Menikmati Ketentraman Pura Luhur Uluwatu, Bali

0
1598
Pura Luhur Uluwatu Bali.

Pulau Bali memang memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Mulai dari sisi adat istiadat hingga sektor pariwisatanya selalu berhasil menarik setiap orang untuk kembali ke Bali. Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita mengenai Pura yang sangat terkenal dan konon juga tertua. Pura Luhur Uluwatu namanya, letaknya berada di Desa Pecatu Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Menurut beberapa sumber di internet, konon Pura ini dikenal sebagai Pura Sad Kayangan yang oleh masyarakat Hindu di Pulau Bali dianggap sebagai penyangga 9 mata angin. Dulunya, tempat ini merupakan lokasi pemujaan oleh Empu Kuturan. Hal itu kemudian dilanjutkan oleh Dang Hyang Nirartha, yang akhirnya moksah atau ngeluhur di pura ini. Dari situlah nama Pura Luhur Uluwati diperoleh.

Untuk dapat sampai ke lokasi, teman-teman dapat menggunakan beragam moda transportasi, silahkan memilih sesuai kebutuhan masing –masing. Jika membawa motor teman-teman akan dikenakan biaya karcis motor sekitar Rp. 3.000, dan untuk masuk, teman-teman diwajibkan membayar sebesar Rp. 20.000 untuk dewasa yang merupakan wisatawan lokal. Sebelum masuk, beberapa petugas pengelola akan memasangkan rok sarung kepada pengunjung.

Menikmati Pemandangan Laut dari Pura Luhur Uluwatu.

Berbeda dengan beberapa tempat wisata di Bali lainnya yang mayoritas adalah wisata pantai, Pura Luhur Uluwatu dapat menjadi salah satu alternatif tempat wisata karena Pura ini akan menyuguhkan keindahan arsitektur bangunan Pura dan suasana sakal serta religius. Tenteram sekali suasana di Pura ini.

Meskipun Pura ini adalah bangunan suci, tetapi bukan Bali namanya jika tidak berhubungan dengan laut. Yap, ketika kalian berkunjung ke Pura Luhur Uluwatu ini selain dapat menikmati bangunan Pura, teman-teman juga dapat menikmati pemandangan luasnya lautan Samudera Hindia dari titik terbaik. Teman-teman dapat menikmati dari sisi utara maupun selatan. Kombinasi yang sangat pas sekali. Bali memang selalu mempunyai cara tersendiri  untuk menyuguhkan keindahannya.

Pura Luhur Uluwatu Bali.

Tapi tidak hanya berhenti di situ saja, jika ingin berkunjung ke Pura ini sebaiknya teman-teman menyempatkan terlebih dahulu untuk melihat sunset di sini. Konon, tempat ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati momen matahari terbenam. Sayangnya, ketika berkunjung ke sana saya belum sempat menikmati senjanya karena harus kembali ke Denpasar.

Karena komplek Pura yang cukup luas, teman-teman dapat memanfaatkan peta yang disediakan agar lebih efisien dan tidak salah jalan. Banyak sekali hal yang dapat dinikmati, sesekali teman-teman bisa mengikuti wisatawan yang menyewa jasa tour guide untuk lebih mengetahui sejarah Pura ini.

Ketika berkeliling di kompleks Pura, teman-teman sebaiknya lebih berhati–hati terhadap barang bawaan, karena banyak monyet yang cukup agresif yang bisa mengambil barang-barang bawaan kita secara spontan dan cukup mahir mengambil barang anda seperti tas bawaan, handphone ataupun kacamata.

Monyet yang Berkeliaran di Sekitar Pura Luhur Uluwatu.

Tidak sampai di situ, pada malam hari sekitar pukul 18:00, teman–teman dapat menikmati budaya Bali lainnya. Ya, kurang lebih selama 1 jam lamanya di sekitar kompleks Pura teman-teman bisa menyaksikan pertunjukan tari tradisional Bali, yaitu Tari Kecak Bali. Tari Kecak dimainkan oleh 50–100 orang penari. Penari kecak akan duduk melingkar dan memakai kain sarung berwarna hitam putih sambil mengeluarkan suara “cak, cak, cak“.

Tidak jauh dari kompleks Pura, terdapat beberapa tempat makan yang siap melayani pengunjung. Jadi, teman-teman tidak perlu takut kelaparan ketika berkunjung ke sini. Selain itu, bagi yang ingin bermalam bisa menggunakan penginapan yang disewakan di sekitar kompleks Pura. Untuk harga teman-teman bisa menyesuaikan dengan budget masing-masing.

Bagi yang ingin mengunjungi tempat wisata lain di sekitar Pura juga tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa wisata yang tidak jauh dari Pura seperti Pantai Dreamland, pantai Uluwatu dan Garuda Wisnu Kencana.

Let’s enjoy Bali!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.