Menikmati Art Coffee Latte Paling Cantik di Doppio Ristr8to, Chiang Mai, Thailand

0
161
Art latte coffe yang sangat cantik.

Pada tahun 2018 aku baru mulai menyukai kopi. Awalnya aku mengonsumsi kopi hanya agar tidak mudah tertidur karena pada masa itu aku sedang dalam proses mengerjakan skripsi, sehingga ada banyak sekali malam-malam yang aku harus habiskan dengan bedagang untuk menyelesaikan penelitianku. Tentu saja awalnya aku mulai dari membeli kopi sachet, setelah beberapa hari mencoba aku rasa efeknya terasa kurang signifikan, mengingat kandungan kafein dalam kopi sachet tergolong rendah. Maka sejak saat itu aku mulai mencicipi kopi dari kedai-kedai yang proses grinding dari kopinya berlangsung di kedai tersebut.

Sejak mencicipi rasa kopi asli, aku sangat jatuh cinta pada cita rasanya. Meskipun sejujurnya aku menganggap diriku sebagai newbie atau minim pengetahuan tentang kopi, tetapi sejak mencicipi cita rasa kopi sungguhan dan mengikuti beberapa event Coffee Tasting di Bandung, aku sesekali saja membeli kopi sachet. Hal tersebut juga pernah dikatakan oleh pemiliki kopi Manglayang tempat aku mengikuti Coffee Tasting, beliau berkata, “Sekali mencoba rasa kopi asli, kalian tidak akan lagi ingin membeli kopi sachet kecuali dalam keadaan terdesak, saya jamin!” dan saya adalah salah satu korban dari beliau hahaha.

Grinding and serving area.

Sejak saat itu, setiap kali sedang travelling ke tempat baru aku selalu menyisipkan waktu untuk mencari kedai kopi terkenal di daerah tersebut. Jika dirasa nikmat, aku sering membeli kopi bubuk dari tempat tersebut sebagai buah tangan untuk diriku sendiri dan ini penting lho! Sering kali setiap kita berpergian kita selalu teringat untuk membeli oleh-oleh untuk orang lain yang memang merupakan sikap yang mulia, tapi sering kali hal tersebut membuat kita lupa akan diri kita sendiri. Jadi jangan lupa untuk mengapresiasi diri juga ya! Thank you for your hard work! Oke kembali ke kopi, kali ini aku sedang berada di Chiang Mai dan saat mencari rekomendasi kedai kopi terbaik di sini, setelah googling aku menemukan kedai bernama Doppio Ristr8to.

Keistimewaan dari kafe ini ada pada sosok Arnon Thitiprasert owner dari Ristr8to, beliau telah memenangkan Kejuaraan Seni Latte Nasional Thailand selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun 2015, ia mewaliki Thailand di Kejuaraan World Latte Art Championship dan berakhir pada urutan ke-5. Pada tahun 2017 Thitiprasert kembali mengikuti acara World Latte Art Championship yang berlangsung di Budapest, Hongaria. Di sana ia membawa pulang hadiah utama dan menjadi Juara Dunia World Latte Art Championship 2017. Menurut wawancaranya, frasa “Practice makes perfect” adalah frasa yang paling cocok untuk menggambarkan keberhasilannya dalam mengembangkan bisnis ini.

Tampak depan coffee shop.

Minuman yang paling terkenal di kedai kopi ini adalah “The Satan Latte” yang telah ribuan kali ia tuangkan ke dalam gelas kopi untuk menghasilkan art coffee terbaik. Latte tersebut disajikan dalam cangkir sesuai dengan ukuran dan bentuk regulasi World Latte Art Championship. Saat melihat art latte di atas gelas ini aku sangat terkesimaUntuk mempertahankan cita rasa kopi, meskipun telah ditambahkan susu pada bagian artistic latte art, barista dari Ristr8to menambahkan esktra ristretto yang konsentrasinya lebih pekat bila dibandingkan dengan espresso pada setiap minumannya. Bagiku pribadi, art coffee yang disajikan di tempat ini sangat indah sampai membuatku tidak tega meneguknya.

Doppio Ristr8to menyajikan kopi dan minuman cokelat tanpa kafein. Menu kopi mereka sangat beragam dan menawarkan gaya kopi yang berbeda dari seluruh dunia termasuk flat white, cortado, dan minuman khas Doppio Ristr8to. Mereka juga menawarkan pelanggan pilihan green beans yang memiliki berbagai variasi dari Thailand hingga Kolombia atau Ethiopia. Untuk satu gelas cappuccino yang dibuat dengan biji kopi dari Thailand harganya 68 Baht (Rp 30.000), dan untuk biji kopi impor harganya 88 Baht (Rp 40.000) harga yang masih sangat wajar untuk satu gelas kopi premium.

Cemilan waffle sebagai teman yang cocok untuk meneguk secangkir kopi.

Ada juga wafel dan es krim yang tersedia sebagai makanan ringan. Secara keseluruhan kisaran harga di café ini berkisar antara Rp 27.000 – Rp 82.000. Bagi awam yang belum begitu mengenal jenis kopi, tidak perlu khawatir. Meskipun variasi menu yang disajikan cukup banyak, staf dari kedai ini akan membantu dan melayani kita dengan baik dan menurutku Bahasa Inggris mereka tergolong sangat baik.

Ristr8to Coffee terdiri dari ruangan indoor dan outdoor yang dipisahkan oleh sling door agar panasnya udara luar tak masuk ke dalam. Desainnya sangat modern dengan perpaduan industrial berwarna basic dan kayu yang memberi kesan natural.

Tempat ini highly recommended untuk pecinta kopi!

Doppio Ristr8to. Berlokasi di 15/3 Nimmanhaemin Road, Chiang Mai. Tempat ini beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 18.00

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.