Mendaki Gunung Gede, Bersama Teman-Teman Ketemu Gede

0
1845
Alun-alun Surya Kencana.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), siapa yang tidak tahu tempat ini? salah satu wisata alam menakjubkan dan sangat terkenal yang terletak di kawasan Cibodas – Puncak Bogor Jawa Barat. TNGGP memiliki dua puncak kembar yang saling berhadapan, yaitu Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Masing-masing memiliki puncak dengan ketinggian yang berbeda. Gunung Gede memiliki ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut, sedangkan Gunung Pangrango memiliki ketinggian 3.019 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai puncak ada tiga jalur pendakian resmi, yaitu Cibodas (Kabupaten Bogor), Gunung Putri (Kabupaten Cianjur), dan Selabintana (Kabupaten Sukabumi).

Ikutin yuk keseruan kami mendaki puncak Gunung Gede. ^^

Pukul 22:00 WIB, kami meeting point di Terminal Bus Kampung Rambutan, dari sini kami naik Bus ke arah puncak. Rombongan kami ada tiga belas orang terdiri dari dua orang perempuan (aku dan sahabatku ulfa) dan sisanya laki-laki (Kak Bayu, Kak Lutfi, Rizky, Adit, Soleh, Artur, Ryan, Ari, Iqbal, Indra, dan Oboy). Awalnya kami tak saling kenal satu sama lain, aku dan ulfa hanya mengenal Kak Bayu. Dia seorang pencinta alam dan memiliki banyak pengalaman mendaki gunung. Sedangkan laki-laki yang lain adalah teman-teman Kak Bayu, beberapa memang suka mendaki bersamanya, ada juga yang masih pemula (termasuk aku dan ulfa). Begitulah kenapa aku menyebut mereka semua teman ketemu gede.

Alun-alun Surya Kencana.

Pukul 01:00 WIB, kami sudah sampai di kawasan Cibodas. Udara puncak tengah malam terasa begitu dingin. Kami mendatangi satu dari sederetan warung makan yang ada di sana, warung tersebut juga menyediakan tempat beristirat bagi para pendaki yang akan memulai pendakian di pagi hari. Sehabis makan kami beristirahat menyiapkan tenaga untuk besok pagi.

Pukul 07:00 WIB, jalur pendakian Gunung Putri menjadi pilihan kami dari alternative yang lain. Sebelum mulai nanjak, mari semuanya berdo’a menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. “berdo’a mulai”,  “berdo’a selesai” pimpin Kak Bayu. Disini Kak Bayu selalu pesan sama kita, bahwa: “Tujuan utama kita mendaki bukanlah puncak yang ada di atas sana, tapi kembali ke rumah dengan selamat itulah tujuan utama kita”. “Bukan berlomba-lomba sampai puncak lebih dahulu, tapi bersama-sama menempuh perjalanan dan rintangan, sampai kita menaklukkan puncak dengan personil yang utuh”.

Bismillah, kami mulai mendaki jalur pendakian. Tak terasa pukul 10:00 WIB kita sudah sampai di Pos 1. Dimana untuk menuju puncak kita harus melalui tiga Pos (ditandai adanya pendopo untuk beristirahat sejenak) di Pos 1 kami duduk istirahat lima menit, sambil mengambil foto rombongan kami.

Alun-alun Surya Kencana.

Perjalanan berlanjut, dengan nafas yang lumayan ngos-ngos’an kami sampai di Pos 2 pukul 12:00 WIB. Kami istirahat sejenak sambil masak mie goreng sebagai menu makan siang. Mie yang sudah santap beralaskan kertas nasi, posisi duduk membentuk lingkaran, kemudian kami mulai makan dengan lahap. Ini makan siang paling nikmat dan paling romantis loh. Diadakan ditengah hutan, ditemani pepohonan tinggi menjulang, serta diiringi kicau burung yang sedang berbincang.

Kembali berjalan, sekarang kami tiba di Post 3, pos terakhir sebelum nantinya akan sampai ke leher gunung. Di sini kami tidak berhenti, kami terus melanjutkan perjalanan dengan nafas yang sudah tersengal-sengal, keringat membanjiri wajah, serta persediaan air yang hampir habis.

Pukul 15:00 WIB kami berhasil sampai di leher gunung, atau yang sering disebut “Alun-Alun Surya Kencana” surganya Gunung Gede Pangrango (luasnya sekitar dua kali dari luas Gelora Bung Karno), di sini pula padang Bunga Edelweis terhampar.

Puncak Gunung Gede.

Masya Allah, semua lelah selama kurang lebih delapan jam mendaki, terbayar sudah dengan panorama pemandangan dua puncak gunung yang menakjubkan dikelilingi  hamparan bunga eidelweis yang bermekaran seolah melambai memanggil kita untuk mendekat dan minta berfoto bersama (hanya boleh dilihat dan di foto ya, tidak boleh dipetik apalagi dibawa pulang). Senyum lebar serta perasaan masih tak percaya kita bisa sampai disini, dimana sedikit lagi menuju puncak Gunung Gede, melihat maha karya Sang Pencipta yang sungguh luar biasa.

Kami memutuskan bermalam disini dan besok pagi baru nanjak ke puncak, aku dan ulfa menyiapkan menu makan malam kita yaitu Spaghetti Bolognise, Emmm Yummy! Sedangkan yang lain bertugas membuat tenda dan mengambil persediaan air di mata air. Setelah puas makan malam dan berbincang-bincang, kami masuk tenda untuk beristirahat. Udara malam yang sangat dingin bersuhu enam derajat Celcius ini, membuat kami tidur nyenyak dibalut sleeping bag masing-masing.

Pukul 05:00 WIB, Sang Surya membangunkan kami memberikan energi positifnya lagi hari ini. Panorama sunrise yang indah jelas terlihat dari sini, meskipun tidak melihatnya pas di atas Puncak, kami tetap senang. Sarapan kami adalah Pop Mie dan secangkir teh, lalu lekas bergegas membawa semua barang bawaan dan bersiap melangkah menuju puncak (yang sudah tak sabar kita nanti-nantikan).

Pemandangan Gunung Pangrango dari puncak Gunung Gede.

Kurang lebih dua jam perjalanan, Alhamdulillah… akhirnya kita sampai Pas di Puncak Gunung Gede, kita berada di ketinggian 2.958 mdpl pada pukul 08.00 WIB. Pemandangan yang sungguh indah sulit diungkapkan dengan kata-kata, rasa syukur yang tak henti-hentinya kami ucapkan kepada Sang Pencipta. Bahagia banget bisa sampai di Puncak Gunung Gede dengan selamat, bersama teman-teman hebat.

Setelah puas memandang panorama sekitar puncak gunung, adapun lereng dan lahar gunung terlihat dari atas sini, kami tentu mengabadikan moment ini dengan berfoto ria. Jejak kaki yang sudah terekam, foto-foto yang akan menjadi kenang-kenangan, dan memori ingatan yang abadi tak akan pernah terlupakan.

Terima kasih banyak untuk kalian teman-teman baru yang menyenangkan, meskipun awalnya sedikit malu-malu untuk berbaur dan saling mengenal. Tapi ending-nya kalian luar biasa, keren, the best! tiga hari dua malam yang seru bersama kalian. Kapan-kapan kita nanjak bareng lagi ya!

Buat kalian para Travellovers yang belum pernah kesini, cobain deh, dijamin gak nyesel dan bikin ketagihan, asli! Hehee.. tempat ini bisa jadi salah satu pilihan wisata alam kalian. Oh iya, dapet salam dari Gunung Gede.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.