup kompak dan besar, bukan ukuran tepungnya saja yang tebal. Tak hanya itu, potongan sayurnya yang berupa kentang, wortel, dan buncisnya juga besar-besar. Jadi saya tidak perlu khawatir akan asupan sayuran yang menjadi pendamping menu steak ini.

Menu steak ayam.

Saat saya mencoba ayam bakar milik rekan saya, rasanya juga enak. Ada sedikit rasa madu yang saya yakini menjadi bumbu dasar ayam bakar ini. Hanya saja ada sedikit rasa pedas. Namun bagi saya masih tak masalah. Ternyata, menu ayam bakar ini mengikuti rasa khas bumbu di Jogja. Oleh karena itu, warung ini juga terkenal dengan menu ayam bacem Jogja. Di dalam menu tersebut terdapat pula tahu goreng berukuran cukup besar.

Menikmati makanan di warung Bu Rita sangatlah menyenangkan. Saya bisa sejenak melepas lelah lantaran tempat duduk yang berupa lesehan. Sawah yang berada di dekat warung juga menjadi pemandangan segar tersendiri. Sepoi angin yang berembus dari balik teralis besi membuat saya semakin betah. Kalau sudah kekenyangan, rasanya jadi mengantuk.

Saat kami makan, satu dua driver ojek daring juga kerap memesan. Memang warung ini menjadi andalan warga Kota Malang bagian utara. Menu yang enak dengan harga murah jadi penyebabnya. Tak hanya itu, saat kami membayar, rupanya warung ini juga menerima pembayaran dengan beberapa dompet digital. Jadi, bagi para traveler yang kebetulan baru datang di Kota Malang dari arah Terminal Arjosari bisa menyempatkan singgah di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.