Menikmati Keindahan Alam Desa Terindah Dunia, di Pariangan Sumatera Barat

0
1164
Pemandangan Panorama Sawah di Desa Pariangan.

Pariangan merupakan salah satu nagari di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Pariangan adalah  nagari paling tua di ranah Minang menurut tambo Minangkabau. Orang Minang itu sendiri berasal dari nagari Pariangan ini. Pariangan memiliki hawa dingin karena terletak di lereng Gunung Merapi dan berbagai tanaman tumbuh subur di dearah ini.

Berbeda dari daerah lain di Sumatera Barat, nagari ini adalah salah satu daerah di Sumatera Barat yang masih mempertahankan tradisi budayanya, contoh rumah adat tradisional yang sering disebut rumah gadang (rumah besar) yang sampai saat ini, masih dijaga dan dirawat dengan baik sejak ratusan tahun yang lalu yang menambah kaya warisan budaya Pariangan.

Di sebagian daerah ini masih banyak ditemui rumah gadang dan rumah lama yang dibangun sejak zaman penjajahan termasuk surau yang menjadi tempat tinggal bagi para bujangan yang belum menikah. Meskipun bangunan di daerah ini sudah tua, namun tidak lekang oleh zaman dan tidak kelihatan kuno dikarenakan tingginya seni arsitektur yang terdapat pada  bangunan tersebut.

Mesjid Islah di Desa Pariangan.

Di sini juga masih berdiri sebuah masjid tradisional yang cukup besar dan unik yang bernama Masjid Islah sebagai pusat keagamaan. Mesjid ini tergolong unik karena desain bangunan yang jauh berbeda dibanding masjid pada umumnya. Pada masjid tersebut terdapat tempat pemandian umum berair panas yang masih digunakan sampai sekarang yang sering disebut sebagai tapian mandi.

Di Pariangan ini kita akan menemui tangga yang cukup tinggi untuk mencapai sebuah tempat dan cukup melelahkan apabila dinaiki. Dari atas ketinggian, akan terlihat pemandangan indah yang terhampar luas, mulai dari pemandangan alam yang masih asri, rumah adat, cagar budaya Prasasti Pariangan, pemandian umum, serta masjid tradisionalnya.

Selain itu, ketika mengunjungi nagari ini, kita akan disuguhi pemandangan indah yang terdapat di bagian awal desa. Kita akan disuguhi pemandangan hijau yang menyejukkan mata, yaitu perkebunan jagung dan beberapa tanaman lainnya yang tumbuh subur.

Ladang Jagung di Desa Pariangan.

Untuk menikmati pemandangan mempesona tersebut, kita harus berjalan kaki beberapa menit sebelum sampai di pemukiman. Layaknya kawasan pedesaan, pemukiman di Pariangan tidak terlalu padat dan warga di sana pun ramah-ramah, sehingga kita bisa dengan leluasa menikmati suasana desa. Sepanjang mata memandang, kita bisa menikmati panorama sawah sengkedan menghijau berjejer rapi. Maka dari itu, kita patut bersyukur dengan segala keindahan yang Tuhan berikan.

Pada bulan Mei 2012, Desa Pariangan terpilih sebagai salah satu dari lima daftar desa terindah di dunia versi Budget Travel, sebuah majalah pariwisata internasional. Empat desa lainnya adalah Desa Wengen (Swiss), Eze (Prancis), Niagara on the Lake (Kanada) serta Cesky Krumlov (Ceko).

Desa Pariangan terletak di tepi jalan yang menghubungkan kota Batusangkar dan Padang Panjang. Dari kota Padang, kita bisa menggunakan bus, mobil travel ataupun mobil pribadi dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Sementara, jika dari Bukitinggi, bisa dicapai dengan bus atau mobil pribadi sekitar 90 menit.

Pemandangan Panorama Sawah di Desa Pariangan.

Bagaimana travelers? Tertarik berkunjung ke desa ini? Jika kalian suka terpesona melihat desa-desa bak negeri dongeng di luar negeri sana, ternyata di Indonesia juga ada yang seperti itu, tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Indonesia juga memiliki desa dengan panorama dan suasana indah yang membuat kalian betah berlama-lama, apalagi ditambah dengan menyeruput secangkir teh atau kopi sambil menikmati pemandangan yang indah dan asri ini. Dijamin kalian akan sayang untuk meninggalkan desa ini.

Yuk, mumpung mau liburan lagi, prepare dari sekarang dan masukan Desa Pariangan sebagai destinasi wisata kalian, ya! Semoga wisata kalian memuaskan dan menyenangkan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.