Menikmati Paket Lengkap Memanjakan Mata Di Bukit Tranggulasih

0
310
Sinar matahari pagi seperti api.

Bukit Tranggulasih di Baturaden, Purwokerto merupakan sebuah wisata yang harus kalian kunjungi. Mengapa? Bukit Tranggulasih merupakan sebuah pesona di balik kaki Gunung Slamet, di mana udara sejuk dan segala keasrian tempatnya tidak perlu dipertanyakan. Bukit yang memiliki ketinggian 750 mdpl ini ramah bagi semua wisatawan karena tidak terlalu menguras tenaga untuk menjangkaunya. Primadona yang dimiliki bukit ini sangat banyak, di antaranya sunrise di pagi hari, pemandangan hijaunya alam dan Gunung Slamet di siang hari, sunset di sore hari, sedangkan malam hari kalian akan dimanjakan dengan gemerlap bintang dan indahnya lampu perkotaan tepatnya kota Purwokerto.

Saya melakukan perjalan kali ini bersama teman-teman saya. Kami memulai perjalanan pukul 23.00 WIB dari salah satu universitas negeri di Purwokerto. Untuk sampai ke tujuan membutuhkan waktu kisaran 30 menit menggunakan sepeda motor. Jika teman-teman ingin menggunakan mobil, jelas waktu tempuh menjadi lebih lama. Ini karena jalan yang dilalui sedikit berkelok dan terdapat beberapa tanjakan dan turunan yang khas daerah pegunungan. Sesampainya di lokasi, kami memarkir sepeda motor di sebuah parkiran yang memang tidak terlalu luas. Selanjutnya, kami membeli tiket dengan harga Rp5.000. Cukup murah guys. Tidak perlu takut karena semua pegawai di sini sangat ramah.  Sebelum naik, teman-teman bisa tanya info dulu dan ngobrol di loket masuk. Rekomendasi saya, teman-teman bisa memulai perjalan sore hari untuk mengincar sunset lalu menginap (ada beberapa penginapan dan penyewaan tenda) dan beranjak saat menjelang siang.

View pemandangan ketika pagi hari di Bukit Cinta.

Jalur untuk mencapai puncak di Bukit Tranggulasih perlu berupa anak tangga dalam jumlah yang banyak. Jangan terlalu takut, hanya perlu 10 menit untuk sampai ke tujuan. Di sini terdapat 4 bukit. Setiap bukit memiliki sudut pandang pemandangan yang berbeda dan unik. Bukit Datar, Bukit Cinta, Bukit Tinggi, dan tujuan utamanya Bukit Tranggulasih. Bukit Datar adalah tempat untuk beristirahat setelah menaiki anak tangga yang lumayan banyak. Sedangkan bukit cinta memiliki spot foto kekinian. Bukit Tinggi dan Bukit Tranggulasih merupakan tempat yang cocok untuk berkemah serta memanjakan mata dengan pemandangan karena hamparan pandang yang luas. Bukit ini adalah tempat yang paling tinggi di bukit ini.

Spot selfie yang disediakan di sini beraneka ragam ada frame yang dibuat dari kayu dan bambu serta jembatan yang berlatar gunung. Menurut beberapa orang, tempat ini dulunya merupakan tempat perkumpulan anak-anak motor cross untuk mencicipi adrenalin berkendara di ketinggian, sebelum akhirnya dibuka untuk umum dan dijadikan tempat wisata. Fasilitas penunjang di tempat ini juga sudah memadai. Ada toilet, mushola, dan warung dan semuanya terawat bersih.

Gemerlap lampu kota Purwokerto.

Tepat tengah malam di langit yang cerah kalian akan menemukan gemerlap bintang dan indahnya lampu kota di bagian selatannya. Kalian bisa menikmati malam dengan mengabadikannya melalui foto atau bercengkrama bersama teman-teman. Tidak perlu khawatir kelaparan atau kehabisan minum, terdapat banyak warung disini. Kami merupakan wisatawan yang memilih untuk tidak membawa perbekalan dan membeli makan serta minum di warung yang ada di tempat ini.

Menjelang pagi di saat langit mulai kebiruan dan sedikit memperlihatkan bayangan matahari merupakan momen yang sangat ditunggu selain malam hari tadi. Langit yang mulai berwarna merah dan sunsrise membuka pagi hari dengan indah. Jika langit cerah dan matahari mulai menyinari, view Gunung Slamet dapat dilihat dengan gagah dari arah utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.