Menelusuri Toleransi Beragama Tersembunyi nan Unik di Klenteng Pan Kho, Bogor

0
82
Suasana di dalam klenteng Kho Bio
Suasana di dalam klenteng Kho Bio

Tujuan saya mengunjungi tempat ini adalah untuk mengerjakan sebuah tugas mata kuliah kami pada semester 8. Saya dan 2 teman saya berkunjung pada tanggal 11 Juni 2019 untuk mengujungi sebuah situs bersejarah di Bogor yaitu Pan Kho Bio atau Klenteng Kho Bio. Kami memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata ini karena menyuguhkan pemandangan keragaman beragama yang sangat harmonis. Wisata budaya klenteng ini mungkin belum terdengar populer di Bogor akan tetapi sangat layak untuk dikunjungi.

Destinasi ini terletak di Kota Bogor dan bernama Pulo Geulis. Lebih tepatnya di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah. Pulo Geulis memiliki makna pulau kecil yang berada di tengah Sungai Ciliwung. Untuk mencapai ke sini diperlukan waktu sekitar 10 menit dari Kota Bogor. Transportasi yang dapat digunakan hanya sepeda motor karena letak klenteng yang berada di gang sempit padat pemukiman. Bagi kalian yang menggunakan mobil bisa saja akan tetapi mobil dapat di parkiran di Kelurahan Babakan Pasar lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki. Wisata ini terbuka untuk umum lho dan gratis ya alias tidak dipungut biaya. 

Ruangan yang dipakai untuk umat muslim yang ingin beribadah ketika berziarah
Ruangan yang dipakai untuk umat muslim yang ingin beribadah ketika berziarah

Kesan pertama saya saat menginjakan kaki di klenteng ini adalah tempatnya bersih, sangat terawat, penjaganya sangat baik. Jika dilihat dari luar, tampilan klenteng ini seperti klenteng pada umumnya. Namun, jika kita berkeliling kita akan menemukan keunikan pada klenteng ini. Di dalam klenteng terdapat beberapa petilasan dan makam para tokoh penting yang berpengaruh berdirinya klenteng ini. Klenteng ini tidak hanya digunakan untuk melakukan ibadah umat Buddha tetapi juga umat Islam. Kami diarahkan pada sebuah ruangan berwarna hijau di belakang altar yang biasa digunakan umat Islam yang berkunjung untuk shalat dan mengaji. Terdapat juga alat alat untuk salat seperti sarung, mukena, Al-Qur’an, dan sebuah sajadah.

Di dalam ruangan tersebut kami melihat ada 3 petilasan dari tokoh muslim yang bernama Uyut Gebok, Eyang Jayadiningrat dan Mbah Sakee. Kami tidak lupa mendoakan para tokoh-tokoh tersebut. Selain itu, bukti keberagaman lainnya adalah kami diperlihatkan album foto yang berisikan kegiatan klenteng yang menyediakan tempat untuk acara hari hari besar Islam seperti pengajian malam Jumat, maulid nabi, dll. Bahkan pihak klenteng ketika bulan puasa ikut membagikan takjil secara gratis. Begitupun sebaliknya ketika acara perayaan Cap Gomeh setiap tahunnya, warga muslim di sekitar klenteng turut serta membantu mempersiapkan. Tidak ada pergesekan antar agama semuanya berjalan harmonis dan seimbang. Sungguh kami sangat kagum dengan toleransi beragama yang tercipta di lingkungan klenteng ini. 

Beberapa potret kegiatan keagamaan umat muslim yang dilaksanakan di klenteng Kho Bio
Beberapa potret kegiatan keagamaan umat muslim yang dilaksanakan di klenteng Kho Bio

Sudah banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri yang berkunjung ke tempat ini bahkan ada seorang mahasiswa yang melakukan penelitian mengenai keberagaman klenteng ini. Kami juga dijelaskan mengenai sejarah klenteng. Tempat ini juga sudah pernah dikunjungi oleh Walikota Bogor, Bima Arya lho. Setelah kami selesai berkeliling, kami tidak lupa untuk mengambil gambar sebagai bukti kami telah menyelesaikan tugas lalu kami tak lupa untuk berpamitan dengan penjaga klenteng tersebut.

Sungguh ini pengalaman wisata saya yang unik mengulik toleransi beragaman yang ada di Kota Bogor. Jika ingin bertandang ke sini jangan lupa untuk berpakaian sopan, rapi dan melepas sepatu atau alas kaki ketika berkunjung. Tetap menjaga kebersihan dan pastikan anda mengetahui jam operasionalnya ya agar ketika ke sana klentengnya buka, hehe. Semoga informasi dari saya bermanfaat dan dapat dijadikan referensi wisata alternatif jika teman-teman berkunjung ke Bogor. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.