Mengenal Presiden Pertama RI dengan Berkunjung ke Kompleks Makam Bung Karno!

0
520
Patung Bung Karno Sang Proklamator.

Siapa yang tidak kenal dengan presiden pertama Republik Indonesia? Ya, Soekarno atau kerap disapa Bung Karno. Lahir di Surabaya, 6 Juni 1906, Bung Karno terlahir sebagai pemimpin yang tidak pernah terlupakan jasanya. Beliau berjasa dalam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita tinggali sekarang.

Masa kecil beliau habiskan di Karisidenan Kediri yang sekarang terpecah menjadi beberapa kota. Di Karisidenan Kediri ini merupakan tempat yang banyak beliau habiskan bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo. Setelah itu, beliau berpindah-pindah hingga akhir hayatnya. Meninggal di Jakarta, keluarga beliau memilih untuk dimakamkan di Blitar. Hingga sekarang makam beliau dijadikan kompleks wisata sejarah.

Jika berkunjung ke Jawa Timur rasanya kurang lengkap bila tidak berziarah ke Makam Bung Karno. Kompleks Makam Bung Karno sangat mudah diakses karena tempatnya yang berada di tengah Kota Blitar. Makam Bung Karno beralamat di Jl. Ir. Soekarno No. 154, Kec. Sananwetan, Kota Blitar. Lahan parkir yang ada di kompleks ini sangat luas sehingga kalian tak perlu khawatir. Dari area parkiran kalian hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 – 7 menit ke makam Bung Karno.

Galeri Bung Karno.

Pada sepanjang perjalanan menuju makam, kalian akan menemukan banyak sekali pedagang oleh-oleh khas Blitar mulai dari kaos, gelang, kalung, gantungan kunci dan masih banyak lagi. Salah satu oleh-oleh yang paling terkenal di daerah ini adalah gendang nya. Gendang yang dihasilkan dari pengrajin sudah di ekspor sampai keluar negeri. Di depan kompleks makam Bung Karno, kalian akan menemui perpustakaan dan galeri Bung Karno. Dalam perpustakaan banyak koleksi khusus buku-buku yang hanya ada di beberapa perpustakaan nasional.

Perpustakaan ini berdiri pada tahun 2004 dan diresmikan oleh Megawati Soekarno Putri. Di samping perpustakaan terdapat Galeri Bung Karno. Didalamnya terdapat foto-foto ketika beliau masih hidup dan tinggal di Blitar. Selain itu, ada pula lukisan-lukisan pahlawan yang mempunyai kedekatan dengan Presiden Soekarno seperti Bung Hatta, Moh. Yamin, dan banyak yang lainnya. Hal yang menarik dari galeri ini adalah lukisan Bung Karno yang berdetak. Jika dilihat dari samping, maka lukisan Bung Karno seakan-akan memiliki detak jantung. Entah benar atau hanya tipuan mata, tetapi setiap wisatawan yang datang ke sana dapat melihatnya secara jelas.

Berjalan lebih ke dalam lagi, kalian akan menemukan ukiran-ukiran di tembok menuju makam sang proklamator. Sebelum masuk ke makam, kalian harus registrasi dulu dan membayar sebesar Rp. 3.000 untuk biaya perawatan makam. Masuk ke makam Bung Karno, ada sebuah mushola kecil di sisi kiri dan pendopo di sisi kanan. Makam Bung Karno sendiri tak pernah sepi dari pengunjung.

Teks Proklamasi di Galeri Bung Karno.

Setiap rombongan pengunjung yang datang pasti akan melakukan doa bersama dan tabur bunga di makam beliau. Selesai berdoa dan tabur bunga, kalian dilarang keluar melewati pintu masuk. Kalian akan diarahkan menuju pasar oleh-oleh. Di dalamnya kalian dapat membeli oleh-oleh khas kota blitar dan pernak-pernik berbau Bung Karno. Selain itu, kalian harus mencoba berbagai kuliner yang ada di sekitaran makam.

Salah satu rekomendasi jajanan yang mudah ditemui dan murah harganya adalah es drop. Es drop khas blitar ini berbentuk seperti es lilin dan memiliki banyak varian rasa. Harganya pun hanya Rp. 3.000 untuk satu potong. Es ini banyak dijual oleh bapak-bapak yang menaiki sepeda dengan termos es berwarna merah di sisi kanan dan kiri.

Tidak ada salahnya kalian berkunjung ke makam Bung Karno untuk mengenang jasa beliau dan mengenal pahlawan-pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Bung Karno sendiri pernah berpidato dan mengungkapkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya. Jadi, mari kita berkunjung ke Makam Bung Karno!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.