Mendaki Murah Ala Mahasiswa ke Gunung Pawitra, Mojokerto

0
147
Indahnya samudra yang menyelimuti Matahari.

Liburan semester genap ku isi dengan mendaki gunung. Yah, kali ini masih disekitar Jawa Timur, yaitu ke miniatur Semeru. Gunung Pawitra (Penanggungan) sering disebut sebagai miniatur Semeru karena hamparan puncaknya sama-sama terdapat pasir dan batuan yang luas. Perjalanan menuju ke sana terbilang mudah dan tidak rumit. Bekal yang dibawa juga tidak terlalu banyak dan berat.

Aku orang asli Ngawi. Kebetulan tempat tinggalku dekat dengan jalan raya yang dilewati bus ke arah Surabaya. Aku berangkat pukul 11.00 WIB diantar adik ke jalan raya. Di sini aku menunggu bus tujuan Surabaya. Harga tiket bis ini terbilang cukup murah yaitu Rp 30.000 sampai Terminal Bungur Asih. Dari sini aku dijemput kakakku dan menuju Sidoarjo menggunakan motor. Kami berdua memeriksa lagi barang bawaan agar tidak ada yang ketinggalan. Kakakku membawa tas jinjing yang super besar berisi: matras, tenda, sleeping bag, kompor, panci, roti, jeruk, mie instan, telur, senter, dll. Aku hanya membawa daypack berisi minuman dan sleeping bag saja. Oh ya, peralatan yang dibawa kakakku bukan hasil sewaan alias milik sendiri yang sudah dibeli sejak lama.

Kemudian kami berangkat ke Tretes, Mojokerto menuju basecamp Gunung Penanggungan. Kakakku melakukan registrasi dengan membayar Rp 15.000 per orang. Sekitar pukul 17.00 WIB kami mulai mendaki gunung. Gunung ini sepertinya memang tidak pernah sepi. Sepanjang jalan banyak orang berlalu lalang. Perjalanan ditemani sunset di sore hari. Sore berganti malam dengan cepatnya. Kami duduk dahulu mendengarkan suara adzan magrib.

Arjuno-Welirang menjadi background.

Sorot lampu-lampu rumah dikota yang berkedip sangat indah dinikmati. Disambi ngobrol masa-masa waktu kami kecil menambah keseruan perjalanan. Kami melanjutkan perjalanan lagi. Ketika jalan agak nanjak, aku sempat terpeleset dan matras yang kubawa jatuh. Aku ditolong oleh kakakku. Beruntungnya dia berada dibelakangku jadi bisa  menahanku dan mengambilkan matrasku yang jatuh. Dua kali melangkah seperti satu langkah, terasa sekali perjuangan menuju puncak. Di belakang dan di depan kami banyak juga rombongan yang mau mendaki.

Sampai di pos bayangan, kami mencari tempat yang pas untuk mendirikan tenda. Setelah menemukannya, kami langsung mendirikan tenda dan memasak air untuk ngopi. Rame banget puncak bayangan ini! Rame tenda juga iya, rame musik juga iya. Pemandangan malam hari di bawah sinar rembulan dan bintang-bintang yang terasa dekat mengusik hati ini untuk selalu bersyukur masih diberi kesempatan untuk menikmati alam-Nya.

Hari itu adalah hari di mana aku dan kakakku sama-sama berulang tahun. Sembari menunggu tengah malam kami rebahan sebentar. Ketika tengah malam tiba, kami saling mengucapkan selamat ulang tahun. Ada beberapa temanku juga yang turut mengucapkan Barakallahu fii umrik. Eits jangan salah, di tempat kami berkemah ternyata masih ada sinyal lho! Setelah subuh, kami melanjutkan pendakian sampai Puncak Pawitra. Beruntungnya tidak ada mendung dan hujan. Terang benderang langitnya dan sunrise pagi ini sangat indah banget. Kami mengambil foto-foto yang view-nya terlihat bagus.

Sunset di Puncak Pawitra, Itu adalah gunung Semeru.

Sekitar jam 9.00 WIB kami turun menuju tenda dan membereskannya. Ketika turun kami bertemu dengan teman kakakku. Rombongan mereka baru mau naik, sedangkan kami turun. Sesampainya di basecamp, kami bersih-bersih diri dan pulang. Kami masih memiliki perbekalan makanan untuk disantap jadi tak perlu jajan lagi. Setelah turun gunung, aku diantar lagi ke Terminal Bungur Asih. Aku naik bus kelas VIP dengan ongkos Rp 58.000. Senangnya hari ini bisa mendaki sekaligus refresing dari jadwal perkuliahan yang padat. Hari berikutnya aku langsung berangkat ke Bogor karena ada KRS war. Sungguh pengalaman yang berharga yang tidak tahu kapan bisa terulang lagi.

Gimana? Murah, kan? Kamu cuman perlu membayar ongkos bus, bawa bekal sendir, biaya parkir motor, dan registrasi aja lho! Menurutku, masih worth it sih dikalangan mahasiswa mah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.