Mengenal Sejarah di Kampung Kemasan, Gresik

0
2288
Bangunan Berasitektur Tiongkok di Kampung Kemasan.

Wisata kota lama kini sudah menjamur pada kalangan generasi milenial, bukan tanpa alasan, karena memang ada pesona tersendiri di dalamnya. Bukan saja nilai sejarah yang ada di dalamnya, namun ada keunikan dari bentuk bangunan lama yang menyimpan sebuah pesona heritage dan nuansa klasik tersendiri. Wisata kota lama juga tidak hanya berada di wilayah Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bandung saja, tetapi perlu diketahui bahwa Kota Gresik juga tidak kalah dalam wisata kota lamanya yang sangat menawan dan bersejarah.

Kota Gresik merupakan suatu kota kecil pada wilayah Jawa Timur yang terkenal dengan Wali Songo (Sunan Giri dan Sunan Malik Ibrahim). Selain itu, Kota Gresik juga terkenal dengan julukan kota pelabuhan atau kota bandar yang sangat diperhitungkan sejak abad ke-14. Pada saat itu, Gresik sudah menjadi salah satu pelabuhan penting dalam jalur perdagangan di pesisir utara, di mana para pedagang dari Sumatera, Maluku, sampai Asia akan melakukan persinggahan di pelabuhan Gresik. Sehingga tidaklah heran jika Kota Lama Gresik cukup tertata rapi dan bangunannya megah, karena dihuni pleh para saudagar dan pedagang yang hidup serta menjalankan masa hidupnya hingga masa kolonialisme Belanda.

Bangunan Berasitektur Eropa di Kampung Kemasan.

Bangunan Kota Lama Gresik memiliki ciri khas sendiri yang sangat mengambarkan masa bersejarah di Indonesia, karena semua bangunannya memiliki perpaduan arsitektur Melayu, Tiongkok, dan Eropa yang sangat elegan. Bangunannya hingga kini masih berdiri sangat kokoh, hanya saja warna dari catnya yang mulai memudar termakan usia. Namun, untuk tembok dan gaya arsitekturnya masih sangat utuh. Ada beberapa bangunan yang dilakukan renovasi, tetapi tidak mengubah gaya bangunannya. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kota tersebut agar tidak lapuk dimakan zaman yang sudah hampir seabad lamanya.

Kota Lama Gresik juga dijadikan sebagai cagar budaya Kabupaten Gresik yang dilindungi dan dilestarikan oleh pemerintah dan warga setempat. Nama yang paling terkenal untuk Kota lama Gresik ini adalah “Kampung Kemasan” yang terletak di Jl.Y.A Arem-Arem Gang 3 (Kemasan) No.24, Kemuteran, Pekelingan, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Lokasinya tidak jauh dari alun-alun Gresik atau sekarang berganti menjadi Islamic Center. Ikon utama dari Kota Lama Gresik ini adalah bangunan rumah berasitektur Eropa yang lumayan besar dan megah bernama Gajah Mungkur.

Bangunan Berasitektur Tiongkok di Kampung Kemasan.

Pesona panorama Kota Lama Gresik ini telah dijadikan oleh pemerintah daerah untuk wisata kuliner, hunting foto bersejarah, pemotretan, jalan-jalan, dan masih banyak lagi. Pada area ini, dalam sejarah perkembangannya memang telah menjadi kota bandar yang cukup besar, di mana sejak dulu sudah ada pembaruan etnis di Gresik, mulai dari Tiongkok, Arab, Gujarat, dan India. Jika ingin berkunjung ke tempat ini, kita tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam, kalian cukup datang dan jangan membuat kegaduhan, karena tempat ini sudah ditempati oleh penghuni, tetapi masyarakat di sana masih tetap welcome dengan kehadiran orang lain di sana. Kota Lama Gresik yang dulunya sepi dan tidak berpenghuni, sekarang telah menyulap diri menjadi destinasi wisata di Kabupaten Gresik yang ramai pengunjung dan sudah banyak penghuninya. Sehingga masyarakat sekitar sekarang bisa melakukan usaha ekonomi kreatif disana.

Jika kalian melewati Gresik, maka mampirlah untuk mengunjungi Kota Lama Gresik yang berada di Kampung Kemasan, di mana kesan pesona heritage-nya masih sangat kental. Karena di Gresik bukan hanya terkenal dengan industri semen gresik dan petrokimia-nya saja, yang menjadikan Gresik tenggelam oleh kawasan industri. Namun, kalian masih bisa menyaksikan kota lama yang sangat bersejarah dan menjadi bukti adanya akulturasi dan asimilasi budaya arsitektur dari mancanegara. Bangunan yang masih terawat secara baik ini sudah menjadi saksi bisu dalam perjalanan Kota Gresik dan eksistensi dalam perjuangan sejarah Indonesia lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.