Menikmati Deretan Pantai Memukau di Malang Selatan

0
704
Gerbang Pantai Teluk Asama.

Adalah rasa syukur yang hanya bisa terucap saat menyaksikan indahnya Maha Karya Sang Pencipta. Memandang samudera yang terhampar luas, diiringi nyanyian ombak yang berdebur memecah kesunyian, ditambah belaian angin yang lembut. Kombinasi sempurna menghadirkan rasa yang menenangkan dan menyegarkan pikiran, serta melapangkan hati yang sesak. Membuat kita lupa akan beratnya cobaan hidup yang sedang dihadapi, bahkan akan deadline pekerjaan yang mengejar sembari melambai-lambai. Membuat kita bahagia dengan kedamaian.

Berdasarkan beberapa penelitian ilmiah disebutkan bahwa mengunjungi pantai sangat baik untuk otak karena membuat perasaan dan pikiran menjadi bahagia, tenang, dan kembali bersemangat.

Menurut studi yang dilakukan di Washington University dan UC Irvine, menemukan data survei bahwa liburan ke pantai mampu meningkatkan kreativitas, mengurangi depresi dan kecemasan, serta mengembalikan kesehatan mental. Berada di bibir pantai sambil menikmati pemandangan yang ada juga bertelanjang kaki di atas pasir pantai, dipercaya bisa meningkatkan kreativitas. Hal ini juga bisa membuat otak makin cerdas dan terhindar dari risiko demensia.

Salah Satu Spot Pantai Clungup.

Beberapa fakta ilmiah yang menjelaskan mengapa pantai baik untuk kesehatan mental, di antaranya adalah sebagai berikut: (dirangkum dari berbagai sumber)

Warna Laut yang Biru

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of British Columbia, dinyatakan bahwa warna biru laut dan langit yang terkait dengan ruang terbuka dan cakrawala luas, menginspirasi ketentraman dan ketenangan. Warna biru laut erat kaitannya dengan nuansa tenang dan damai.

Suara Deburan Ombak

Suara deburan ombak ternyata mampu mengaktifkan sistem saraf, sehingga membuat kita lebih rileks. Hal inilah yang orang rindukan setelah menjalani hari-hari yang penuh tekanan. Suara ombak yang menenangkan dan pemandangan indah juga menawarkan ruang tersendiri di kepala kita. Menurut William Dorfman, seorang profesor psikologi di Nova Southeastern University, suara ombak putih yang pecah di bebatuan membuat otak kita rileks dan merangsang produksi hormon seperti serotonin dan dopamin yang terasa menenangkan di tubuh kita.

Udara yang Sejuk

Udara di pantai sangat jauh dari ion negatif. Hal ini tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh tapi juga membantu menyeimbangkan kadar serotonin. Hal ini mengakibatkan tubuh kita terasa lebih baik, tingkat stres berkurang, dan tidur lebih nyenyak.

Salah Satu Spot Pantai Gatra.
Efek Bioklimat

Menurut sebuah penelitian oleh University of Milan, iklim kelautan, ditandai dengan peredaran udara dan radiasi ultraviolet yang kuat sepanjang tahun. Hal ini sangat baik untuk saluran pernapasan, tetapi tidak cocok untuk mereka yang menderita sakit kepala karena tegang otot. Bioklimat di daerah pantai bersifat sedatif, menenangkan, dan membantu memulihkan dari beberapa penyakit termasuk serangan jantung, alergi musiman, dan bahkan sakit syaraf seperti depresi.

Koneksi dengan Alam

Dengan berjalan tanpa alas kaki di atas pasir, seseorang dapat menciptakan koneksi yang baik dengan alam. Selain itu, kaki memiliki banyak ujung saraf, ketika berjalan di tepi pantai, biasanya kaki akan tenggelam sedikit ke dalam pasir ketika berjalan di atas pasir yang cukup halus. Kondisi ini memaksa kita untuk menggerakkan lebih banyak energi agar kaki dapat terangkat kembali. Gerakan sederhana seperti ini ternyata berdampak membakar lebih banyak kalori.

Selain itu, pasir pantai merupakan exfoliator alami. Ini seperti scrub alami yang membersihkan kulit mati dan membuat kulit bernapas. Garam dan kalium klorida dalam air laut juga membantu penyembuhan ruam kulit serta memberikan nutrisi pada kulit. Air laut juga mengandung mineral dan senyawa lain yang meningkatkan kekebalan tubuh dan membersihkan tubuh dari racun.

Saat kita berada di pantai, kita juga terpapar langsung oleh sinar matahari. Sinar matahari dapat mengandung vitamin D yang membantu mencegah penyakit autoimun. Sinar matahari di pantai juga bagus untuk psoriasis. Sinar matahari yang terpapar pada kulit memicu produksi vitamin D yang meningkatkan penyerapan kalsium. Vitamin D sangat penting bagi manusia saat memasuki hari tua.

Gerbang Pantai Teluk Asama.

Ketika berada di pantai pun, tubuh melepaskan hormon yang baik seperti serotinin. Hal ini akan memberikan dorongan energi dan mendorong pemikiran positif. Jika Sobat merasa selalu cemas, depresi, bisa mengunjungi pantai sesering mungkin. Sensasi pasir di kaki, air di kulit, dan suara debur ombak akan memicu ketenangan.

Demikianlah manfaat mengunjungi pantai bagi kesehatan jiwa kita. Jadi mengunjungi pantai membuat kita bahagia bukanlah sebuah mitos yang tak dapat dijelaskan secara ilmiah.

Salah satu daerah yang menyajikan pantai yang sangat recommended untuk kesehatan mental sekaligus juga menawarkan spot-spot yang instagenik adalah deretan pantai di Malang Selatan. Ada lebih dari 40 (empat puluh) pantai yang berderet di sepanjang jalan di pesisir Malang Selatan. Aksesnya bahkan sangat mudah. Jalan utama sudah teraspal dengan baik dan lebar. Bersih. Pemandangan kiri kanan cincai! Wuah pokoknya keren deh! Harus dicoba.

Paling enak, kalau berangkat dari Malang kota, perjalanan dimulai dari Pantai Balekambang. Jika ke arah kanan akan menuju Pantai Kondang Merak, Pantai Selok, dan seterusnya. Jika belok kiri akan bertemu dengan Pantai Ngantep, Pantai Ngopek, Pantai Klopowedi, Pantai Batu Bangkung, Pantai Bajulmati, Pantai Ungapan, Pantai Clungup, Pantai Gatra, Pantai Tiga Warna, Pantai Sendangbiru, dan lain-lain. Pantainya cantik-cantik! Ombaknya besar dan bergulung-gulung keren.

Menikmati Segarnya Air Laut.

Tiket masuknya juga tidak mahal. Rata-rata Rp 5.000,- ditambah parkir. Rata-rata parkir motor Rp 5.000,- dan parkir mobil Rp 10.000,-. Hampir semua pantai tidak memerlukan perjalanan kaki yang jauh. Kecuali Pantai Clungup, Pantai Gatra, dan Pantai Tiga Warna yang merupakan bagian dari Clungup Mangrove Conservation. Dan khusus ke Pantai Tiga Warna harus booking jauh-jauh hari sebelumnya.

Untuk menuju Pantai Clungup dan lainnya ini memiliki aturannya cukup ketat. Sebagai area konservasi mangrove, tempat ini dijaga dengan cukup baik. Betul-betul dicek bawaan kita dan tak boleh kita meninggalkan satu sampah pun. Jika sampai meninggalkan sampah, harus kembali untuk memungutnya. Aturan ini menurut saya benar-benar keren, Sobat. Syukur-syukur sepulang dari sini jadi teredukasi dan sadar akan perilaku hidup yang bersih dan sehat.

Saya sendiri telah beberapa kali mengunjungi deretan pantai di Malang Selatan dan tidak juga bosan. Beberapa pekan yang lalu saya ke sana lagi dengan seorang kawan. Dan kami hanya bisa mengunjungi 8 pantai. Yaitu Pantai Balekambang, Pantai Ngantep, Pantai Ngopek, Pantai Klopowedi, Pantai Batu Bangkung, Pantai Clungup, Pantai Gatra, dan Pantai Sendangbiru. Pantainya bagus-bagus. Sayang foto modelnya yang kurang bagus. Makin siang makin kucel dan jelek. Hehe.

Dan meski hanya mengunjungi 8 pantai, rasanya sudah sangat cukup membahagiakan. Kapan-kapan kita berkunjung lagi yaaa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.