Menikmati Berbagai Karya Seni di ArtJog MMXIX

0
477
Tiket masuk artjog 2019.

Melancong ke kota berpredikat daerah istimewa ini akan terasa lebih lengkap jika kita memiliki kesempatan untuk berkunjung ke event pameran seni terbesarnya, yaitu Artjog. Festival seni kontemporer yang digelar di Yogyakarta ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 2008. Selama satu bulan penuh setiap tahunnya, festival ini selalu ramai dan ditunggu-tunggu oleh para penikmat seni rupa.

Artjog tahun ini berlokasi di Jogja National Museum yang berada di Jl. Prof. Ki Amri Yahya No.1, Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. Untuk kalian yang berminat untuk datang, siapkan uang senilai Rp 50.000 untuk membeli tiket masuknya! Perlu dicatat juga, satu tiket ini berlaku hanya untuk satu kali masuk. Jadi, kalian mesti puas-puasin ketika berada di dalam, karena jika kalian sudah keluar, tidak bisa masuk lagi dengan tiket yang sama. Artjog ini mulai dibuka untuk umum dari tanggal 25 Juli – 25 Agustus 2019, dimulai dari pukul 10:00 – 21:00.

Instalasi seni ‘Daun Khatulistiwa’ karya Teguh Ostenrik.

Kalau kalian kurang mengerti instalasi seni yang ada di Artjog ini, jangan khawatir! Banyak mas-mas dan mbak-mbak sebagai gallery sitter-nya yang siap dan sigap memberikan informasi terkait karya seni tersebut, karena sejak awal kita masuk ke dalam, mereka sudah menyambut dengan hangat dan memberi arahan karena terlalu banyaknya instalasi seni yang dipamerkan.

Pada lantai pertama, kalian dapat menikmati instalasi seni bernama ‘Daun Khatulistiwa’, karya Teguh Ostenrik. Karya seni ini tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki nilai guna untuk lingkungan. Karya seni yang menyerupai bentuk kubah berukuran 9 x 6 m ini dibuat dari kerangka besi yang rencananya akan ditenggelamkan ke dalam Pantai Jikamalomo Ternate, Maluku Utara, untuk melindungi terumbu karang yang ada di perairan tersebut. Tak hanya itu, kalian yang masuk ke dalam kubah tersebut akan disuguhkan sebuah presentasi audio dan visual yang menarik indera penglihatan serta pendengaran kita yang menggambarkan kehidupan di alam bawah laut tersebut seperti apa dan menyadarkan kita tentang arti pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

‘Whirlwind of Time’ yang dibuat oleh seniman Andrita Yuniza Orbandi.

Tak kalah menarik dari instalasi seni ‘Daun Khatulistiwa’, ada sebuah karya lain berjudul ‘Whirlwind of Time’ yang dibuat oleh seniman Andrita Yuniza Orbandi. Karya ini tersusun dari kumpulan ranting pohon yang terbuang dan ditumpuk menjadi satu, memasuki instalasi ini seperti sedang masuk ke sebuah labirin, tapi tenang kalian bisa keluar, kok! Setelah puas menikmati karya seni di lantai satu, kita beranjak ke lantai dua. Di lantai dua ini terdapat banyak lukisan-lukisan yang dipajang sesuai pembuat karya tersebut, selain itu ada juga instalasi seni yang sayang untuk dilewatkan.

Patung jasad duduk dari tradisi Marapu.

Salah satunya karya dari seorang sutradara film Indonesia, yaitu Riri Riza. Sebagai sutradara, ia menyuguhkan karyanya lewat cara yang tidak biasa. Riri Riza menampilkan sebuah karya film melalui instalasi berupa patung jasad duduk dari tradisi Marapu yang berasal dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Barat. Bagi kalian yang ingin menyaksikan film karya Riri Riza tersebut, caranya adalah dengan cara mengintip ke dalam patung tersebut. Menarik, kan?

Ini dia salah satu dari sekian banyaknya lukisan yang dipajang di artjog kali ini.

Selanjutnya, kalau kalian ingin berswafoto, di lantai dua ini juga banyak spot foto bagus, mulai dari lukisannya sampai ke instalasi seninya. Eh, tapi jangan sampai karena kalian keasyikan foto malah jadi mengganggu pengunjung lainnya yang ingin menikmati karya seniman tersebut loh, ya. Perhatikan etika dan peraturan yang telah dibuat panitia, seperti tidak boleh menyentuh karya seni tersebut dan juga tidak menggunakan flash ketika sedang mengabadikan momen dengan kamera. So, tunggu apalagi sebelum Artjog ini berakhir gak ada salahnya kita berkunjung dan belajar mengenai seni rupa kontemporer, plus berfoto ria!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.