Menikmati Wisata Pulau di Banda Neira

0
599

Kalau kamu sudah terlalu sering jalan-jalan ke Bali dan butuh tempat penjelajahan yang baru untuk traveling, cobalah pergi ke arah timur. Indonesia bagian Timur, yang baru-baru mulai dalam radar para turis domestik dan mancanegara juga backpacker, menyimpan banyak “hidden gems” yang seru untuk dikunjungi.

Mungkin sebelumnya kamu sudah mendengar Flores dengan Pulau Komodonya atau Labuan Bajo yang sudah dikunjungi oleh pembalap MotoGp asal Italia, Valentino Rossi. Selain kedua tempat terkenal tersebut, Indonesia bagian timur masih memiliki tempat lain yang sayang jika untuk dilewatkan jika kamu traveling di Indonesia. Mampirlah ke Banda Neira.

Sekilas Sejarah Mengenai Banda Neira

Banda Neira yang sudah menjadi salah satu topik untuk travel blog di Indonesia ini termasuk ke dalam Kepulauan Banda. Pulau yang juga sudah masuk dalam paket travel ini menyimpan cerita sejarah yang berhubungan dengan perjuangan bangsa Indonesia. Portugis dan Belanda pernah bercokol di pulau ini karena tempat ini kaya akan pala.

Selain kaya rempah, dahulu tempat ini juga terkenal sebagai tempat pembuangan para pejuang Indonesia. Di antara tokoh yang pernah dibuang ke pulau ini adalah Cipto Mangunkusumo, Muhammad Hatta dan Sutan Syahrir.

Banda Neira Saat Ini

Itu tadi sekilas cerita mengenai Banda Neira di masa lalu. Kembali ke masa sekarang, Banda Neira yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah kini menjadi salah satu tempat wisata terkenal di kalangan para traveler. Jenis wisata yang ditawarkan pun beragam. Di sini kamu bisa menikmati wisata sejarah juga wisata alam tentunya.

Wisata Sejarah

Jika kamu tertarik atau penggemar cerita sejarah, jangan lewatkan untuk mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Banda Neira, di antaranya:

Benteng Belgica
Benteng Belgica (Flickr.com/Georg Holderied)

Benteng Belgica merupakan salah satu peninggalan dari bangsa Portugis. Benteng ini dibangun di abad ke-16. Ketika Belanda datang, benteng ini dibangun ulang pada abad ke-17. Berada di tempat yang tinggi, 30m di atas permukaan laut, tepatnya di atas perbukitan Tabaleku, membuat benteng ini menjadi spot yang asyik untuk melihat pemandangan di daerah sekitarnya.

Benteng Nassau
Benteng Nassau (Flickr.com/UltraPanavision)

Tempat wisata lain yang tak boleh kamu lewatkan adalah Benteng Nassau. Benteng ini merupakan benteng pertama di Pulau Banda Neira yang dibangun oleh Belanda. Benteng Nassau jadi tempat bersandarnya kapal-kapal yang membawa rempah-rempah. Selain itu, tempat ini juga difungsikan sebagai tempat untuk menyimpan rempah-rempah sebelum dibawa oleh kapal dagang milik Belanda. Adanya parit berisi air laut yang mengelilingi Benteng Nassau menjadikan benteng ini dikenal dengan nama “waterkasteel”.

Istana Mini Neira
Istana Mini (Flickr.com/rahmanaw)

Mengapa disebut sebagai Istana Mini? Karena bangunga ini bentuknya serupa dengan istana negara yang ada di Jakarta, hanya saja bentuknya kecil. Bangunan terbesar satu-satunya di pulau ini terletak di dekat hamparan pantai dengan airnya yang berwarna biru. Pulau Banda Besar tepat berada di depannya.

Rumah Pengasingan Bung Hatta
Rumah Pengasingan Bung Hatta (Flickr.com/Indonesia Vacanza)

Semasa zaman penjajahan Belanda, Bung Hatta dan Sutan Syahrir pernah diasingkan ke pulau ini. Di rumah tempat Bung Hatta di asingkan ini masih tersimpan dengan rapi semua barang-barang yang dulu digunakan oleh beliau, seperti pakaian, buku, meja kerja, perabotan rumah juga perlengkapan rumah lainnya.

Pulau yang dahulu terkenal dengan tanaman palanya kini sudah bertransformasi menjadi lokasi wisata yang terkenal. Jadi, jika kamu berencana pergi liburan tahun ini, jangan lupa bertandang ke Banda Neira.

 

Penulis: Siti Hasanah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.