Keseruan Mengunjungi Dongdaemun Design Plaza, Seoul

0
706
Hamparan taman lampu bunga mawar yang lebih indah ketika dilihat dimalam hari.

Halo semuanya! Ini pertama kalinya aku bakal coba untuk nulis gimana pengalaman pertama aku dan keluargaku libur lebaran di Seoul, ibu kota Korea Selatan.

Ditahun 2017, kami sekeluarga punya plan untuk libur lebaran di luar negeri saja karena kami sedikit bosan harus pulang kampung terus setiap tahunnya. Akhirnya, aku dan adikku -yang notabene adalah kpopers- mengusulkan untuk ke Korea saja. Orang tua kami setuju, namun dengan syarat, kami bukan berangkat sendiri, tapi dengan bantuan guide.

Nah, mulailah kita berdua (aku dan adikku) searching di instagram, ada ga sih travel backpacker gitu. Akhirnya ketemu 1 buah akun yang bernama @/lungobackpacker. Singkat cerita, kami pun jadi menggunakan jasanya, dengan lama perjalanan ke Seoul yang rencana awalnya hanya 9 hari 7 malam.

Area sekitar Sungshin Women’s University – Banyak tempat makan, fashion, hingga toko make up dan skin care.

Seluruh keperluan untuk perjalanan telah kami siapkan termasuk dokumen-dokumen pembuatan visa yang ternyata cukup rumit dan detail, karena isu pembuatan visa Korea Selatan saat itu sedikit sulit. Setelah semua dokumen sudah terkumpul dan proses pembuatan sudah berjalan, sekarang saatnya kami bantu doa hahaha. Alhamdulillah setelah 2 minggu, kami dapat kabar kalau single visa kami sudah jadi. Mulai dari hari itu, kami sudah tidak sabar untuk berangkat.

D-day has come! Kami memulai perjalanan dari Surabaya lalu transit dulu di Kuala Lumpur, baru meluncur ke Seoul. Kami landing di Bandara Incheon, Seoul sekitar pukul 9 pagi. Karena kami berangkat di bulan Juni alhasil udara di sana panas namun terbilang hangat bagi orang Indonesia.

Penampakan kamar dengan tipe yang dapat diisi 3 orang.

Selama di Seoul, kami selalu menggunakan angkutan umum karena angkutan umum di sana sangat baik. Dari Incheon pun kami menuju penginapan kami di daerah Sungshin Women’s University, Dongdaemun menggunakan subway. Kami menginap di hotel bintang 2 (atau 3 mungkin) bernama DH Naissance Hotel. Karena area hotel ini dekat dengan universitas, jadinya fasilitas di sekitar hotel cukup lengkap. Banyak tempat makan, tempat nongkrong, fashion, makeup, skincare, convenience store, dan masih banyak lagi. Hotel ini juga memberikan fasilitas¬† sarapan dan letaknya dekat dari stasiun subway, jadi sangat efisien apabila mau pergi ke mana-mana. Namun sayangnya, di area ini juga banyak tempat hiburan malam yang beroperasi sampai pagi (klub malam, cafe, dsb). Jadi disarankan untuk keluarga yang akan menginap di area ini lebih baik sudah masuk hotel maksimal jam 10 malam.

Setelah check-in dan beristirahat sebentar, kami pun langsung makan siang. Laper banget karena tahu-tahu sudah jam 12 siang. Kami makan di restoran Yoogane, makan ala-ala nasi goreng kimchi korea dengan ayam dan sayur-sayuran gitu. Enak banget dan porsinya baanyak banget. Paling seru kalau sambil lihat oppa-nya masak.

Gemerlap lampu Dongdaemun Design Plaza (DDP).

Destinasi hari pertama ini dilanjutkan dengan berkunjung ke Dongdaemun Design Plaza (DDP). DDP ini merupakan sebuah bangunan ikonik di Seoul dengan bentuk arsitektur yang sangat unik, menyerupai UFO. Di dalamnya merupakan gabungan dari museum, taman, dan mall. Kalau ke korea wajib banget ke sini untuk lokasi hunting foto nih karena unik banget. Ada sebuah taman luas dengan banyak lampu mawar yang indah sekali ketika malam tiba.

Malam sudah semakin larut, tibalah waktunya kami pulang. Sebelum pulang kami menyempatkan diri untuk street food-ing di dekat DDP ini. Street food di korea banyak sekali jenisnya, ada odeng, kimbab, dan semacamnya.

Selesai sudah dengan itinerary hari pertama di Seoul. Seperti apa keseruan di hari kedua? Tunggu lanjutannya, ya.

See ya!

Salam, kocengmeong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.