Liburan Seru ke Genting Highlands, Malaysia

0
1541
Patung Buddha Qungshui.

Genting Highland bisa jadi destinasi favorit kalian di Malaysia selain Kuala Lumpur. Dataran tinggi yang berada di Malaysia ini memiliki resort terkenal yaitu Genting Highland Resort. Sejak didirikan oleh Lim Goh Tong dari Fujian, China pada awal tahun 1960-an puncak pegunungan Titiwangsa ini berkembang dengan pesat. Bahkan saat ini sedang dilakukan pembangunan 20th Century Fox World. Di sini juga terdapat casino terbesar, hanya di tempat inilah orang Malaysia legal bermain judi. Karena saya tidak suka judi, jadi saya tidak mencoba ke casino-nya.

Karena merupakan dataran tinggi sehingga tempat ini memiliki hawa yang sejuk, sangat berbeda dengan di Kuala Lumpur. Genting Highland merupakan tujuan awal saya saat berlibur ke Malaysia. Saya berangkat dari Surabaya dengan penerbangan pagi dan sampai di Bandara KLIA2 pukul 10.00 waktu setempat. Setelah mengantri di loket imigrasi saya langsung mengikuti petunjuk arah menuju tempat bus.

Saya membeli tiket bus kearah KL Sentral yang merupakan pusat transportasi di Malaysia dengan harga 12 RM. Dari KLIA2  sampai KL sentral membutuhkan waktu sekitar satu jam. Ada dua laternatif cara untuk pergi ke Genting Highland. Bila kalian pergi berkelompok lebih baik menggunakan  taksi share. Selain mempersingkat waktu, harganya juga tak beda jauh dari bus. Namun bila kalian pergi sendiri atau berdua, baiknya menggunakan bus Go genting dengan harga 4.9 RM.  Loket pembelian tiket berada tepat di tempat penurunan penumpang bus KL Sentral.

Turun dari bus saya pun mengantri untuk membeli tiket menuju Genting Highland. Di loket ini, kalian juga bisa membeli tiket Awana Skyway, cable car yang akan mengantar kalian ke Resort Genting Highland. Harga tiket Awana Skyway sebesar 9 RM. Jika kalian ingin naik cable car dengan lantai kaca harga tiketnya lebih mahal yaitu 18 RM. Baiknya beli tiket pulang pergi biar tidak perlu antri lagi saat di Genting Highland nanti.

Setelah mendapat tiket, saya pergi makan siang dahulu di Little India yang terletak di sebrang KL Sentral. Setelah makan, saya kembali lagi untuk menunggu bus Go Genting yang dijadwalkan datang 10 menit lagi. Bus datang sesuai jadwal dan saya bersama turis-turis lainnya masuk bus dan duduk sesuai nomor kursi yang tertera di tiket. Perjalanan menuju Genting Highland tidaklah lama, hanya 45 menitan saja.

Pemandangan awal saat naik cable car yang melewati hutan tropis.

Sesampainya di terminal Genting, saya langsung menuju ke lantai 4, tempat cable car berada. Karena sudah membeli tiket di KL Sentral, saya tak perlu lagi mengantri di loket dan langsung menuju pintu masuk Awana Skyway. Kalian cukup scan barcode yang ada di tiket untuk masuk. Antrian untuk naik cable car cukup panjang, satu cable car bisa memuat 10 orang.

Akhirnya sampailah giliran saya untuk naik cable car bersama dengan pengunjung lainnya. Dari sini kalian bisa melihat hutan hujan yang berusia ratusan tahun. Pepohonan rimbun nan hijau membuat mata menjadi segar kembali. Perjalanan menuju Resort Genting Highland dengan cable car membutuhkan waktu 15 menit. Namun saya akan mampir dulu ke Chin Swee Temple. Jadi saya turun di pemberhentian pertama. Untuk menuju kuil megah ini, saya harus menurun dengan menggunakan esklator.

Pemandangan 20th Century Fox World dari atas cable car.

Tak perlu membeli tiket untuk bisa masuk ke sini. Kalian hanya perlu menyiapkan banyak energi saja karena kuil ini sangat luas. Saya disambut dengan pagoda yang tinggi menjulang. Karena merasa lelah saya urungkan niat untuk menaikinya. Setelah itu ada pula patung Qingshui. Patung seorang biksu Buddha yang dikenal sebagai dewa di Provinsi Fujian, China. Tak hanya itu, ada pula patung Dewi Kwan Im yang berdiri di atas teratai. Banyak sekali wisatawan yang berkunjung ke sini.

Setelah puas berkeliling Chin Swee Temple, saya kembali ke cable car station dan naik lagi ke atas ke Resort Genting Highland. Saat akan sampai ke resort nampak pemandangan di bawah, calon 20th Century Fox World yang sedang dibangun. Resort Genting Highland sendiri merupakan mall yang penuh dengan wahan permainan dan kedai makanan.

Salah satu karya seni yang di tampilkan di Museum Seni Kome.

Tujuan saya ke sini tak hanya mencoba kulinernya, namun saya ingin mengunjungi Museum Seni  Kome peng Heng. Letaknya berada di lantai 3 First World Plaza. Di sini ditampilkan karya tematik seni dan budaya dari Negara bagian timur semenanjung Malaysia, Pahang, Trengganu dan Kelantan. Karena satu rumpun dengan Indonesia jadi isinya hampir sama dengan apa yang saya temui di Indonesia. Misalkan saja wayang, layang-layang, kain batik dan permainan tradisional congklak. Untuk masuk ke sini kalian harus membeli tiket sebesar 9.5 RM.

Karena waktu sudah mepet dengan jadwal bus pulang, saya pun bergegas kembali. Meski hanya sehari saja di Genting Highland namun rasanya sangat menyenangkan. Suasananya yang adem bikin hati jadi tentram.Bila kalian sedang di Malaysia wajib banget untuk ke sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.