Menikmati Bekas-Bekas Bangunan Situs Warungboto, Yogyakarta

0
402
Bangunan Warungboto diliat dari luar.

Pada cerita kali ini, aku akan berbagi cerita perjalananku pada waktu itu ketika berkunjung ke salah satu tempat wisata bersejarah yang ada di Yogyakarta. Tempat tersebut konon merupakan tempat yang dahulu menjadi tempat singgah bagi keluarga kerajaan, sehingga tidak heran apabila saat ini tempat wisata tersebut terdapat bekas-bekas kolam, kebun, serta taman. Tempat tersebut bernama Situs Warungboto atau pesinggrahan Rejawinangun.

Menuju Lokasi.

Selepas sarapan soto di dekat kampus UGM, aku dan Karina melaju ke Situs Warungboto tepat pada pukul 10:00 WIB. Memang, sebenarnya terlalu siang untuk melakukan perjalanan, karena matahari kian terik di tengah siang bolong. Berbekal google maps, kami menuju ke Situs Warungboto yang terletak di Jl. Veteran, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Jalanan Yogyakarta pada waktu itu memang tidak terlalu macet, namun tetap saja rambu-rambu lalu lintas yang cukup lama membuat rasa ini kian dongkol menunggunya. Terlebih, rambu-rambu lalu lintas yang berada di pertigaan menuju ke bundaran UGM, dekat Mirota. Untung saja, sembari menunggu rambu-rambu lalu lintas, ada alunan musik dari musisi jalanan dengan berbekal angklung, drum set seadanya, serta berbagai macam alat musik penunjang. Walaupun aku tak ikut menyumbang, setidaknya mereka dapat pahala karena telah menghibur orang di tengah panasnya kota Yogyakarta.

Sampai di Lokasi.
Menikmati Bekas-Bekas Bangunan Situs Warungboto Yogyakarta.

Aku sampai di sana sekitar pukul 10:45 WIB. Pada awalnya aku sempat tersesat, karena plang Warung Situsboto tidak terlalu jelas. Ternyata aku kebablasan, aku pun memutar arah dan langsung menuju ke parkiran. Sampai di parkiran, aku diharuskan membayar uang sebesar Rp 3.000 kepada tukang parkir. Ternyata, untuk masuk ke Situs Warungboto, kamu hanya perlu membayar uang parkir saja, karena pada saat itu, tepatnya seminggu yang lalu, aku tidak dikenakan HTM.

Kesan pertama saat aku melihat bangunan gedung Situs Warungboto adalah megah. Bangunannya memang sangat megah dan ada ciri-ciri khas kerajaan. Semakin masuk ke dalam, bangunan dengan banyak ruang melintang dari sudut kanan hingga kiri. Pada bagian tengahnya terdapat kolam yang tidak ada airnya, karena sedang musim panas. Tangga demi tangga pun kerap kali ditemukan, karena sebagai penghubung antara ruang satu dengan yang lainnya.

Di sisi kanan gedung terdapat ruang yang mirip balkon, sehingga kita bisa berada di atas sana. Untuk menuju ke sana pun banyak sekali ruang-ruang yang akan ditemui. Tak heran apabila pesinggrahan Rejawinangun ini merupakan tempat untuk beristirahat bagi para keluarga kerajaan.

Situs Warungboto, Wisata Sejarah.

Aku pun berputar-putar dan mencari tempat yang asyik untuk hunting foto. Kalau boleh dibilang, tempat ini banyak memiliki spot foto yang bagus, sehingga dapat memanjakan para penikmat fotografi. Oh iya, menurut kabar, tempat ini ramai karena sebelumnya pernah dipakai oleh putri presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, untuk foto pra-wedding bersama Bobby Nasution. Fotonya pun beredar di media sosial dan para warganet sangat antusias untuk mencari tempat Situs Warungboto.

Dari belakang gedung terdapat tempat yang sangat luas sekali, seperti lapangan. Selain itu, pada bagian belakang juga terdapat pigura gambar yang menceritakan tentang asal mula tempat ini, Situs Warungboto atau pesinggrahan Rejawinangun.

Hari yang semakin panas tidak menyurutkan kami untuk berhenti mencari tempat foto yang bagus. Maklum saja, tempat ini sangat bersejarah, sehingga di setiap sudutnya tentu menyimpan berbagai cerita. Sayangnya, pada awal kami datang ada segerombolan anak SD yang sedang study tour, sehingga Situs Warungboto sangat ramai. Pada awalnya aku sempat mengira kalau tempat ini akan sepi, namun perkiraanku ternyata sangat meleset.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.