Menikmati Keindahan Bukit Propok di Kawasan Gunung Rinjani

2
1615
Pelawangan Bukit Propok.

Hari Sabtu 3 hari selepas lebaran, kami sudah berencana untuk mendaki Bukit Propok. Barang-barang seperti tenda, kompor gas portable, sleeping bag, alat masak seperti nesting, sendok, piring, dan gelas tak ketinggalan sudah berada di dalam carrier.

Bagi kaum milenial, mendaki gunung sudah menjadi tren baru. Mengisi waktu liburan tak lengkap rasanya jika tidak mendaki, walaupun hanya satu atau dua hari. Salah satu bukit yang baru-baru ini dibuka sebagai destinasi wisata adalah Bukit Propok. Bukit Propok adalah idaman baru bagi para pendaki yang tidak bisa mendaki Gunung Rinjani dan bukit-bukit lainnya ada di Desa Sembalun Lombok Timur akibat ditutup lantaran masih ada perbaikan jalur selepas gempa Agustus lalu.

Demi mengobati kerinduan akan gunung Rinjani, kami pergi mendaki Bukit Propok. Lokasi yang tak jauh dari kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) membuat para pendaki yang hendak berlibur disela waktu lebaran bisa mendaki Bukit Propok yang sangat indah hanya dalam waktu 1 hari 1 malam saja.

Para Pendaki di Pelawangan Bukit Propok.

Bukit Propok memiliki kepanitiaan berbeda dengan TNGR dan bukit-bukit yang ada di Desa Sembalun. Karena bukit Propok termasuk dalam kawasan TNGR namun lebih dekat dengan Desa Suela, tepat berada di timur gunung Rinjani. Dengan ketinggian yang tidak terlalu tinggi, sekitar 1900 mdpl, dan track yang tidak terlalu curam membuat banyak para pelancong atau pendaki yang bermalam di sana.

Berangkat dari Mataram bersama sepuluh kawan membuat perjalanan kami terasa sangat asyik, ramai, dan seru. Kami menikmati perjalanan disertai suara tawa. Sama halnya menempuh jarak ke Gunung Rinjani, selama 3-4 jam diperjalanan. Menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat. Lokasi yang berada di kawasan hutan Rinjani membuat kawasan tempat parkir motor di track pendakian bukit Propok hawanya sangat dingin hingga 15o-19o C.

Kepanitiaan wisata Bukit Propok menarik tarif untuk satu pendaki sebesar Rp. 15.000 dan jika menggunakan sepeda motor, anda harus membayar biaya tambahan sebesar Rp. 10.000 untuk memarkir kendaraan. Murah kan, travelovers? Jika dikalkulasikan, hanya dengan Rp. 25.000 saja, kita dapat masuk kawasan pendakian Bukit Propok dan menjelajahi track yang dihiasi oleh pesona indah Bukit Propok.

Pemandangan Puncak Rinjani dan Padang Savana.

Pada track Bukit Propok terasa sangat sejuk karena kita akan melewati hutan. Suasana rindang dan banyak pepohonan membuat para pendaki jika mendaki pada siang hari tidak kepanasan. Dari parkiran sampai pada Pelawangan (pintu) Bukit Propok estimasi waktu normalnya hanya 2 jam saja. Namun, jika para travelovers mendaki dengan santai, bisa sampai 3-4 jam untuk bisa sampai di lembah Bukit Propok. Bagi pemula yang hendak mendaki Bukit Propok disarankan untuk menggunakan sepatu agar tidak lecet pada kaki.

Sesampainya di Pelawangan Bukit Propok travelovers bisa memilih, jika ambil jalan arah ke kiri anda akan menuju Bukit Kondo tepat di sebelah Selatan Bukit Propok, jika anda memilih untuk langsung turun, anda akan sampai pada kawasan perkemahan Padang Savana Bukit Propok yang bisa dibilang lebih luas, lebih dari Oro-Oro Ombo yang ada di Mahameru. Dengan kondisi savana yang membentang, kita dapat membuat atau memasang tenda di mana saja kita ingin.

Setelah berjalan selama 2 jam, kami memutuskan untuk membuat tenda bersama rombongan pendaki dari Medan, mereka bertiga sengaja datang untuk berlibur ke Lombok. Pemandangan Bukit Propok sangat indah, sangat berbeda dengan bukit-bukit yang ada di Sembalun. Seperti bukit Pergasingan, Anak Dara, Bukit Nanggi. Bukit Propok paling dekat dengan puncak Rinjani, itulah yang membuat keistimewaan bukit yang baru-baru tenar ini. Di damping bisa menikmati padang savana yang sangat luas, kita juga dapat menikmati keindahan puncak Rinjani yang megah.

“Lombok keren, tak bisa mendaki Rinjani tak apa-apa, Bukit Propok tak kalah keren dari Rinjani,” katanya sambil tersenyum.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.