Mengenang Gempa di Omah UGM

0
181
Omah UGM, kawasan konservasi budaya..

Yogyakarta adalah daerah pusat kebudayaan, tradisi tradisi budaya masih sangat banyak ditemukan di daerah ini. Perjalanan panjang sejarah Yogyakarta berdampak pada keragaman dan kekayaan budayanya. Wisata di Yogyakarta banyak sekali jenisnya, karena berbagai keragaman budaya dan sejarah daerah ini. Mulai dari candi, keraton, pasar, benteng masa kolonial, sampai galeri galeri unik.

Ada salah satu wisata sejarah yang unik di Yogyakarta, yaitu Omah UGM. Tempat ini wisata sejarah yang merekam ingatan tentang gempa bumi di Yogyakarta pada tahun 2006. Gempa tersebut merupakan salah satu gempa terbesar dalam sejarah Yogya, karena kekuatannya sampai 6,2 SR. Gempa ini sampai sampai mengakibatkan kerusakan beberapa bangunan cagar budaya, seperti Candi Prambanan, Bangsal Trajumas di Keraton, dan Makam Raja Raja Imogiri. Selain itu komplek pemukiman kuno di daerah Kota Gede juga turut terkena imbasnya, rumah joglo yang umurnya puluhan sampai ratusan tahun juga rusak parah.

Universitas Gajah Mada (UGM) mengambil langkah terhadap rusaknya rumah adat di Kotagede akibat gempa. Maka UGM membeli rumah adat keluarga Parto Darsono untuk dilestarikan dan peringatan dahsyatnya gempa yang terjadi tahun 2006. Rumah adat tersebut akhirnya menjadi salah satu tempat wisata terkenal di daerah Kotagede.

Foto foto terjadinya gempa 2006..
Unik, Bersejarah, dan Instagramable

Letak Omah UGM ada di kompleks permukiman warga lokal, setelah masuk beberapa gang, berkeliling kompleks, akhirnya saya menemukan tempat ini. Dari tampak luarnya, seakan bangunan ini hanya bangunan joglo biasa. Tetapi setelah diamati lebih lanjut, ternyata hampir semua bangunan itu adalah sisa reruntuhan gempa yang dibangun tanpa “menghilangkan” reruntuhan itu.

Ada beberapa ruangan inti yang menarik untuk diamati. Yang pertama bagian pendopo atau joglo depan, bagian ini adalah halaman yang baru dibangun setelah gempa. Dibangun menggunakan konstruksi kayu dan ditata seperti rumah tradisional Jawa, kesannya sangat megah dan tradisional sekali. Yang kedua adalah ruang duduk lesehan, ruang ini adalah yang paling unik, karena dibangun dengan mengikuti struktur reruntuhan gempa. Di dinding angunan ini terdapat foto-foto gempa 2006 yang mengisahkan betapa hancurnya daerah itu ketika gempa terjadi. Lalu, kita juga bisa mengamati area rumah joglo belakang dan halaman.

Berwisata ke Omah UGM adalah sebuah wisata yang unik, karena bukan hanya soal kesenangan, tetapi juga tentang rasa syukur. Kita juga bisa berdialog dengan warga lokal yang tinggal di area Omah UGM untuk mendengar langsung ceritanya ketika gempa 2006 terjadi. Mendengar langsung dan bercengkrama dengan warga lokal akan memberi sudut pandang baru untuk kita.

Ruang tamu di Omah UGM.

Selain kisah soal gempa, sudut sudut bangunan di Omah UGM sangat estetik. Konstruksinya yang unik dan sisa sisa reruntuhannya membuat omah UGM menjadi salah satu spot instagramable di Kotagede. Untuk kalian yang suka fotografi tempat ini sangat cocok untuk dieksplorasi. Belum lagi sudut sudut gang sempit di area Omah UGM, nuansa kuno dan bangunan yang unik akan menarik sekali untuk diabadikan!

Jika kalian ingin berkunjung ke Omah UGM, kalian bisa datang dengan kelompok yang kecil dengan jumlah orang tidak lebih dari 10. Kalaupun lebih dari 10, kalian bisa memecah ke beberapa kelompok kecil. Karena untuk sampai di lokasi, kita harus melewati gang dan jalanan yang kecil, tidak bisa dimasuki mobil apalagi bus. Maka, kalian bisa sekalian berkeliling area Kota Gede dengan berjalan kaki dan menyusuri area pemukiman warga lokal dulu. Yuk ke Omah UGM!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.