Menapaki Setiap Pesona Gunung Prau Via Wates

0
514
View dari puncak Gunung Prau.

Menelusuri keindahan alam Indonesia memang tidak ada habisnya. Dari mulai dasar laut, hingga puncak gunung selalu menyajikan pesonanya tersendiri. Saat ini, kegiatan pendakian gunung menjadi aktivitas yang banyak digandrungi kaum muda. Kegiatan yang menantang serta view yang didapatkan dari ketinggian menjadikan gunung-gunung di Indonesia ramai oleh para pendaki. View yang didapatkan dari setiap gunung pun berbeda-beda, karena itulah setiap gunung akan menciptakan cerita yang berbeda. Kali ini, saya akan menceritakan pendakian Gunung Prau via Wates. Gunung Prau sendiri merupakan salah satu gunung terkenal yang menjadi tujuan banyak pendaki karena memiliki view yang unik dan menakjubkan, yaitu Bukit Teletubis.

Pendakian Gunung Prau bisa melewati beberapa jalur. Jalur yang ramai dan kebanyak dipakai oleh para pendaki adalah via Patakbanteng dan Dieng. Pendakian via kedua jalur tersebut umumnya memerlukan estimasi waktu sekitar 2-3 jam, meskipun medan agak terjal. Nah, untuk kali ini, saya akan menceritakan jalur pendakian via Wates. Jalur pendakian ini memang lebih sepi oleh pendaki. Pendakian umumnya memerlukan waktu sekitar 4 jam dengan medan yang lebih landai.

Perkebunan pada awal pendakian gunung prau jalur pendakian via Wates.

Perjalanan dimulai dari basecamp Wates, dari basecamp pendaki akan berjalan melewati rumah-rumah warga. Pendakian di awal jalur ini terasa lebih berat, karena jalan yang agak curam. Akan tetapi, medan berupa jalan berplester yang bisa dilewati oleh motor. Terlepas dari perumahan warga hingga pos 1, pendaki akan berjalan melewati kebun-kebun yang sangat luas. Pos 1 sendiri merupakan perbatasan antara perkebunan dengan hutan, karena jalan hingga pos 1 dapat diakses menggunakan motor, warga di sini menawarkan jasa ojek dari basecamp hingga pos 1 dengan tarif Rp 20.000. Estimasi waktu yang diperlukan dengan berjalan kaki dari basecamp hingga pos 1, yaitu sekitar 45 menit.

Perjalanan dari pos 1 menuju pos 2 mulai didominasi oleh hutan dengan pohon-pohon besar. Jarak yang ditempuh dari pos 1 hingga pos 2 lebih dekat jika dibandingkan jarak dari basecamp hingga pos 1. Bila sobat travelers telah sampai di pos 2, akan ditandai dengan sebuah papan bertuliskan “Pos Kedua”. Pos kedua ini, tidak memiliki area datar yang luas, sehingga tidak memungkingkan untuk dijadikan camp area, kecuali dalam keadaan darurat. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk sampai pada pos kedua, yaitu sekitar 30 menit.

Prau jalur pendakian via Wates.

Titik pos kedua hingga ketiga memiliki jarak tempuh yang lebih dekat dibandingkan dari pos pertama hingga kedua, berdasarkan peta yang diberikan. Jalur masih berupa hutan dengan pohon-pohon besar, tetapi kali ini, semakin ke atas semakin banyak pohon pinus gunung yang mendominasi. Pos 3 berupa area datar yang cukup luas, dan berada di bawah pohon-pohon pinus gunung. Pada dekat pos 3 juga terdapat sumber air dari pipa yang dialirkan ke kebun warga. Setelah menggunakan air, jangan lupa tutup kembali pipa air nya ya, sobat travelers. Dari segi kondisi, pos 3 memang cocok dijadikan tempat camp, tetapi perlu diperhatikan peringatan yang tertulis di papan berupa gambar babi hutan. Gambar tersebut cukup kecil, sehingga kemungkinan banyak pendaki tidak menyadari keberadaannya. Artinya, tempat tersebut tidak aman karena babi hutan sering muncul di area ini. Estimasi waktu yang diperlukan dari pos 2 hingga pos 3 adalah kurang dari 30 menit.

Gunung Prau jalur pendakian via Wates.

Selepas pos 3, jalur mulai terbuka dan melewati padang rumput atau sabana. Dari sini akan ada percabangan jalur menjadi dua, satu jalur melewati Bukit Cinta, dan yang lain melewati Tangga Rindu. Kedua jalur akan terhubung kembali menjadi satu jalur. Bedanya hanyalah sudut pandang view yang berbeda dari Bukit Cinta dan Tangga Rindu. Jalur masih berupa sabana yang luas hingga area datar luas yang digunakan sebagai camp area yang terletak tidak jauh dari puncak Gunung Prau.

Puncak Gunung Prau inilah yang banyak diincar pendaki dan membuat gunung ini banyak diminati. Dari puncak terlihat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang berjajar di depan mata. Terlihat pula dari kejauhan Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Gunung Andong dan puncak Gunung Lawu pun dapat dilihat dari puncak Gunung Prau. Deretan Gunung-gunung inilah view menakjupkan yang dilihat dari Bukit Teletubies atau puncak Gunung Prau. Estimasi waktu yang diperlukan dari pos 3 hingga puncak yaitu sekitar 1 jam.

Gunung Prau via Wates terletak di Desa Wates, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung. Biaya retribusi untuk melakukan pendakian via Wates yaitu, sebesar Rp 20.000 per orang. Sedangkan untuk biaya parkir satu buah sepeda motor, yaitu Rp 3.000. Bagaimana sobat travelers, tertarik untuk menikmati uniknya keindahan alam di Gunung Prau?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.