Malino Kota Bunga: Sebuah Solusi Hilang dari Penat Kota Makassar

0
368
Pemandangan hutan pinus malino
Pemandangan hutan pinus malino

Kota Dingin yang Menyenangkan 

Malino merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Daerah ini merupakan salah satu wisata sejak zaman penjajahan Belanda, dan merupakan wisata akhir pekan paling diminati masyarakat Kota Makassar karena jaraknya yang lumayan dekat, sekitar 90 km dengan waktu tempuh rata-rata 1,5 jam sampai 2 jam. Malino sangat terkenal dengan wisata hutan pinus, daerah ini langganan sebagai tempat outbound atau tempat kegiatan alam beberapa himpunan kampus-kampus di Kota Makassar dan sekitarnya, juga Event tahunan yang rutin dilakukan pemerintah setempat untuk menggalakkan pariwisata daerah ini.

Beberapa objek wisata yang terkenal di Malino yakni Hutan Pinus, Air Terjun Takapala, Air Terjun Ketemu Jodoh, Wisata Malino Highland, Kebun Teh Nittoh, Lembah Biru, dan Gunung Bawakaraeng. Pada tulisan kali ini, saya akan membahas tempat-tempat indah di Malino, dan hal-hal menyenangkan yang bisa kalian lakukan untuk sebuah liburan singkat dan berkualitas.

Tempat parkir dan tampak orang-orang yang berlibur di malino
Tempat parkir dan tampak orang-orang yang berlibur di malino

Menikmati Malam dengan Segelas Sarabba

Saya sangat menyarankan untuk berkeliling di malam hari. Kalian bisa menikmati udara dingin pegunungan ditemani segelas Sarabba. Sarabba merupakan minuman khas Sulawesi Selatan, terutama daerah Makassar dan Gowa. Kalau Malang punya STMJ, maka Makassar punya sarabba. Minuman ini terbuat dari jahe, gula merah, santan dan tambahan rempah-rempah yang berbeda tergantung daerahnya.

Biasanya, hidangan khas yang begitu dinikmati jika berkunjung ke sini adalah sarabba ditemani mie rebus atau goreng juga jagung bakar. Jangan khawatir mencari kedai makanan, ataupun warung serba ada di sini. Di sepanjang jalan, hampir setiap rumah warga menyediakan makanan ringan, dengan selasar untuk berteduh ataupun sekadar menghangatkan badan.

Air Terjun Ketemu Jodoh
Air Terjun Ketemu Jodoh

Menyambut Pagi dengan Riuh Pasar Rakyat

Pasar Rakyat Malino merupakan tempat yang paling cocok untuk belajar dan dekat dengan warga lokal. Di sini pasarnya buka 24 jam, namun puncak keramaian biasanya di hari Minggu, mulai pukul 6 pagi. Jika berkunjung kesini di hari Minggu, kalian akan cukup beruntung mendapatkan berbagai macam buah-buahan segar dengan harga yang sangat murah. Selain itu, penjual baju-baju hangat juga hanya ada di hari minggu, sering kali berjualan di bahu jalan di sepanjang pasar ini.

Setelah menikmati keriuhan pasar dan kembali ke kota dengan segala kesibukannya, sebaiknya menikmati segelas besar cendol Malino. Tidak banyak berbeda dengan cendol pada umumnya, tapi cendol Malino memiliki adonan yang tidak berbau, dengan rasa yang lebih ringan. Selain itu kalian bisa membeli oleh-oleh khas berupa jajanan-jajanan ringan produksi rumahan. Hampir semua oleh-oleh di sini berbahan dasar gula merah, seperti dodol ketan, tengteng Malino, dan krupuk beras dengan lelehan gula merah di atasnya.

Suasana salah satu jalan di Malino
Suasana salah satu jalan di Malino

Akses dan Penginapan

Jarak dari Kota Makassar menuju Malino sekitar 90 km dan dapat ditempuh selama 1,5 sampai 2 jam perjalanan. Selain naik kendaraan pribadi seperti motor, mobil, ataupun bus (jika rombongan), kalian juga bisa ke Malino menggunakan pete-pete (sebuah transportasi umum seperti angkot dengan warna merah untuk kode Kabupaten Gowa). Pete-pete menuju Malino ini akan mengantar penumpangnya sampai di pasar rakyat Malino, letaknya persis di tengah-tengah kampung ini.

Untuk penginapan kalian tidak usah khawatir. Di sini kalian bisa menyewa kamar, atau vila dengan banyak pilihan. Mulai dari pigura “selamat datang”, kalian sudah disambut dengan kompleks vila di sebelah kiri jalan. Di depan hutan pinus juga terkenal untuk kamar dengan harga yang sangat murah, mulai 50.000 permalamnya. Jika kalian ingin menyewa vila, kalian tidak akan kesulitan menemukan vila yang cocok. Harganya bervariasi mulai Rp 800.000 – 2.000.000 permalamnya. Namun, jika ingin mendapatkan penginapan murah ditemani bintang, berkemah di hutan pinus menjadi salah satu pilihan yang menyajikan pengalaman menginap yang berbeda dari biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.