Menengok Panorama di Basecamp Merapi

0
89
Pemandangan Merbabu cukup mengobati rindu.

Salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh para pendaki Gunung Merapi yakni New Selo. Karena tempat ini menjadi tempat peristirahatan ketika ingin menempuh pos 1 Gunung Merapi. Dari bawah, tanjakan begitu tajam dengan medan trek aspal dan alhasil cukup melelahkan para pendaki. Dari tempat parkir bisa dikata cukup jauh sekitar 10-15 menit menuju New Selo ini. Seketika itu pula, para pendaki packing ulang barang bawaan agar meneliti kembali barang yang kurang.

Selain untuk basecamp atau tempat peristirahatan para pendaki, ternyata tempat ini dapat dijamah untuk umum. Para wisatawan atau pecinta konten pasti tahu tempat nyentrik satu ini. Tempatnya tak jauh dari perkotaan. Terletak di lembah Gunung Merapi yakni di Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Nama tempat ini berdasarkan nama alamat yang terletak di sana. Ketika para pendaki ingin memuncak dan menapaki Gunung Merapi via selo, pasti menjumpai tempat ini.

Sebenarnya kawasan ini merupakan kawasan yang dipergunakan untuk pos pengamatan Gunung Merapi. Karena tempatnya yang cukup tinggi sekitaran 1600-1800 mdpl. Dan tingginya setara dengan ketinggian bukit. Kawasan ini tak hanya untuk pos pengamatan namun juga dipergunakan untuk tempat mencari kesejukan alam bebas atau bisa dibilang tempat wisata. Para pengunjung disajikan pemandangan elok dari sebrang yakni Gunung Merbabu. Tampak jelas perawakan Gunung Merbabu yang gagah. Seperti ungkapan para pendaki, “Merbabu bikin rindu”, dan untuk mengobati rindu itu cukup melihatmu dari kejauhan sudah terobati rasa rinduku.

Desain Rumah Bambu begitu apik.

Tempat ini pun menjadi tempat tujuan bagi para pesepeda yang menggunakan sepeda balap untuk menjamah kawasan ini. Seperti yang aku paparkan sebelumnya, jalan di sini tanjakannya cukup tajam jadi para pesepeda tampak ngos-ngosan ketika sampai di titik ini. Tak hanya para pecinta sepeda saja, bahkan geng motor untuk melakukan touring dengan titik finish di sini. Tempatnya sejuk jauh dari keramaian kota yang bising, kita pun dapat pula menghirup udara segar bukan udara tercemar seperti polutan.

Selain menyediakan panorama yang apik, di sini terdapat pula jajaran warung makan dan oleh-oleh untuk dijadikan buah tangan di rumah. Ketika perut keroncongan saat menikmati panorama langsung saja mampir ke warung makan yang disediakan. Dan terdapat pula spot foto untuk para pecinta konten media sosial. Jika berkenan naik ke rumah bambu pasti akan syahdu rasanya ditemani angin yang merasuk ke dalam sukma. Menghasilkan dingin di sela-sela kehangatan Merbabu. Jangan lupa mampir ngopi untuk kemesraan ketika menyambut hari-hari penuh makna.

Jalanan terlihat dari atap New Selo.

Ketika ingin berkunjung di tempat ini, jangan lupa kendaraan dalam keadaan fit dari rumah. Khususnya kampas rem kendaraan, karena jalanan menyajikan trek yang tajam, seperti tanjakan dan turunan. Lubang yang menemani turunan jalan. Serta binatang-binatang ternak warga sekitar. Hati-hati adalah modal para pengunjung selain uang dan bekal. Tak jarang kita menemui kendaraan seperti motor trail dengan body motor bebek. Kendaraan warga sekitar sudah dimodifikasi sesuai medan yang dilalui agar gampang untuk menerjang jalanan.

Mengenai biaya, tempat ini cukup terbilang murah. Karena hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 10.000, kita dapat menikmati indahnya Merbabu dan pemandangan sekelilingnya. Untuk biaya parkirnya sebesar Rp 3.000. Fasilitas yang sudah tersedia antara lain spot foto yang nyentrik, toilet, dan tempat parkir. Dengan kapasitas parkir yang cukup luas, dapat pula menampung kendaraan roda 4. Namun perlu hati-hati karena jalanannya hanya setapak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.