Menikmati Pemandangan Kota Sumedang dari Ketinggian Bukit Toga

0
1928
Paralayang di Bukit Toga.

Dampak pembangunan nampaknya mulai terasa pada kondisi suhu di kota Tahu sekarang yaitu kota Sumedang, pembangunan dari mulai jalan tol hingga bendungan waduk Jatigede, kondisi suhu sejuk mulai berubah di beberapa tempat, sekarang dibeberapa tempat yang tadinya sejuk mulai terasa panas, mungkin karena jumlah pepohonan yang ditebang untuk pembangunan tol Cisumdawu tidak sedikit atau juga karena seperti halnya daerah pesisir pantai dengan adanya bendungan waduk Jatigede Sumedang di beberapa tempat terasa suhunya sangat panas. Tapi lain halnya dengan bukit Toga yang lokasinya ada di dekat pusat kota Sumedang, disini suasananya terasa sejuk, mungkin karena lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat daerah ini terasa sejuk.

Kampung Toga.

Selain bukit Toga ini memliki suasana sejuk dan lokasinya yang dekat dengan pusat kota Sumedang juga disini merupakan kawasan wisata, yang terdapat banyak fasilitas menunjang untuk para pengunjung yang datang ke bukit Toga atau kampung Toga ini. Disini terdapat fasilitas dimulai dari villa, kolam renang, tempat makan dan lain sebagainya. Untuk menuju kampung Toga ini dari alun-alun Sumedang kurang lebih hanya memerlukan waktu 10 menit. Untuk pengunjung yang akan kesana harus memakai kendaraan pribadi karena tidak ada kendaraan umum menuju bukit Toga kecuali ojek setempat.

Makam Pangeran Soeria Koesoemah Adinata (Pangeran Sugih).

Sebelum sampai di bukit Toga kalian akan melewati pemukiman dan pesawahan yang ada didaerah tersebut, selain itu juga kalian akan melewati makam Pangeran Soeria Koesoemah Adinata (Pangeran Sugih) beliau adalah bupati Sumedang yang berkuasa antara tahun 1836 sampai dengan 1882. Apabila wisatawan atau pengunjung yang akan berkunjung ke bukit Toga yang suka tentang sejarah, budaya atau yang penasaran bisa sekalian berziarah ke makam Pangeran Soeria Koesoemah Adinata (Pangeran Sugih).

Lokasi bukit Toga yang ada di dataran tinggi dengan ketinggian kurang lebih 600 mdpl ini juga membuat di lokasi ini sering dilakukan kegiatan olahraga Paralayang, olahraga Paralayang bagi pengunjung yang datang ketempat ini menjadi pemandangan tambahan tersendiri. Udara sejuk. Pemandangan Kota Sumedang, hamparan luas pesawahan menjadi daya tarik para wisatawan datang ke lokasi ini. Pemandangan pegunungan sekitar bukit Toga ini juga menambah keindahan yang menjadi ciri khas bukit Toga.

Pemandangan dari atas bukit Toga.

Di daerah tempat mendarat paralayang tepatnya dibawah bukit Toga ini kita bisa menikmati hamparan pesawahan luas yang memanjakan mata merasakan hembusan angin, dan menghirup udara segar. Apalagi apabila anda berkunjung ke daerah ini pada pagi hari. Ditengah masifnya pembangunan di Kota-kota besar dimana lahan pesawahan berubah menjadi kawasan industri atau menjadi komplek-komplek perumahan mewah, di daerah Sumedang hal itu masih tidak semasif yang terjadi di Kota-kota besar tersebut. Walaupun lahan pesawahan memang berkurang karena terjadi pembangunan seperti yang telah dijelaskan diawal.

Lokasi Mendarat Paralayang.

Bukit Toga ini merupakan tempat wisata yang terkenal di Kabupaten Sumedang karena selain daya tarik keindahan alamnya di tempat ini juga pernah diselenggarakan PON dalam cabang olahraga paralayang. Pada hari biasa (bukan hari libur), biasanya menjelang sore hari di bukit Toga ini selalu berdatangan pengunjung untuk menikmati pemandangan kota Sumedang, Apalagi saat musim liburan tiba, lokasi wisata ini ramai di kunjungi.

Ada yang tidak boleh anda lakukan disana yaitu membuang sampah sembarangan dan meninggalkan sampah serta merusak keindahan alam disana karena selain berwisata juga kita harus bisa menjaga kelestarian alam, atau anak cucu anda tidak akan bisa merasakan keindahan alam yang anda nikmati saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.