Menjelajah Kawasan Hutan Taman Nasional Karimunjawa

0
214
Memasuki vegetasi hutan yang tertutup.

Jika mendengar “Karimunjawa” apa yang kira-kira langsung terpikir? Pasti sekelebat terbayangkan pantai, laut, ikan hiu, pohon kelapa dan pulau-pulau. Kemudian berimajinasi tentang mendengarkan lagu indie sambil menikmati senja di pinggir pantai, berenang di lautan bersama ikan-ikan, atau menggunakan kemeja pantai dan kacamata hitam sambil berswafoto dengan latar belakang keindahan birunya laut. Tidak lupa kemudian mengunggahnya di sosial media dengan caption ‘Vitamin Sea’.

Terkadang sering kali terlupakan bahwa tidak hanya tentang pantai dan laut, Karimunjawa merupakan kawasan Taman Nasional (TN Karimunjawa). Jika dilihat dari peta saja, akan terlihat sebagian luasan pulau Karimunjawa yang didominasi oleh warna hijau, yang berarti didominasi oleh hutan. Tidak hanya kawasan hutannya, namun taman lautnya yang memiliki kekhasan endemik juga merupakan bagian dari lingkup TN Karimunjawa.

Persiapan pendakian, tempat terakhir motor di parkirkan.

Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan kehutanan mengunjungi Taman Nasional merupakan salah satu kesenangan tersendiri. Di Taman Nasional banyak hal yang bisa dipelajari mulai dari berbagai jenis tumbuhan atau langka dan endemik hingga berbagai jenis hewan lucu. Ekosistem alam yang begitu sempurna. Sehingga saat aku diberi kesempatan untuk ikut menjelajah Taman Nasional bersama patroli polisi hutan aku sangat excited dan bersemangat.

Patroli rutin di area Taman Nasional dilakukan untuk memantau keadaan hutan dan upaya prefentif melindungi hutan dari pengganggu yang bisa merusak keberadaan ekosistem hutan. Penjelajahan dilakukan dari hutan sebelah Timur, lebih dalam lagi setelah melewati Pantai Bobi hingga motor sudah tidak bisa masuk atau digunakan.

Tempat penampungan air.

Taman Nasional Karimunjawa memiliki hutan yang masih asri, alami dan terjaga. Di dalam track hutan juga terdapat pos-pos atau penunjuk nomor pos seperti pada pendakian di sebuah gunung. Di dalam hutan juga terdapat camping ground area yang bisa digunakan oleh wisatawan asal dengan seizin oleh balai Taman Nasional. Bahkan beberapa kali TNK mengadakan kegiatan kemah bersama yang dibuka untuk umum. Nah, buat yang senang menyatu dengan alam bisa nih anti mainstream, berkemah di hutan Karimunjawa. Bisa menghemat sewa hotel juga kan hehehe.

Vegetasi saat memasuki kawasan hutan berubah-ubah dan dipenuhi oleh berbagai macam jenis pohon. Tumbuhan yang menjadi ciri khas di TNK ini adalah Pohon Dewondaru, tumbuhnya di sekitaran hutan hujan dataran rendah. Jika mau melihat langsung juga ada di kantor balai yang berada dekat dengan pelabuhan. Kayunya sangat indah.

Tandon besar penampung dan penyalur air bagi warga Karimunjawa.

Satu hal penting yang perlu diketahui, bahwa kawasan hutan TNK adalah kawasan penyangga dari seluruh kehidupan yang ada di Karimunjawa, karena air yang digunakan untuk keperluan hidup orang banyak berasal dari sini. Karena rumah-rumah di Karimunjawa kebanyakan tidak menggunakan sumber air sumur, air dipasok dari hulu (kawasan hutan). Di sana terdapat sebuah tandon air permanen yang besar yang digunakan untuk menapung aliran air dari tempat yang lebih tinggi lagi, kemudian tandon tersebut mengalirkan air ke rumah-rumah.

Hutan memang berfungsi sebagai pengelola tata air, sehingga kita harus benar-benar menjaga kawasan hutan agar tetap lestari ya!

Perjalanan panjang aku dan kawan-kawan lalui menjelajahi hutan, mendaki bukit, hingga mengitari punggungan bukit. Pendakian yang tidak boleh diremehkan, perjalanan yang cukup melelahkan. Disarankan untuk menggunakan baju tangan panjang, topi, dan sepatu boots jika akan menjelajah untuk menghindari diri dari hewan maupun serangan serangga seperti semut. Pintu hutan yang kami masuki tidak sama dengan pintu hutan pada saat kami kelur. Pendakian kami terbayarkan saat kami keluar, kami langsung disambut oleh indahnya pantai yang terdapat konservasi penyu di sana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.