Menjelajahi Candi Plaosan, Kecamatan Prambanan, Sleman

0
360
Candi inti Plaosan.

Wisata sejarah ke candi adalah salah satu wisata yang sangat digemari, terutama di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Seperti sudah menjadi ciri khas bahwa berwisata sejarah tanpa mengunjungi candi rasanya kurang spesial. Di daerah wisata ini sebenarnya ada banyak candi-candi ikonik dan indah yang bisa dikunjungi selain Candi Prambanan.  Candi-candi tersebut diantaranya Candi Ijo, Candi Sambisari, dan Candi Plaosan.

Dalam tulisan ini saya akan membahas Candi Plaosan yang letaknya sangat dekat dari Candi Prambanan. Saya secara khusus membahas Candi Plaosan karena candi ini tidak terlalu dikenal oleh wisatawan dan sebenarnya bisa menjadi alternatif untuk para wisatawan.

Ulasan, Fasilitas, Tiket

Candi Plaosan terletak di daerah Prambanan, tepatnya di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Kalau berangkat dari pusat Kota Yogyakarta, kita membutuhkan waktu sekitar 45 menit sampai satu jam berkendara. Kita akan melewati Candi Prambanan, lalu hanya dengan 5 menit berkendara dari Candi Prambanan kita akan sampai di Plaosan. Letaknya ditengah-tengah pemukiman warga dan sawah sehingga suasananya tidak terlalu turistik seperti Candi Prambanan dan Borobudur. Udara pedesaan, nuansa hijau padi, dan keramahan warga membuat mood traveling meningkat.

Candi Plaosan memiliki dua bagian inti, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Keduanya masih dalam satu kompleks Candi Plaosan walaupun terpisah oleh jalan raya, sekitar 200 meter kurang lebih. Jadi, kita bisa mengunjungi keduanya dan melihat karakteristik satu sama lain.

Relief khas di Candi Plaosan.

Dari area parkir sudah terlihat gagahnya Candi Plaosan. Saya pun berjalan memasuki kompleks candi. Pagi itu masih sepi, kompleks candi pun terlihat asri dan tenang. Setelah sampai di loket, saya menulis nama dan tanggal kunjungan. Ternyata berkunjung ke Candi Plaosan gratis lho! Menurut informasi petugas, sudah beberapa bulan kunjungan ke candi digratiskan. Untuk traveler low budget seperti saya hal ini sangat menyenangkan.

Saya langsung menuju candi utama bagian Plaosan Lor. Di kompleks candi ini banyak bagian candi pelataran yang masih belum dibangun ulang. Batuan dan puing-puing candi masih berserakan. Wajar saja jika belum keseluruhan candi bisa dibangun ulang, karena usia candi sangat tua. Umurnya saja sudah lebih dari seribu tahun! Dalam bagian candi utama terdapat dua buah candi besar. Biasanya disebut candi kembar karena memang rupa dan bentuk candinya mirip.

Relief kedua candi utama menggambarkan Dyani Bodhisatvva yang melambangkan ajaran agama Budha. Walaupun sebenarnya dalam ajaran sejarah candi ini adalah perpaduan antara ajaran Budha dan juga Hindu. Kita bisa memasuki bagian dalam candi untuk melihat arca-arca utama. Setiap candi memiliki ciri khas. Candi utara melambangkan sosok perempuan, sedangkan candi selatan melambangkan sosok laki laki.

Arca di Candi Plaosan.

Lalu yang menariknya lagi, kita juga bisa melihat jajaran arca-arca dari zaman Kerajaan Mataram Kuno di daerah candi ini. Bahkan ada sebuah pelataran khusus yang diperuntukan untuk arca-arca klasik. Melihat arca-arca kuno ini cukup unik, karena tidak semua arca dalam keadaan utuh. Beberapa bahkan hanya terdapat bagian badan saja, tanpa kepala dan kaki yang utuh. Wajar saja, toh umur candi ini sudah lebih dari seribu tahun.

Selain ceritanya, hal yang membuat Candi Plaosan harus dikunjungi adalah nuansanya. Ada kesan yang berbeda jika dibandingkan dengan Candi Prambanan atau Borobudur. Di sini nuansanya lebih tenang dan tidak terlalu turistik. Jika di Prambanan, kita akan menemukan kereta wisata yang berkeliling, sepeda wisata, bahkan rombongan wisatawan yang masif, maka berbeda dengan Plaosan. Di Plaosan, kita bahkan bisa melihat kegiatan warga desa yang sedang bertani dan berjualan. Walaupun sudah banyak warung dan pedagang oleh-oleh, tapi suasananya masih tenang dan kondusif.

Tertarik mengunjungi Candi Plaosan? Ayo kita jelajahi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.