Lawang Sewu, Wisata Ikonik Kota Semarang

0
519
Lukisan Kaca Besar di Gedung Utama.

Lawang Sewu atau dalam Bahasa Jawa berarti seribu pintu, merupakan bangunan bersejarah yang terletak di Kota Semarang, tepatnya di sebelah timur Tugu Muda. Lawang Sewu merupakan bangunan peninggalan belanda yang awalnya merupakan gedung bernama Nederland-indische Spoorweg Maatscappij atau NIS.

Gedung ini merupakan awal mula sejarah perkeretaapian di Indonesia, di mana mulanya dibangun sebagai pusat perusahaan kereta api swasta, karena Lawang Sewu merupakan gedung yang dulunya dibangun pada masa penjajahan Belanda, gaya arsitektur dari gedung ini mengadopsi gaya bangunan di Eropa. Lawang Sewu sendiri dibangun oleh insinyur dari Belanda dan bahkan bahan yang digunakan dalam pembangunannya pun dibawa langsung dari Eropa.

Bangunan Lawang Sewu terdiri dari dua lantai dengan bangunan yang memanjang ke arah kiri dan kanan gedung utama. Warna bangunan lawang sewu didominasi oleh warna putih dan keemasan dengan pintu berwarna gelap. Jika dilihat dari luar, lawang sewu memang terlihat memiliki pintu yang cukup banyak, sehingga bangunan ini dinamai Lawang Sewu meskipun jumlah pintu tidak mencapai seribu.

Bangunan Utama Lawang Sewu.

Tidak hanya pada bagian luar, pada dalam bangunan juga terdapat banyak pintu yang menghubungkan tiap ruangan. Ruang-ruang dalam gedung ini terbilang cukup banyak dengan bentuk yang sama pada setiap ruangnya. Selain itu, terdapat banyak lorong-lorong panjang yang berada dalam bagunan ini. Sedangkan gaya arsitektur art deco-nya sangat kental dengan suasana zaman penjajahan Belanda dahulu.

Ketika sobat travelers memasuki gedung utama Lawang Sewu, sobat travelers akan diarahkan menuju tangga lantai dua. Dari tempat tersebutlah travelers dapat melihat kaca yang berukuran sangat besar dengan gambar dua noni. Menurut cerita, dua noni tersebut merupakan penjaga Lawang Sewu. Tapi sayangnya, pengunjung tidak diperbolehkan untuk masuk ke ruangan di lantai kedua gedung utama.

Beralih pada bangunan yang memanjang ke sisi kiri dan kanan gedung utama, pada lantai satu pengunjung dapat melihat museum yang berisi tentang sejarah Lawang Sewu, sejarah perkeretaapian, miniatur kereta dan jalunya, alat cetak kuno, hingga lukisan-lukisan tentang sejarah kereta api, stasiun, hingga lukisan bangunan Lawang Sewu sendiri. Di luar bangunan, terdapat taman yang cukup luas, dan pada taman ini terdapat beberapa monumen lokomotif tua yang sudah tidak difungsikan lagi.

Museum Kereta Api Lawang Sewu.

Selain wisata sejarah mengenai kereta api di Indonesia, Lawang Sewu juga menjadi lokasi favorit photo hunting bagi wisatawan. Rupanya, Lawang Sewu merupakan salah satu spot foto terbaik yang ada di Kota Semarang. Pintu dan jendela yang menjulang tinggi dan berukuran besar memberikan kesan unik dan kemegahan untuk dijadikan latar foto. Tidak hanya fotografi, Lawang Sewu juga menjadi spot favorit bagi pecinta seni seperti pelukis dan sketcher. Banyak setiap sudut bangunan ini yang dapat dijadikan objek lukisan atau gambar.

Baik keseluruhan bangunan, atau objek yang lebih detail seperti pintu, keramik, dan lorong, serta ruang-ruang di dalamnya. Daya tarik lain yang menjadikan wisata ini tetap ramai dikunjungi adalah karena banyaknya kisah mistis yang kini masih menjadi misteri. Beberapa cerita mistis tersebut umumnya berasal dari beberapa lokasi, antara lain berada pada sumur tua di Lawang Sewu, serta saluran air bawah tanah yang konon dijadikan penjara ketika gedung ini direbut oleh Jepang. Wah, menarik sekali ya, sobat travelers?

Lawang Sewu terletak di Jl. Pemuda, kompleks Tugu Muda, Kota Semarang. Karena terletak di tengah kota, Lawang Sewu menjadi sangat strategis dan mudah dijangkau baik menggunakan transportasi umum atau transportasi pribadi. Untuk bisa memasuki kawasan Lawang Sewu, pengunjung dewasa akan dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000. Sedangkan untuk anak-anak usia 6-12 tahun dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp. 5.000. Wisata Lawang Sewu sendiri dibuka mulai pukul 07:00 – 21:00. Bagaimana, tertarik memasukkan lawang sewu ke dalam list destinasi liburan, sobat travelers?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.