Mendaki Gunung Lawu Via Cemoro Sewu

0
1200
Pemandangan di pos 2.

Gunung yang masuk dalam seven summit pulau jawa ini terletak di perbatasan provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Terdapat tiga jalur untuk menuju puncak gunung dengan ketinggian 3265mdpl ini. Buat kalian yang berangkat dari Magetan lebih dekat jika lewat Cemoro Sewu, bila lewat Karangan anyar lebih dekat lewat Cemoro kandang dan lebih dekat lewat Candi Cetho bila kalian berangkat dari Solo.

Saya dan teman-teman memilih jalur Cemoro Sewu yang berada di Kabupaten Magetan karena lokasinya dekat dengan kota kami tinggal. Jalur ini merupakan jalur yang ramai dilalui pendaki meskipun tracknya lebih menanjak dari jalur lainnya. Meski menanjak tapi jalurnya sudah tertata dengan baik. Jalur ini sangat bersahabat bagi pendaki karena tak memiliki cabang, sehingga kemungkinan tersasarnya sangat sedikit.

Gerbang masuk cemoro sewu.

Jika kalian berangkat dari Cemoro Sewu kalian akan melewati 5 pos. Perjalanan dari basecamp menuju pos satu masih landai, jalannya juga sudah tertata dengan rapi berbentuk setapak berbatu. Perjalanan dari basecamp ke pos 1 memakan waktu 1 jam.

Terdapat tiga mata air di Gunung Lawu, mata air pertama yaitu sendang penguripan terletak di pos bayangan yaitu pos sebelum pos 1. Ada baiknya kalian menambah perbekalan air disini karena mata air kedua masih jauh berada di pos 5. Ada warungnya juga, tapi warung hanya buka saat weekend. Dan buat kalian yang mau shalat, disini juga tersedia mushola kecil dekat warung. Gunung Lawu ini memang terkenal sebagai tempat untuk ritual kejawen. Jadi setiap sumber air ada aja bunga dan dupanya.

Track Gunung Lawu.

Jalur Cemoro Sewu ini memang jalur yang sangat memanjakan perut pendakinya. Di pos 1 juga ada warung, kalian yang lapar bisa ngisi perut disini. Dan lagi ada toiletnya juga, jadi nggak perlu bingung kalau mau buang air.

Nah perjalanan yang sesungguhnya baru dimulai dari pos 1 ke pos 2. Ini merupakan track paling panjang. Bisa memakan waktu dua sampai tiga jam itupun bisa lebih. Merupakan track yang paling menguras tenaga.

Sedangkan jarak pos 2 ke pos 3 lumayan dekat hanya butuh waktu 45menitan. Nah di pos 3 ini kalian sudah berada diatas awan. Kalian bisa melihat samudera awan yang beriring-iringan. Kalian bisa istirahat sebentar untuk menikmati pemandangan alam yang indah ini.

Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 juga sebentar, bisa ditempuh setidaknya satu jam. Buat kalian yang baru pertama kali kesini hindari perjalanan malam karena track dari pos 3 ke pos 4 tanjakannya lumayan ekstrem. Jadi harus sangat hati-hati, namun tak usah takut di kanan atau kiri jalan sudah ada pegangan tangannya. Banyak pendaki yang kadang tidak sadar saat sampai di pos 4 karena tidak ada shelternya hanya terdapat papan yang menginfokan bahwa kalian telah sampai di pos 4.

Dari pos 4 ke pos 5 juga bentar banget. Tanjakannya tetep curam, tapi lebih pendek jalurnya. Setelah itu kalian akan melalui jalur dimana sebelah kanan kalian itu jurang dan sebelah kiri kalian tembok batu. Tempatnya indah sekali saat apalagi bila cuaca sedang cerah.

Bila kalian sudah menemukan deretan warung dengan tenda-tenda biru artinya kalian telah sampai di pos 5. Jadi nggak perlu takut kehabisan logistik disini karena masih banyak warung di atas gunung. Dari pos 5 kalian bisa langsung jalan santai menuju ke sendang drajat yaitu mata air kedua di Gunung Lawu. Perjalannya di tempuh dalam waktu 30 menit dan jalannya datar. Kanan dan kiri nampak padang sabana yang hijau.

Puncak hargo dumilah.

Sampai di sendang drajat kami mengisi perut dulu di warung, iya ada satu warung lagi disini. Setelah kenyang makan pecel dan telur ceplok kami berangkat summit. Carrier kami titipkan di warung, kami hanya membawa minum dan makanan ringan. Track summit nggak begitu susah. Di Gunung Lawu ini terdapat 3 puncak yaitu hargo dalem, hargo dalem dan yang paling tinggi hargo dumilah. Dari sendang drajad sampai puncak hargo dumilah hanya butuh waktu 30 menit saja.

Track Gunung Lawu ini memang paling aman dan nyaman cocok banget buat pendaki pemula. Udah keliatan jelas jalurnya jadi kemungkinan tersasar sangat sedikit. Tracknya juga uda berbentuk tangga batu berundak-undak. Selain itu banyak warung di atas gunung. Dan harga makanannya juga terhitung murah untuk harga warung yang berada di ketinggian 3000mdpl. Jadi nggak perlu terlalu banyak bawa persediaan makanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.