Keindahan Kuil Kinkaku-ji yang Berlapis Kertas Emas

0
278
Kuil kinkakuji yang menawan.

Selain Kuil Ryoanji dengan keunikan batunya, satu lagi kuil di Jepang, tepatnya di Kyoto, yang memiliki keunikan, yaitu Kuil Kinkaku-ji. Kuil ini dari segi fisik sangatlah cantik, padahal kuil ini memiliki sejarah yang tidak secantik bangunan fisiknya. Sejarah yang sangat panjang membuat kuil ini tampil lebih menarik. Kuil ini didirikan pada tahun 1397 oleh Shogun ketiga era Zaman Muromachi, Asahikaga Yoshimitsu. Saat pertama kali didirikan, kuil ini bernama Kuil Zen.

Kuil Kinkaku-ji merupakan kuil dengan bentuk tiga lantai. Kuil ini berdiri megah di pinggir danau. Sayangnya, pengunjung hanya bisa melihat dari sisi danau sebelah kanan sehingga tidak bisa mendekat ke kuil ini. Selain itu, kuil ini juga diberi pembatas dari kayu agar pengunjung tidak mengakses ke dalam kuil. Pasalnya, kuil ini menjadi warisan budaya dunia sehingga kelestariannya perlu dijaga. Jadi, pengunjung hanya bisa mengamati keindahannya dari jauh. Apakah dibolehkan mengambil gambar? Diperbolehkan sekali. Tidak ada larangan dalam penggunaan jenis kamera.

Keindahan kuil di antara danau dan pepohonan.

Seperti kuil-kuil lainnya, kuil ini juga memiliki beberapa nama lain, yaitu Kuol Rokuon dan Gold Pavilion. Nama Gold Pavilion tepat disematkan untuk kuil ini karena dinding bangunan memiliki lapisan emas yang terbuat dari kertas. Lapisan emas ini terletak di dinding kuil lantai 2 dan 3. Warna emas ini semakin menambah kecantikan kuil saat dipotret. Perpaduan warna emas dengan danau dan pepohonan di kiri dan kanan semakin menambah menawan kuil ini. Kalian wajib sekali berkunjung ke sini saat berada di Kyoto.

Pada tahun 1950, terjadi bencana pada kuil ini, yaitu kebakaran. Bangunan kuil hancur. Namun, arsitek Jepang berusaha sangat maksimal untuk memugar kuil ini dengan gaya arsitektur Hogyo. Bahkan, arsitek juga memasang atap berbentuk piramida. Syukurlah, hingga sekarang, kuil ini masih terawat dengan cantik. Kertas emas yang melapisinya pun masih terawat. Jika kertas emas ini tertimpa sinar matahari, kuil ini semakin megah dan cemerlang.

Taman di sekeliling kuil.

Kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini? Semua waktu baik. Hanya saja, jika kalian ingin mendapatkan foto dengan latar belakang yang indah dan jarang terjadi di Indonesia, momen musim gugur, musim semi, dan musim dingin sangatlah indah. Terutama, momen saat momiji, ketika daun-daun berubah warna menjadi kemerah-merahan. Perpaduan warna daun ini dengan kuil yang berwarna emas sangatlah indah untuk dinikmati. Spot foto yang paling bagus adalah di sisi bagian selatan.

Oh ya, di halaman kuil, ada bangunan yang menyelenggarakan upacara minum teh Sekkatei. Upacara itu sangatlah khas karena diikuti para ahli upacara teh, Kanamori Sowa. Padahal, di bangunan ini dulunya digunakan secara khusus untuk menyambut kaisar Go-Mizunoo. Kalian wajib ke sini untuk menyaksikan upacara minum teh di Jepang.

Bangunan di dalam kuil.

Nah, untuk oleh-oleh, di pintu keluar, ada toko yang secara khusus menjual oleh-oleh berupa souvenir dan kaos. Jika tidak ingin membeli oleh-oleh, kalian bisa menikmati kesegaran es krim yang dijual. Es krimnya sungguh unik karena perpaduan warna hijau matcha dengan bubuk emas bertabur di atasnya. Waahh, benar-benar menggoda.

Untuk ke sini, kalian bisa naik bus Kota Kyoto nomor 101 atau 205.  Perjalanan yang kalian tempuh selama 40 menit. Tarifnya  sebesar 230 yen saja untuk sekali perjalanan. Sangat mudah bukan? Kalian bisa menunggu di halte terdekat untuk menuju kuil ini. Lalu, untuk masuk ke kuil ini, kalian harus membayar tiket masuk seharga 400 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk anak kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.