Mengenal Lebih Jauh Adat Minangkabau Dengan Wisata Edukasi Di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau Padang Panjang

1
2175
Tampak Depan PDIKM Padang Panjang

Berencana liburan ke Padang? Mungkin destinasi satu ini dapat menginspirasimu untuk mencari tempat wisata menarik lain di Padang. Jika kalian berencana untuk ke Padang Panjang, kalian dapat mengunjungi tempat wisata edukasi ini, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau atau singkatnya PDIKM, tepatnya berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang. Jika kalian menginap di Bukit Tinggi namun ingin ke PDIKM ini, tak perlu khawatir. Karena jarak tempuh dari Bukit Tinggi menuju Padang Panjang kurang dari tiga kilo meter.

PDIKM ini merupakan salah satu museum di Sumatera Barat yang memiliki bangunan yang unik yaitu rumah gadang yang bergonjong enam dan empat rangkiang. Museum ini menyediakan berbagai koleksi dokumentasi audio, video, serta berbagai macam informasi mengenai kebudayaan Minangkabau.

PDIKM sendiri didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988 oleh A. Hamid dan Letjen. Bustanil Arifin yang juga menaungi Yayasan Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau atau disingkat sebagai YDIKM. Kemudian PDIKM diresmikan pada tahun 1990 oleh Gubernur Sumatera Barat periode tersebut, Hasan Basri Durin. Gagasan utama mengapa PDIKM didirikan karena kesadaran masyarakat Minangkabau yang tidak memiliki bukti-bukti sejarah tertulis dengan baik, karena masyarakat Minangkabau terbiasa dengan budaya tuturan yang turun temurun. Padahal kenyataannya, bukti sejarah Minangkabau justru banyak ditemukan di luar Minangkabau, yaitu Museum Nasional Indonesia, Jakarta dan Museum Leiden, Belanda.

Tampak dalam koleksi PDIKM

Di dalam PDIKM sendiri saat ini memiliki koleksi 1.900 jilid buku dan majalah dari sebelum 1942, 1.500 judul buku terbitan 1950 dari sumbangan masyarakat dan tumpukan kliping, 90 album foto, 500 foto dari bingkai berbagai ukuran, 142 reel microfilm positif berisi naskah lama, Koran sebelum era Perang Dunia II. Untuk membaca microfilm tersebut PDIKM memiliki projector untuk membaca microfilm 35mm positif atau negatif. Di PDIKM pun terdapat 600 kaset berisi musik Minangkabau mulai dari musik tradisi hingga pop Minang, di dalam PDIKM juga terdapat alat musik tradisi Minangkabau seperti saluang dan rebab.

Beberapa arsip milik PDIKM

Jika ingin mengetahui busana pernikahan tradisi Minangkabau yang terkenal dengan suntiangnya pun dapat dilihat langsung bahkan dapat dicoba sendiri di PDIKM. Karena selain memiliki ribuan arsip, PDIKM pun memiliki illustrasi pelaminan pernikahan adat Minangkabau yang busananya bisa dipinjam untuk berfoto.

Pelaminan Pernikahan Khas Minangkabau

Jangan bingung lagi untuk mencari destinasi wisata edukasi di Padang Panjang, PDIKM bisa menjadi pilihan untuk berekreasi sambil belajar budaya Minangkabau.

 

Penulis: Nadia Khalishah

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.