Menelusuri Jejak Bangunan Jawa Kuno di Keraton Surakarta Hadiningrat

0
813
Halaman Depan Keraton Surakarta.

Wisata ke Solo tidak lengkap jika belum mengunjungi area Keraton Surakarta. Begitu tiba, sangat terasa kalau area ini dipenuhi banyak bangunan khas kerajaan Jawa pada zaman dahulu. Tidak hanya berupa keraton atau tempat tinggal raja saja, beberapa bangunan Jawa kuno di sekitarnya juga sungguh mempesona. Ada museum, Masjid Agung Kraton, Masjid Kraton Paromosono, dan Pasar Klewer.

Keraton Surakarta Hadiningrat ini bisa digunakan untuk berfoto dengan latar menyerupai zaman kerajaan dahulu. Berfoto di depan pintu besar, akan terlihat sangat apik untuk kemudian diunggah ke media sosial. Pada seberang keraton, terdapat sebuah gerbang kembar yang memiliki gaya arsitektur Jawa kuno. Selain berfungsi sebagai gerbang masuk keraton, gerbang itu digunakan sebagai gerbang masuk kendaraan. Jadi, jangan heran apabila akan ditemukan banyak kendaraan baik roda dua atau empat berlalu lalang di depan keraton.

Tidak jauh dari keraton dengan jalanan agak sempit namun tetap ramai oleh pengendara, terdapat museum keraton. Jangan ke sana sore hari, karena ternyata pukul 16:00 museum tersebut sudah tutup. Alhasil, ketika saya ke sana, hanya bisa puas berfoto pada terali besi di gerbang kecil.

Bagian Depan Museum Keraton Surakarta.

Kalau museum tutup, jangan terlalu cemas, karena ada banyak tawaran wisata di sekitarnya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Kalian bisa mengunjungi Masjid Kraton Paromosono, sebuah masjid kecil yang menjadi cagar budaya kota Solo ini memang tidak seterkenal Masjid Agung Kraton. Meski sama-sama masjid, Masjid Kraton Paromosono ini lokasinya lebih strategis dari keraton utama, hanya berjarak puluhan meter saja. Kalian bisa menggunakannya untuk istirahat atau menjalankan ibadah sebelum melanjutkan untuk berbelanja atau hunting foto pada kawasan tersebut.

Setelah puas melihat-lihat Masjid Kraton Paromosono, jangan lupa jalan-jalan berkeliling area keraton. Tapi kalian harus berhati-hati, karena jalanan menuju pasar atau Masjid Agung Kraton sangatlah ramai dipenuhi kendaraan besar terutama para wisatawan yang memakai bus besar. Lokasinya juga sangat dekat dengan tempat parkir wisata jadi sudah lumrah jika suasananya sangat ramai.

Pada Pasar Klewer, ada banyak sekali toko oleh-oleh yang menawarkan batik khas Solo. Ada juga kaos dan makanan tradisional khas Solo, yang paling diburu adalah es dawet Solo. Es itu sangat cocok setelah lelah berjalan dari keraton utama.

Bangunan Jawa memang sangat menarik untuk menambah wawasan. Sudah sangat jarang kita temukan bangunan berarsitektur Jawa kuno. Tentu saja bangunan tersebut sangat dirawat dengan baik agar tidak lekang oleh zaman.

Masjid Paromosono Dekat Keraton Surakarta.

Jika kalian sudah mengoleksi semua foto bangunan kuno, maka saatnya kalian kembali melaksanakan ibadah. Ya, jika tadi kalian mengunjungi Masjid Kraton Paromosono, selanjutnya kallian bisa beribadah kembali di Masjid Agung Kraton apalagi di bulan Ramadhan seperti ini, pahala beribadah di masjid pastinya diincar oleh banyak orang.

Masjid Agung Kraton ini bangunannya paling unik menurut saya, karena bangunan masjid tersebut berukuran lebih besar jika dibandingkan bangunan-bangunan lainnya. Selain itu, halaman masjid tersebut juga sangat luas. Namun, yang tidak kalah penting adalah menjaga barang bawaan kalian. Karena sudah sangat wajar jika berada di tempat keramaian, bahaya tindak pencurian akan semakin merajalela. Meski sudah banyak keamanan yang berjaga dan CCTV yang memantau, namun tidak ada salahnya jika kita lebih waspada dan berhati-hati. Usahakan untuk selalu menaruh barang bawaan di depan kita terutama ketika sedang shalat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.