Masih Muda dan Baru Pertama Kali Traveling Idealnya Ke Mana Ya?

0
1208
(sumber: unsplash.com)

Sewaktu kecil pasti terngiang ingin sekali mengelilingi dunia, sampai di awal umur 20 dan merasakan penghasilan sendiri, hasrat ingin traveling pasti semakin menggebu-gebu. Sangat wajar apabila ada hasrat dan keinginan seperti itu. Terlebih, setiap orang memiliki cara sendiri untuk memenuhi wanderlust atau dengan kata lain hasrat untuk traveling. Namun perlu diperhatikan kembali, walau masih muda dan baru merasakan penghasilan sendiri. Perlu juga membatasi pengeluaran antara pengeluaran pokok dan liburan. Apa bisa? Tentu bisa, bahkan dengan gaji setaraf upah minimum pun bisa kok keluar negeri. Lalu, untuk traveler baru dengan bujet terbatas idealnya ke destinasi dalam negeri atau luar negeri terlebih dahulu ya?

Saat ini, percaya atau tidak, dalam hal transportasi destinasi luar negeri terbilang lebih murah daripada pergi ke destinasi dalam negeri. Bahkan untuk beberapa destinasi favorit, sebut saja daerah Indonesia Timur, memerlukan biaya yang cukup menguras kocek dan tenaga yang ekstra. Namun, yang perlu diingat bahwa tidak semua destinasi di Indonesia mudah untuk dilalui. Selagi kamu punya bujet yang cukup dan masih muda penuh semangat. Jangan melewatkan destinasi wisata di Indonesia, dengan kata lain prioritaskan destinasi wisata Indonesia sebagai bucket list wisatamu.

Selain dari beberapa destinasi wisata Indonesia masih asri, kamu yang masih muda pun tentu masih sanggup untuk menjelajah sudut Indonesia yang sulit dijangkau. Dari ujung Sabang hingga ujung Papua banyak sekali spot yang cantik namun tidak semua orang sanggup menggapai spot cantik tersebut. Maka, selagi raga masih prima, prioritaskan menjelajah Indonesia sebelum hijrah ke negeri orang. Terlepas dari harga tiket pesawat domestik yang ternyata lebih mahal daripada harga tiket luar negeri, rasanya merogoh kocek lebih dalam untuk menjelajah Indonesia akan lebih terasa worthy di masa tua.

Mungkin argumen memprioritaskan destinasi lokal daripada destinasi wisata luar negeri agak sulit diterima olehmu. Namun, jika dilihat kembali, bagi sebagian orang memilih destinasi luar Indonesia sebagai prioritas utama saat baru traveling dan masih muda memang terasa ‘shocking’ belum lagi beberapa kendala yang diprediksi akan menghambat travelingmu. Sebut saja, kendala bahasa, pengeluaran tak terduga, dokumen penting, dan masih banyak lagi, mungkin bagi kamu yang baru sekali merasakan traveling akan membuatmu terkejut. Menjelajah negeri sendiri sebelum ke luar negeri pun sebenarnya untuk ‘mematangkan’ mental sebelum ‘get lost’ di negeri orang lain. Terlebih, beberapa destinasi wisata luar negeri masih bisa dicapai dari umur mana pun dan vakansi luar negeri jauh lebih santai ketimbang vakansi di Indonesia. Misalnya, vakansi santai yang bisa kamu lakukan saat di luar negeri adalah mengunjungi beberapa negara yang sering dijadikan sebagai destinasi city traveling.

Setelah mempertimbangkan hal-hal ini mungkin kamu akan merasa terbebani dengan bujet yang harus dikeluarkan. Selagi kamu bisa mengatur segala kebutuhan dan pengeluaranmu, kamu bisa mendapatkan liburan impian baik itu keliling Indonesia atau pun pergi keluar negeri. Umumnya, kamu bisa mengatur gajimu dengan menyisihkan 50% gajimu untuk kebutuhan sehari-hari, 30% gajimu untuk kebutuhan lain atau bisa dikatakan sebagai bujet ‘refreshing’, dan 20% untuk tabungan lain. Jika kamu benar-benar memprioritaskan traveling, kamu bisa memotong 15% bujet refreshingmu sebagai tabungan travelingmu dan simpan sisa 50% pengeluaran sehari-harimu ke dalam tabungan travelingmu. Upaya lain yang dapat kamu lakukan pun macam-macam, kamu bisa tekan keinginan jajan di luar dan mulai makan masakan rumah, mulai membatalkan biaya berlangganan yang tidak begitu perlu atau mulai memangkas biaya nongkrong. Satu hal lagi yang begitu penting yaitu, rencanakan traveling yang rasional dengan pemasukan, jangka waktu dan upaya menabungmu ya.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.