Mempelajari Seni Kontemporer di Bangkok Art and Culture Centre (BACC)

0
131
Lukisan di dinding.

Selain destinasi wisata berbayar seperti Wat Arun, Wat Pho, dan Grand Palace, Bangkok juga memiliki destinasi wisata lainnya yang tidak berbayar. Satu di antaranya adalah Bangkok Art and Culture Centre (BACC). Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk. Secara keseluruhan, pengunjung bisa menikmati semua seni kontemporer dengan bebas. Pengunjung bisa melihat sisi lain dari budaya Thailand yang tercermin dari keseniannya.

Bangkok Art and Culture Centre sangat mudah dijangkau dengan transportasi BTS Skytrain. Kalian hanya perlu turun di Stasiun National Stadium kemudian berjalan kaki sekitar 2 menit ke arah sebelah kiri. Bangkok Art and Culture Centre sudah terhubung dengan gedung stasiun sehingga mudah sekali menemukannya di tengah-tengah Kota Bangkok. Bangkok Art and Culture Centre juga berseberangan dengan MBK Shopping mall. Keluar dari kereta, kalian akan dipandu dengan keberadaan papan informasi yang terpampang di stasiun.

Saat ke sini, saya menjadikan Bangkok Art and Culture Centre sebagai destinasi yang wajib dikunjungi saat malam hari. Mengapa? Karena wisata ini bersifat indoor sehingga foto yang dihasilkan dari destinasi wisata ini tetap bagus karena pencahayaan yang bagus dari dalam gedung sehingga pagi hingga sore hari kalian bisa berkeliling ke destinasi wisata yang bersifat outdoor.

Lukisan 2D yang dipamerkan.

Bagi saya, yang bukan penikmat seni, datang ke Bangkok Art and Culture Centre merupakan pengalaman yang berharga karena bisa menyaksikan keunikan seni kontemporer yang disajikan. Bahkan, saya masih bingung dengan beberapa seni yang ada di sana. Saya sudah membaca keterangannya dalam bahasa Inggris, tetapi tetap susah dipahami. Jadilah, selama di Bangkok Art and Culture Centre, saya hanya bekeliling sambil berfoto ria. Namun, bagi pecinta seni, Bangkok Art and Culture Centre bisa menjadi destinasi wisata yang bisa memantik lahirnya inspirasi baru.

Selama di dalam Bangkok Art and Culture Centre, kalian harus menjaga tata krama ya. Maksudnya adalah tidak melanggar peraturan yang diterapkan, misalnya mematuhi larangan memotret dengan menggunakan flash, tidak boleh merusak dengan cara mencorat-coret hasil karya seniman, tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam, dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya, seperti berteriak-teriak di dalam Bangkok Art and Culture Centre.

Hasil karya seni yang dijual.

Bangkok Art and Culture Centre yang difungsikan sebagai museum seni kontemporer ini memiliki bentuk bangunan yang unik dan tidak biasanya. Boleh dikatakan jika museum seni ini memiliki bangunan seperti mal. Gedungnya memiliki banyak lantai dan tiap lantai dihubungkan dengan eskalator atau tangga berjalan. Selain itu, tempatnya sangat bersih dan nyaman bagi pengunjung. Petugas pun menjaganya sangat ketat sehingga tidak ada kehilangan barang di area ini.

Uniknya, pengunjung bisa membuat perhiasan sendiri berupa liontin nama dalam bahasa Mandarin, Jawa, Sansekerta, dan Thailand. Kalian akan diajar membuatnya dan bisa membawanya pulang. Kalian pun akan dikenai biaya jasa dalam pembuatannya dan bahan pembuatannya. Selain itu, kalian bisa melihat aneka kesenian, mulai dari seni lukis 2D, 3D, 4D, fotografi, ilustrasi, patung, dan masih banyak lagi.

Bangkok Art and Culture Centre buka tiap hari kecuali hari Senin. Pastikan kalian datang pada waktu yang tepat. Untuk waktunya, Bangkok Art and Culture Centre buka dari pukul 10.00 hingga 09.00 waktu Thailand. Namun, kalian tidak perlu khawatir karena antara Thailand dengan Indonesia tidak ada selisih jam. Jadi, jika di Indonesia jam 09.00, di Thailand pun jam 09.00.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.