Mari Menikmati Kesegaran di Air Terjun Kapas Biru, Lumajang

0
2084
Air Terjun Kapas Biru.

Apakah kamu sudah menyiapkan bucket list untuk mengisi liburan lebaran tahun ini? Jika sudah, boleh, dong, kasih bocoran, atau mungkin malah belum, ya? Kalau belum, saya akan merekomendasikan salah satu tempat untuk berlibur, nih.

Travelovers bosan dengan wisata alam seperti pantai dan ketinggian? Mungkin kamu perlu beralih! Ya, coba saja lakukan traveling ke tempat-tempat sunyi yang cocok untuk berkontemplasi. Mungkin yang kamu butuhkan hanya obrlolan dengan beberapa kawan serta puisi-puisi dari alam. Benar, kan?

Jadi, berangkat ke Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, sebuah daerah yang terkenal memiliki keindahan air terjun seperti Coban Sewu, Tumpak Sewu, Coban Ciblungan, Air terjun Goa Tetes dan juga Kapas Biru. Nahkali ini, saya ingin mengajak kalian untuk berkunjung ke Air Terjun Kapas Biru yang saya jamin akan membuat travelovers merasa beruntung pernah menyaksikan keindahan Tuhan dalam sekali hidup.

Air Terjun Kapas Biru dari Jauh.

Jika travelovers merupakan wisatawan dari Kota Jember maka kamu bisa memulai perjalanan dari jalan menuju Pasar Kencong – Jombang – Tempeh – Dampit – Candipuro – Gladak Perak/Piket Nol – Pronojiwo. Lokasi cukup mudah ditemukan, ikuti saja rute dan jika sudah sampai Kecamatan Pronojiwo dekat dengan Polsek Pronojiwo, maka akan ada beberapa sign di jalan yang menunjukkan titik lokasi Air Terjun Kapas Biru, jika dari Jember, maka travelovers membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam untuk mencapai tempat ini menggunakan motor atau mobil. Kecamatan Pronojiwo ini terletak di Lumajang bagian Selatan maka jika kamu dari arah Malang, membutuhkan waktu yang sedikit lebih singkat kurang lebih 2,5 jam dengan rute yaitu Kepanjen – Gondanglegi – Dampit – Tirtoyudo – Candipuro –  Gladak Perak/Piket Nol – Pronojiwo.

Oh iyalebih menariknya adalah kamu juga dapat mengintip dari dekat megahnya Gunung tertinggi pulau Jawa, yaitu Gunung Semeru di sela perjalananmu. Sesampainya di lokasi, kamu perlu parkir kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, tidak lupa membayar biaya retribusi sebesar Rp. 7.000 per orang.

Menemukan keindahan Air Terjun Kapas Biru tidak semudah itu, travelovers. Kamu akan diajak untuk melakukan tracking dari tanah terjal, naik turun dengan kemiringan 45-90 derajat, dan bahkan terdapat tangga vertikal dengan kemiringan hampir 180 derajat. Namun, kamu tidak perlu risau, karena tiap perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan alam, perkebunan buah salak, petak sawah, air terjun mini, serta suara cicit burung.

Pemandangan Gunung Semeru dari Air Terjun Kapas Biru.

Kurang lebih membutuhkan waktu 45 menit untuk menuju titik lokasi, dan tampaknya lelahmu akan menguap begitu saja saat mendengar suara gemuruh air jatuh dari ketinggian kurang lebih 100 m. Bahkan, jika kamu duduk radius 10 m, kamu masih bisa merasakan percikan air lembut yang menyerupai kapas.

Terbayar sudah dengan aktivitas yang bisa travelovers lakukan seperti berendam kaki, basah-basahan dan bagi kamu yang suka fotografi, kamu menemukan muse baru. Selain itu, juga terdapat fasilitas seperti gazebo dan toilet yang dapat kamu pergunakan di sana.

Nah, karena tergolong tempat wisata baru di Kabupaten Lumajang, sehingga saat kamu berkunjung, mungkin tidak banyak pengunjung lain yang kamu jumpai sehingga menjadikan tempat ini sedikit private untukmu.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera hubungi temanmu, kemas keperluan di dalam daypack-mu, persiapkan tubuhmu dalam keadaan prima dan pastikan untuk olahraga kecil-kecilan sebelumnya mengingat track yang harus dilalui, dan terakhir mulailah perjalanan menuju Air Terjun Kapas Biru yang yakin akan membuat kamu amnesia dengan segala urusan kerjamu. Cheerio!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.