Masjid Menara Kudus, Lambang Toleransi Umat Beragama di Kota Kudus

0
144
Penampakan Masjid Menara Kudus.

Kali ini aku akan menceritakan perjalananku di Kota Kudus. Kota Kudus ini merupakan Kota terkecil di Jawa Tengah ya. Jadi tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk bisa berkeliling di Kota Kudus. Terdapat salah satu tempat unik yang wajib dikunjungi ketika kalian berwisata ke Kota yang sering dijuluki sebagai Kota Kretek ini. Tempat tersebut adalah Menara Kudus. Menara Kudus merupakan salah satu ikon kota Kudus yang merupakan peninggalan bersejarah pada masa Sunan Kudus.

Menara Kudus biasa disebut sebagai Masjid Menara Kudus karena tepat di sebelah menaranya terdapat sebuah masjid yang sering digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam. Masjid Menara Kudus ini memiliki nama Masjid Al Aqsa merupakan suatu bangunan bersejarah di Kota Kudus yang menunjukkan simbol toleransi umat beragama.

Menurut ceritanya pada masa itu, ketika Sunan Kudus pertama kali datang ke kota ini, mayoritas penduduk di daerah tersebut memeluk agama Hindu. Sunan Kudus yang merupakan seorang tokoh agama Islam, akhirnya memberikan penghormatan kepada umat Hindu dengan membangun Menara yang merupakan bangunan yang mirip seperti bangunan tempat ibadah umat Hindu. Kemudian, di sebelahnya didirikan Masjid yang dikenal sebagai Masjid Menara Kudus. Kompleks Masjid Menara Kudus ini mengandung makna mendalam mengenai toleransi umat beragama. Tak jauh dari kompleks Masjid Menara, terdapat sebuah klenteng tempat ibadah umat Konghuchu. Dari sinilah, kita dapat melihat keindahan hidup berdampingan umat beragama.

Jajanan Khas (Martabak Telur Puyuh).

Selain itu, ada sebuah tradisi unik yang diajarkan oleh Sunan Kudus kepada masyarakat Islam untuk menghargai masyarakat Hindu. Untuk menyebarkan agama Islam di Kudus, Sunan Kudus menggunakan metode pendekatan akulturasi budaya. Salah satu Kendaraan Dewa Umat Hindu adalah sapi atau lembu, sehingga sapi merupakan hewan spesial bagi umat Hindu. Oleh sebab itu, Sunan Kudus memerintahkan umat Islam di Kota Kudus untuk tidak menyembelih sapi untuk menghormati umat Hindu karena kita hidup berdampingan.

Nah, inilah jawaban kenapa mayoritas masakan di Kota Kudus menggunakan hewan Kerbau seperti soto kerbau maupun sate kerbau. Hingga saat ini, budaya tersebut masih dilestarikan oleh sebagian orang bahkan harga daging kerbau di kota Kudus akan menjadi lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi.

Tampat ini merupakan salah satu list wisata religi di Kota Kudus. Bentuk bangunan yang unik dan fotogenik serta cerita di baliknya membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi kalian yang berencana berlibur di kota terkecil di Jawa Tengah ini. Jika kalian hendak pergi ke Masjid Menara Kudus aksesnya sangat mudah sekali. Masjid Menara Kudus terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, tak jauh dari alun-alun simpang 7. Jika kalian berjalan dari alun-alun simpang 7 maka kalian bisa menggunakan jalan ke arah barat maka sekitar 5 menit menggunakan motor kalian akan sampai di sana. Lokasinya berada disebalah kanan jalan. Kalian juga bisa mencarinya di Google Maps agar lebih mudah mencarinya.

Gapura Pintu Masuk Kompleks pemakaman Sunan Kudus.

Kawasan Masjid Menara Kudus ini tak pernah sepi pegunjung khususnya di bulan-bulan tertentu karena banyak sekali yang melakukan ziarah ke Makam Sunan Kudus. Di area ini, selain terdapat masjid dan Menara Kudus juga terdapat kompleks pemakaman Sunan Kudus. Untuk memasuki kompleks ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis kecuali biaya parkir. Selain itu, di sekitaran menara juga banyak sekali orang berdagang oleh-oleh khas Kota Kudus ataupun cendera mata seperti jenang, gelang, baju, blankon, jajan dan lain sebagainya.

Akan lebih direkomendasikan ke tempat ini menggunakan motor karena lebih mudah dijangkau aksesnya. Jika kalian pergi ketempat ini rombongan menggunakan bus, kawasan parkirnya terletak agak jauh dari pusat wisata. Sehingga, kalian membutuhkan ojek atau becak yang sudah disediakan di kawasan tersebut untuk mencapai Menaranya.

Jika kalian hendak jalan kaki juga bisa akan tetapi akan membutuhkan lebih banyak tenaga karena jauh. Jika kalian membawa mobil pribadi, terdapat sebuah penitipan mobil tak jauh dari kompleks Menara Kudus untuk menitipkan mobil tersebut.

Bagitulah ceritaku melakukan perjanalanan di Kudus. Tempatnya kecil tapi unik adat dan budayanya. Budaya yang kental di perkomplekan Masjid Menara Kudus adalah Buka Luhur di mana akan dibagikan nasi ‘Jangkrik’ yang unik. Selain iu, wisata kulinernya juga sangat beragam dan enak-enak. Jangan Lupa persiapkan diri kalian untuk berkunjung ke Kudus ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.