Lapangan Banteng, Nyaman Untuk Besantai, Menarik Untuk Belajar Sejarah

0
112
Pemandangan Lapangan Banteng pada Malam Hari.

Mungkin untuk sebagian masyarakat di Jakarta, tidak asing dengan Patung Selamat Datang di Bundaran HI ataupun Monumen Dirgantara yang lebih dikenal dengan Patung Pancoran. Monumen-monumen tersebut merupakan karya dari maestro pematung Indonesia, Edhi Sunarso. Selain Monumen tersebut, karya beliau lainnya yang patut kita kagumi yaitu Monumen Pembebasan Irian Barat yang letaknya di tengah Lapangan Banteng. Patung dengan tinggi 8 meter ini menggambarkan sosok lelaki gagah yang melepaskan rantai pada kaki dan tangan sebagai simbol terlepas dari belenggu penjajah.

Monumen yang diresmikan oleh Soekarno pada 18 Agustus tahun 1963 ini merupakan pengenang sejarah para pejuang Trikora (Tri Komando Rakyat) dan masyarakat Papua Barat yang memilih menjadi bagian NKRI. Perjuangan pembebasan seluruh tanah air Indonesia dari imperialisme bukan hanya Irian Barat, melainkan seluruh tanah air dari Sabang sampai Merauke.

Monumen yang memiliki nilai historis ini, berada di ruang terbuka umum Lapangan Banteng yang kini menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi oleh masyarakat. Berbagai kegiatan dapat dilakukan di sini seperti jogging, bermain basket, latihan menari atau dance, atau hanya sekadar duduk-duduk sekedar bersantai. Bagi yang menyukai fotografi pun, Lapangan Banteng layaknya bisa menjadi lokasi yang tepat untuk memotret momen menarik ataupun kegiatan foto shoot model.

Salah Satu Prasati pada Dinding Are Lapangan Banteng.

Lapangan ini cukup nyaman bagi para pengunjung karena selain lokasi yang bersih dari sampah, di sini juga tersedia beberapa fasilitas seperti lapangan olahraga, wahana bermain anak, toilet, spot menarik untuk berofoto hingga atraksi air mancur yang disertai lampu warna warni dan alunan musik di waktu tertentu. Selain itu, lokasi makin kian nyaman dengan pepohonan yang menambah sejuk ketika berkunjung di siang hari. Sedangkan pada malam hari, terdapat penerangan yang memadai. Jadi tidak aneh jika Lapangan Banteng selalu dikunjungi warga pada siang mau pun malam hari.

Selain untuk mengabiskan waktu bersama kerabat terdekat, di area ini juga terdapat beberapa informasi sejarah mengenai Pembebasan Irian Barat dalam bentuk prasasti yang dipajang pada dinding area Lapangan Banteng. Jadi pengunjung dapat bersantai sekaligus menambah wawasan sejarah mengenai Pembebasan Irian Barat di lapangan ini.

Lapangan Banteng beralamat di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Lokasinya dapat dijangkau pengunjung menggunakan transportasi umum seperti bus TransJakarta maupun KRL dengan tujuan Juanda, kemudian berjalan kaki menuju Lapangan Banteng. Sebagai fasilitas pendukung wisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, wisatawan dapat menggunakan Bus Tingkat secara gratis kemudian turun di Masjid Istiqlal jalan kaki menuju Lapangan Banteng.

Sudut yang Melihatkan 3 Puncak Bangunan Monumen Nasional, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

Lokasi Lapangan Banteng yang cukup strategis karena dekat dengan lokasi wisata lain dapat menjadi pilihan tepat bagi para turis yang menyukai kunjungan lebih dari satu destinasi di Jakarta. Destinasi dekat Lapangan Banteng yang dapat dikunjungi yaitu Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Monas (Monumen Nasional), Museum Nasional, hingga Museum Taman Prasasti. Kini trotoar yang tersedia untuk pedestrian semakin membaik jadi pengunjung yang hendak mengunjungi beberapa destinasi yang berdekatan tersebut dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Hal lain yang tidak boleh dilupakan ketika berkunjung ke lokasi menarik seperti Lapangan Banteng yaitu berbagi cerita melalui jejaring sosial yang kita miliki karena secara tidak langsung kita telah mempromosikan lokasi wisata lokal.

Lapangan Banteng beserta Monumen Pembebasan Irian Barat menjadi salah satu destinasi yang tepat bagi pengunjung yang menyukai wisata sejarah atau pun menginginkan ruang terbuka umum yang nyaman untuk disinggahi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.