Memiliki Jalur yang Ekstrim, Berikut Tips Mendaki Gunung Sindoro Via Kledung

0
125
Gagahnya Gunung SUmbing dilihat dari jalur pendakian Sindoro via Kledung.

Meski harus melalui medan terjal dan menguras energi, mendaki gunung telah menjadi aktivitas favorit banyak orang. Maka tak heran jika gunung saat ini tak lagi sepi seperti dulu kala. Nah, salah satu gunung yang menjadi primadona para pendaki adalah Gunung Sindoro. Untuk mendaki gunung ini, kita bisa melewati berbagai jalur, antara lain Sigedang, Alang-alang Sewu, Tambi dan Kledung.

Jalur Kledung adalah jalur favorit para pendaki. Maka tak heran, jika jalur ini relatif ramai, terutama saat akhir pekan dan tanggal merah. Jalur ini terletak di Desa Kledung, tepatnya di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Sebenarnya, rute pendakian Sindoro melewati jalur Kledung ini sangat susah. Mungkin, para pendaki lebih banyak memilih jalur Kledung karena letak basecamp pendakian yang sangat strategis sehingga mudah dijangkau kendaraan umum.

Mendaki Sindoro melalui jalur Kledung adalah pendakian paling susah yang pernah saya lakukan. Bagaimana tidak? Kondisi jalur yang cukup licin dan kemiringan yang ekstrim menjadi tantangan tersendiri, terutama saat kita membawa beban berat.

Lautan awan yang indah di jalur pendakian Sindoro Via Kledung.

Pos pendakian juga sangat sedikit sehingga jarak antar pos cukup jauh. Inilah yang membuat mental turun saat proses pendakian sehingga tak sedikit pendaki yang gagal mencapai puncak.

Tanjakan di Gunung Sindoro via Kledung juga terkenal dengan julukan “Pemberi Harapan Palsu” di kalangan pendaki. Julukan tersebut diberikan karena setiap berhasil melewati satu tanjakan, pemandangan puncak ada di depan mata, tetapi masih ada tanjakan lain yang harus kita lewati.

Namun, rasa lelah yang kita lewati akan terbayar lunas saat kita berhasil melihat lautan awan dan kegagahan Gunung Sumbing selama proses pendakian. Jadi, sebelum mendaki kita benar-benar harus melakukan persiapan matang.

Karena mendaki Gunung Sindoro lewat Kledung membutuhkan tenaga dan mental yang kuat, kita harus benar-benar menyiapkan diri dengan baik dan mencari informasi sebanyak mungkin tentang proses pendakian. Berikut tips mendaki Gunung Sindoro via Kledung.

Medan yang terjal dan menguras energi saat pendakian Sindoro via Kledung.
Manajemen Waktu

Mendaki Gunung Sindoro via Kledung setidaknya membutuhkan waktu dua hari satu malam untuk mencapai puncak agar energi tidak terkuras habis saat pendakian. Selain itu, teman-teman juga bisa menikmati pemandangan yang indah dengan lebih santai.

Namun jika tak memiliki banyak waktu, teman-teman bisa menggunakan jasa ojek dari basecamp hingga pertengahan pos 2. Jarak antara basecamp hingga pertengahan pos 2 kurang lebih sekitar 4 KM dengan waktu tempuh jalan kaki sekitar 3 jam. Dengan jasa ojek bertarif Rp 25.000 per orang, kita cuma butuh waktu sekitar 15 menit untuk mencapai pertengahan pos dua.

Manajemen Bekal

Perbekalan adalah aspek penting dalam pendakian. Jadi, pastikan kita mebawa bekal yang cukup agar tidak dehidrasi dan kelaparan selama mendaki. Membawa bekal berlebihan juga hanya memperberat beban kita.

Saat hari-hari tertentu, terutama saat akhir pekan dan tanggal merah, toko-toko yang menjual minuman dan makanan bisa kita temui di sepanjang jalur pos 1 hingga pos 3. Jadi, teman-teman bisa mengurangi beban bawaan dengan membeli makanan atau minuman di jalur pendakian.

Kawah aktif di puncak Gunung Sindoro.
Waspada Babi Hutan

Pos tiga dan sunrise camp adalah lokasi yang biasa digunakan untuk mendirikan tenda. Saat beristirahat di dalam tenda, teman-teman harus waspada pada babi hutan yang berkeliaran.

Babi hutan di Gunung Sindoro biasanya muncul di area sunrise camp dan pos tiga untuk mengambil makanan para pendaki. Sebagai antisipasi, sebaiknya teman-teman menggantung perbekalan di pepohonan agar babi hutan tidak mudah menjangkaunya.

Bawa Air dan Makanan yang Cukup Saat Menuju Puncak

Jalur dari sunrise camp menuju puncak sangat jauh, yaitu membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Selain itu, banyak sekali puncak PHP dan tanjakan yang membuat mental para pendaki menurun sehingga gagal menggapai puncak.

Oleh karena itu, bawalah perbekalan yang cukup, terutama pasokan air agar kita kembali bertenaga dan kuat melalui medan hingga puncak. Selain itu, sepanjang area pos tiga hingga puncak sudah tidak ada warung yang menjajakan makanan dan minuman. Jalur Kledung juga tidak memiliki sumber air.

Jalur menuju puncak Gunung Sindoro via Kledung.
Jangan Berada di Puncak Saat Siang Hari

Gunung setinggi 3.153 mdpl ini masih memiliki kawah aktif yang mengeluarkan bau belerang menyengat, terutama di atas jam 11 siang. Untuk menghindari masalah pernapasan, teman-teman sebaiknya tidak berada di puncak saat waktu telah menujukan pukul 11.00 WIB.

Pada jam-jam tersebut, bau belerang semakin menyengat yang membuat kita sulit bernapas. Sebaiknya, kita juga mengenakan masker atau buff saat berada di puncak. Jika cuaca sedang buruk atau kondisi tubuh tak memungkinkan, jangan paksaan diri untuk menggapai puncak. Keselamatan diri adalah hal terpenting dan kita bisa kembali mendaki di lain waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.