Menikmati Umbul Cokro, Pemandian Alami Nan Jernih

0
3258
Sungai pendek Umbul Cokro
Sungai pendek Umbul Cokro.

Dekade lalu, Klaten hanyalah sebuah kota yang dikenal sebagai kota lintas di antara Yogyakarta dan Solo. Tak banyak orang tahu jika ditanya apa yang jadi wisata unggulannya. Namun kini, Klaten telah banyak berubah. Namanya terkenal berkat desa-desa yang memaksimalkan potensi alamnya sebagai destinasi wisata unggulan.

Salah satu dari destinasi unggulan tersebut adalah Umbul Ingas Cokro Tulung atau kerap disebut dengan nama “Umbul Cokro” saja. Sesuai namanya (Umbul = mata air), Umbul Cokro menyuguhkan wisata pemandian alami yang airnya begitu jernih. Mata air tersebut tidak pernah kering, ia mengalirkan air melalui sebuah kanal pendek sebelum nantinya mengalir ke sungai yang lebih besar. Nah, di kanal inilah kita bisa menikmati sensasi jernih airnya yang menyegarkan.

Tak sulit menemukan Umbul Cokro, apalagi di era sekarang yang sudah tersedia Google Maps. Dari Yogyakarta kita dapat menempuh perjalanan kurang dari dua jam ke arah timur melalui jalan raya Yogya-Solo. Setibanya di Kota Klaten, kita mengambil jalan yang lebih kecil yang mengarah ke Kecamatan Tulung.

Pemandian Alami Nan Jernih
Dingin dan segar!

Dari penampakan luarnya, Umbul Cokro tampak biasa saja. Tampak tidak ada istimewanya dengan obyek wisata lainnya. Berjalan kaki dari loket masuk, kita akan menjumpai sebuah sungai besar yang airnya berwarna kehijauan. Tapi, bukan ini yang jadi tujuan utamanya. Berjalan sedikit lagi, kita akan disambut sebuah sungai pendek yang saking jernih airnya, kita dapat melihat dasar sungainya. Juga ada ikan-ikan kecil yang bergerak lincah di dalamnya.

Konon katanya, keberadaan Umbul Cokro disebut-sebut telah ada sejak masa pemerintahan Pakubuwana IX dari Keraton Surakarta. Nama Umbul Ingas Cokro sendiri diambil karena sumber mata air yang muncul dari antar pepohonan Ingas yang ada di dekat umbul.

Sensasi kesegaran alami

Jernihnya air seolah menyihir para pengunjung untuk segera membasahi diri. Tapi, biasanya niatan ini menciut ketika kita mencelupkan jari ke airnya. Brrr. Dingin!

Namun, dingin itu akan sirna dan tergantikan kesegaran jika kita berani masuk ke dalam sungai. Tak perlu khawatir tenggelam, karena ketinggian airnya hanya sedada orang dewasa. Atau, jika ingin menikmati air dengan lebih santai, kita bisa menyewa ban atau pelampung. Harganya terjangkau, ada yang 5 ribu hingga 15 ribu, tergantung ukurannya.

Pemandian Alami Nan Jernih
Bermain air menggunakan ban, lebih santai.
Pemandian Alami Nan Jernih
Para pedagang menyajikan aneka makanan di tepian sungai.

Jika sudah nyemplung, usahakan terus bergerak jika tidak ingin merasa dingin. Dan, jika tubuh sudah terasa kedinginan, kita bisa naik ke atas dan menikmati aneka makanan, mulai dari gorengan, pecel, hingga ayam bakar yang dijual oleh warga di sekitar.

Bukan satu-satunya umbul

Selain Umbul Cokro, Kabupaten Klaten sejatinya punya destinasi wisata tirta lainnya. Salah satunya yang paling terkenal adalah Umbul Ponggok. Dahulu Umbul Ponggok hanyalah sebuah kolam air biasa. Namun setelah warga desa bahu membahu menyulapnya menjadi destinasi andalan, nama Umbul Ponggok pun melejit. Dari permukaannya, ia tampak cuma seperti kolam biasa. Tapi saat kita menyelam ke dalam airnya, kita seolah melihat keindahan Taman Laut Bunaken tapi versi air tawar.

Pemandian Alami Nan Jernih
Sungai Cokro, tapi bukan ini destinasi utamanya.

Atau, ada pula Umbul Sigedang, yang mata airnya juga digunakan oleh salah satu mereka air minum terkemuka di Indonesia. Tapi, terlepas dari banyaknya umbul yang kini jadi objek wisata di Klaten, satu hal yang patut diacungi jempol adalah bagaimana cara warga desa mengelolanya. Mereka mematok tarif tiket yang terjangkau, sehingga obyek wisata ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Meski begitu, mereka pun tetap menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada, mulai dari sarana parkir, hingga kamar mandi dan kamar ganti yang dijaga kebersihannya.

Jadi, sekarang jika sedang melewati Kota Klaten, jangan lupa sempatkan diri untuk berkunjung sejenak ke Umbul Cokro.

Jam Buka
Setiap Hari 08.00 - 18.00 Wib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.