Kuliner Langka Ramadan Khas Palembang, Ragit

0
947
(Sumber: instagram.com/didisuryadi234)

Saat mendengar makanan khas Palembang, apa sih yang di ingat? Pasti pempek, tekwan atau otak-otak. Namun, primadona fenomenal kuliner Palembang saat Ramadan justru bukan salah satu dari yang disebut tadi. Ragit, penampakan makanan Ramadan khas Palembang satu ini memang terlihat familiar, apalagi bagi kamu yang senang dengan makanan khas Melayu, Roti Jala. Memang makanan spesial Ramadan ini tampilannya memang begitu mirip dengan Roti Jala. Terlebih, banyak juga yang bilang jika ragit ini memiliki cita rasa Martabak Tambi dan Martabak HAR di Palembang.

(sumber: instagram.com/palembangkulinercom)

Biasanya, Ragit dipasaran bentuknya terbagi menjadi dua macam yaitu Ragit gulung berbentuk segitiga dan Ragit rajut yang dibentuk seperti dadar gulung. Ragit yang gurih ini pun disantap dengan kuah kari hangat yang telah dilengkapi dengan daging sapi, kentang, dan santan. Tak jarang, kuah kari dari ragit dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan cabai hijau yang telah dipotong kecil-kecil. Cara membuatnya pun cukup mudah, layaknya membuat roti jala atau dadar gulung, kamu hanya memerlukan tepung apapun sesuai selera, kemudian garam, telur, dan air saja. Lalu dadarkan adonan atau kamu bisa memasukan adonan ke cetakan agar berbentuk jala ke dalam teflon panas. Sayangnya, Ragit ini tidak bisa ditemui disaat hari-hari biasa selain Ramadan. Bahkan hampir tidak ada yang menjual Ragit di luar momen Ramadan. Kalaupun ingin menyantap lezatnya kuliner satu ini, kamu perlu memesannya terlebih dahulu dengan jumlah tertentu. Ragit sendiri dijual mulai dari harga 2000 hingga 2500 rupiah per buahnya.

Dilansir pula dari KSMTour.com, penjual Ragit di luar bulan Ramadan pun kebanyakan dijual oleh komunitas Arab seperti di Kota Batu, Pasar Kuto, atau daerah Sayangan. Ragit dinikmati oleh warga Palembang sebagai kudapan buka puasa, Ragit pun sering dijadikan sebagai makanan tandem untuk menemani sajian pempek. Namun, jika kamu sedang berada di Palembang jangan hanya mencicipi gurihnya Ragit beserta kuahnya, kamu perlu juga mencicipi hidangan khas Palembang lain seperti Celimpungan, beluluk, burgo, serta srikayo atau ketan Srikaya.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.