Menikmati Jagung Titi, Kudapan dari Surga di Timur Matahari

0
1253
Jagung Titi.

Mungkin sebagian besar dari kalian pernah atau bahkan sering menyantap olahan jagung. Pada beberapa daerah di Indonesia, jagung merupakan komoditas terbesar daerah tersebut. Salah satunya adalah di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. Jagung merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Alor. Sehingga ada banyak olahan jagung yang merupakan makanan khas dari tanah yang dijuluki “surga di timur matahari” ini, salah satu di antaranya adalah jagung titi.

Jagung titi sudah menjadi ikon kuliner di Pulau Alor. Jangan bilang pernah ke Alor, apabila belum pernah menyantap kudapan khas Alor ini. Jika berlibur ke Pulau Alor, jagung titi bisa jadi oleh-oleh untuk dibawa pulang. Selain ringan untuk dibawa kemana-mana, jagung titi juga bisa bertahan lama.

Kata “titi” pada nama jagung titi berasal dari bahasa alor yang berarti tumbuk, tindih, atau tekan. Jagung titi masih dibuat dengan cara tradisional. Pertama-tama jagung dipipil terlebih dahulu, kemudian jagung disangrai di atas wajan sampai setengah matang, ditandai dengan suara letupan dari jagung. Setelah itu, jagung setengah matang tersebut ditumbuk satu per satu hingga berbentuk pipih menggunakan dua buah batu. Batu yang satu berbentuk datar dan besar yang digunakan sebagai alas, dan yang satunya lagi berbentuk seperti ulekan yang berfungsi sebagai penumbuk.

Jagung yang digunakan adalah jagung pulut putih, salah satu jenis jagung yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kamu bisa menjumpai jagung titi dengan mudah di pasar-pasar tradisional Alor, dan dapat dibeli dengan harganya mulai dari Rp. 50.000 per kilogram.

Jagung Titi, makanan khas Nusa Tenggara Timur.

Jagung titi terkenal sebagai cemilan khas masyarakat Alor. Sehingga, jangan heran bila kamu bertamu ke rumah orang-orang Alor, mereka akan menyuguhkan jagung titi. Selain itu, jagung titi juga bisa ditemukan saat hari-hari besar seperti lebaran atau natal.

Jagung titi rasanya renyah tapi hambar. Oleh karena itu, masyarakat alor biasanya menyantap jagung titi dengan kenari. Selain dengan kenari, ada beberapa cara lainnya untuk menikmati cemilan ini. Kalian dapat menikmatinya dengan cara disangrai terlebih dahulu selama beberapa menit, dan diberikan sedikit garam atau perasa agar ada rasanya. Untuk kalian juga bisa menikmatinya dengan beberapa minuman, seperti teh hangat, kopi, atau es buah.

Kalau kamu mau menyantap jagung titi dengan teh hangat, kamu bisa mencampur langsung jagung titi ke dalam teh, lalu diaduk sebentar dan dimakan langsung dari gelas teh itu. Sensasi renyah dari jagung titi akan hilang namun rasanya akan lebih nikmat karena dipadu dengan aroma teh yang menenangkan. Tapi, kalau tidak ingin dicampur secara langsung juga bisa, jadi kalian tetap menikmati jagung titi dan tehnya secara terpisah.

Jagung titi juga merupakan pendamping yang cocok untuk kalian para penikmat kopi. Tapi, jagung titi tidak dicampur secara langsung ke dalam kopi seperti halnya teh. Selain itu, saya juga pernah menikmati jagung titi yang dicampur dengan es buah. Rasanya sangat segar, apalagi ketika diminum pada siang hari. Kebetulan cuaca di Alor memang panas. Es buah dengan jagung titi memang pilihan yang cocok untuk menyegarkan tubuh.

Dari sekian banyak cara menikmati jagung titi, semuanya kembali lagi pada selera kalian masing-masing. Ingin menikmatinya ditemani teh hangat? Dengan es buah yang menyegarkan? Atau ditemani kopi dan cantiknya senja di Pulau Alor. Semuanya memberikan sensasi yang berbeda.

Selamat mencoba dan menikmati!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.