Melihat Pasar Keju Alkmaar, Diadakan Sejak Abad Pertengahan

0
516
Berbagai keju yang dijual di stand.

Belanda merupakan sebuah negara di Eropa bagian barat laut yang menjadi destinasi favorit banyak wisatawan. Negara yang populer dengan kincir angin, bunga tulip dan sepatu bakiak kayunya ini memang memiliki banyak kota yang menjadi destinasi wisata. Sebut saja Amsterdam, Rotterdam, Den Haag, dan berbagai kota lainnya. Namun pernahkah mendengar kamu tentang Alkmaar?

Alkmaar merupakan sebuah kota kecil provinsi North Holland, terletak sekitar 45 km di sisi utara dari kota Amsterdam. Tidak seperti Amsterdam atau Rotterdam, kota Alkmaar memang bukan kota yang akrab di telinga wisatawan asing, terutama wisatawan dari Indonesia. Namun tahukah kamu, kota yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki event menarik yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta keju: Pasar Keju!

Ya, Belanda memang bisa disebut sebagai Negeri Keju. Sama halnya dengan bunga tulip dan kincir anginnya, keju atau ‘kaas’ dalam bahasa setempat sudah menjadi bagian dari identitas nasional Belanda. Kini Belanda merupakan eksportir keju terbesar di dunia lho! Salah satu keju belanda yang kita kenal dan sudah mendunia adalah keju Edam dan keju Gouda. Bentuknya bulat atau bulat pipih, dengan bagian kulit luar yang berwarna kuning atau dibungkus kertas berwarna merah. Negara Raja Willem-Alexander ini sudah memiliki industri keju sejak ratusan tahun yang lalu. Industri keju yang berkembang pesat ini memunculkan pasar keju di beberapa kota di Belanda. Salah satu kota yang masih mengadakan pasar keju sejak abad pertengahan ini adalah Alkmaar.

Pasar Keju Alkmaar.

Event Pasar Keju Tradisional di Alkmaar diadakan di Waagplein, tepatnya di halaman Gedung Museum Keju. Lokasinya tidak jauh dari Grote of Sint-Laurenkerk (Gereja Besar St. Lauren). Pasar keju ini diadakan setiap hari Jumat dari pukul 10.00 sampai pukul 13.00. Event ini hanya berlangsung dari bulan April hingga September. Untuk kepastiannya, kamu bisa melihat jadwal event ini di situs www.kaasmarket.nl

Di event pasar keju ini, kamu bisa melihat peragaan transaksi keju ala model zaman dulu. Dimulai dari para petani keju yang datang membawa produk kejunya dengan gerobak khusus atau perahu melalui kanal, kamudian dibawa oleh tim pengangkut keju (kaasdrager) untuk ditimbang beratnya. Uniknya, setiap kaasdrager dipimpin oleh seorang “bapak keju” yang bertugas mengawasi dan mencicipi keju yang akan ditimbang. Setelah keju ditimbang, kaasdrager membawa keluar keju-keju tersebut untuk dibawa ke tempat para pembeli atau pemesan. Prosesi pasar keju ini telah berlangsung sejak tahun tahun 1539 lho!

Petani keju yang membawa kejunya dengan perahu melalui kanal.

Tidak hanya melihat atraksi jual beli, di sini kamu juga bisa membeli langsung keju-keju yang mereka jajakan lho. Kamu bisa membeli keju dari noni-noni Belanda yang berkeliling dengan pakaian lengkap dan topi khas Belanda. Harganya pun relatif murah dibanding jika kamu membeli di toko, dan sudah diberi kemasan yang menarik. Selain itu dijual juga keju yang dipaketkan dengan barang lainnya, seperti selai atau pisau pemotong keju. Kalau kamu belum berminat untuk membeli, di antara mereka ada juga kok yang membagikan cicipan keju gratis. Hehehe

Jika sudah puas melihat atraksi jual beli, kamu bisa mampir ke berbagai stand yang menjual keju di sekitar lokasi event. Jika penasaran dengan rasa kejunya, kamu bisa mencicipi berbagai jenis keju di stand-stand tersebut. Keju yang dijual sangat variatif, baik jenis, rasa, maupun aromanya. Ada keju dari susu kambing, keju sambal yang terasa pedas, keju pesto yang beraroma bawang, hingga keju dengan rasa mustard. Keju yang dijual juga dikategorikan menurut usianya, yaitu jong (1 bulan), belegen (4 bulan), oud (10 bulan), dan overjarig (1 tahun lebih). Semakin tua umurnya, tekstur kejunya akan menjadi lebih kering dengan rasa yang lebih tajam.

Noni Belanda yang menjajakan keju kepada wisatawan.

Selain ajang perkenalan kegiatan pasar keju kepada wisatawan, event ini juga bertujuan merawat tradisi di Belanda yang sudah berumur ratusan tahun. Oh ya, untuk menyaksikan acara pasar keju ini kamu tidak perlu membayar uang sepeserpun.

Tertarik untuk mengunjungi Pasar Keju Alkmaar?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.