Makan Sambil Menikmati Pegunungan Beratan di Rumah Makan Taman Sari Bedugul

0
474
Suasana yang sejuk dengan hamparan sawah dan aliran sungai.

Rumah Makan Taman Sari berlokasi di Jl. Baturiti Bedugul, Batunya, Kec. Baturiti, Kabupaten Tabanan. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalan utama menuju obyek wisata Danau Beratan, Bedugul. Kurang lebih berjarak sekitar 4 kilometer dari Danau Beratan yang menjadi obyek wisata paling populer di Bali.

Makanan di Restoran ini disajikan dalam bentuk prasmanan. Lauk yang khas Bali dan perlu untuk dicoba adalah sate lilit serta sambal matah dan ayam bumbu kuning yang juara. Selain itu, di Rumah Makan Taman Sari juga ada bubur ketan hitam yang legit nan hangat. Untuk menambah menu sehat, terdapat menu makanan sayur seperti sayur lodeh. Serta ada buah-buahan seperti semangka dan rambutan.

Jika dilihat dari luar bentuk restorannya semi permanen. Atapnya terbuat dari ijuk, dengan tembok yang terbuat dari bambu. Lantainya terbuat dari kayu jadi lebih terkesan tradisional. Dan sebagian tembok juga ada yang berbahan kaca. Jadi bisa melihat pemandangan gunung secara langsung dari dalam restoran. Selain itu, juga terdapat patung dan dupa yang diletakkan di beberapa sudut. Ada sebuah patung Dewa Wisnu yang terletak tepat ditengah restoran. Lalu ada banyak tedung atau payung Bali dan ornamen lain yang menguatkan suasana khas Bali. Lukisan penari wanita Bali yang cukup banyak dan beragam lebih mempercantik rumah makan.

Patung Dewa Wisnu.

Tempat makan terdiri 3 lantai yang terbagi menjadi indoor dan outdoor. Lantai kedua dan ketiga adalah indoor dan paling banyak dipakai pengunjung untuk makan. Namun saya mencoba turun ke lantai satu karena pemandangannya yang cukup indah. Meskipun berada di luar atau outdoor, pemandangannya lebih indah dan hembusan angin yang sejuk.

Pemandangan yang tersaji di balik Restoran adalah aliran sungai dan sawah yang terbentang, serta jejeran Kaldera Gunung Api Purba Beratan. Saat saya datang cuacanya mendung, lalu berganti cerah. Hasilnya pegunungan yang ada bisa terlihat dengan indah. Tapi yang saya suka adalah hawa sejuknya yang terasa segar karena angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat saya nyaman. Meskipun awalnya nyaman duduk santai di luar, akhirnya saya masuk kembali ke dalam ruangan karena tiba-tiba cuaca cerah. Kulit yang sebelumnya terasa dingin menjadi kepanasan terkena cahaya matahari.

Suasana Tempat Duduk.

Buat pengunjung muslim jangan khawatir untuk tempat sholat karena disediakan musala. Sayangnya musala kurang luas, jadi jika membawa rombongan agak sedikit antri, sih. Namun untuk urusan menu makanan gak usah khawatir, sudah pasti dijamin halal karena pengunjungnya sih banyak yang muslim. Terbukti dari antrian mushola yang cukup panjang. Jadi tidak mungkin menu makanan yang mengandung babi.

Lokasi parkiran cukup luas, muat untuk bus dengan ukuran mobil dan bus. Saat saya datang banyak pengunjung yang datang rombongan. Namun karena kapasitasnya yang muat untuk ratusan orang jadi jangan khawatir. Di sini sebenarnya ada fasilitas karaoke, namun saya belum sempat mencobanya.

Rumah Makan Taman Sari buka pukul 8 pagi sampai 9 malam. Restoran ini menyajikan sarapan, makan siang dan makan malam. Namun paling enak mampir disni saat siang hari. Karena bisa menikmati pemandangan Kaldera Gunung Api Purba Beratan yang indah. Sayangnya jika musim penghujan, saat berkabut di siang hari tidak bisa menyaksikan pemandangan gunung. Rumah Malam Taman Sari selain menjual makanan berat, di rumah makan ini juga cocok untuk nongkrong ngopi di malam hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.