Kebun Binatang Bandung

0
131
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sudah beberapa tahun saya tidak ke Kebun Binatang Bandung. Terakhir mungkin sekitar 3-5 tahun yang lalu ketika waktu itu ramai dibicarakan beruang yang tidak terurus sehingga kurus kering (waktu itu saya sempat ambil foto dan buat vlog juga).

Pas 2019  akhir ke sini (2019-11) saya mendapatkan banyak hal baru.

Info Pemakaian Tiket Gelang
Info Pemakaian Tiket Gelang di Kebun Binatang Bandung.

Yang pertama terasa adalah tiket yang sudah tidak sama dengan sebelumnya (harga tiket sekarang Rp40.000/orang). Juga penggunaan tiket gelang yang digunakan untuk identifikasi setiap pengunjung. Ada ukuran tinggi anak juga untuk menentukan apakah kita boleh masuk gratis atau tidak (ada pengaris di tembok untuk test). Harga tiket sudah termasuk perahu dayung, taman bermain, dan animal show.

Pintu masuk Kebun Binatang Bandung dengan Sensor
Gelang Tiket Masuk
Gelang Tiket Masuk ke Kebun Binatang Bandung.

Tiket ini cuma bisa dipakai 1x. Udah bisa pakai barcode dan QR Code. Untuk Animal Show (various animal edutainment) ada setiap Senin-Jumat jam 10.30. Sabtu dan Minggu jam 10.30 dan 14:30. Cuma pas saya ke sana, jamnya ngga pas. Jadi ngga sempat nonton.

Kebun Binatang Bandung 2019
Beruang di Kebun Binatang Bandung
Kuda Zebra di Kebun Binatang Bandung

Kuda zebra juga ada di kebun binatang ini, yang agak aneh untuk beberapa binatang, ada kesan tidak pakai apgar tapi pakai kawat. Seperti contoh foto di atas, yang ada seperti kawatnya. Apa dengan ini cukup? Apakah berbahaya untuk binatangnya sendiri? Ada teman-teman pembaca yang tahu? Kalau tahu, boleh kasih komentar ya di bawah artikel.

Binturung (Binturong)

Tuh, binatang ini juga cuma pake kawat aja. Lupa tapi nama binatangnya.

Binturung (Binturong) di Kebun Binatang Bandung.

Hewan ini aneh juga, seperti musang tapi di atas pohon. Di kebun binatang Bandung ini cukup banyak. Dan di lokasinya Binturung tersebut jalan-jalan di atas pohon. Lucunya, pohon tersebut dahan-dahannya sampai menjulur ke luar dari pagar. Tapi saya cukup percaya bahwa pihak kebun binatang sudah memperhitungkannya sehingga mereka tidak loncat dan kabur atau menyerang manusia. Kalau dari catatannya, binatang ini termasuk Mamalia, yang di ordo carnivora.

Burung Merak yang dilepas. Mohon untuk tidak diberikan makanan, takut tidak sesuai dengan yang seharusnya.

Merak-merak ini dikencarin (dilepas dan bisa bersama-sama kita). Semoga burung merak ini bisa terus hidup dan tidak punah ya. Untuk menunggu burungnya mekar buntutnya, cukup lama dan ngga kejadian bisa difoto.

Tapir
Tapir tidur dan temannya (burung)

Tapir ini termasuk binatang yang favorit buat saya. Gayanya lucu, dan jarang saya melihatnya. Pas dulu ke Kebun Binatang Bandung saya tidak melihatnya. Sebelumnya saya lihat gajah dan jerapah (udah jaman dulu pisan kalau jerapah). Lucu, kesannya bermalas-malasan, terus pas ada burung jalan-jalan di badannya jadi tambah menarik. Konon ada beberapa binatang yang memang saling membantu. Misalnya burung memakan kutu atau binatang-binatang kecil yang membuat gatal binatang yang lebih besar.

Burung bangau yang gatal.
Buaya Muara (Crocodylus Porosus)

 

Buaya Irian

Buaya juga termasuk binatang yang banyak ditemukan di kebun binatang ini. Pada saat saya datang sepertinya pada tidak bergerak. Serem sih kalau ketemu beginian di sungai / hutan. Btw tahukah anda bahwa buaya membuka mulutnya itu bukan karena lapar, tetapi karena kepanasan (mengurangi panas).

Iguana (Common Green Iguana)

Iguana ini agak biasa sih, walau agak besar yang ada di Kebun Binatang. Mungkin karena iguana termasuk binatang yang suka dipelihara oleh orang.

Ular
Kura-kura

Kura-kura ini juga termasuk yang suka terlihat ya di toko ikan. Tapi belum pasti juga apa sama atau tidak.

Bangau (mirip seperti logo travelblog.id ya?)
Burung Angkat Kaki di Kebun Binatang Bandung
Julang Mas (Wreathed Hornbill) (Rhyticeros Undulatus)
Julang Mas (Wreathed Hornbill) (Rhyticeros Undulatus)
Harimau tidur di siang hari – Kebun Binatang Bandung
Burung Merak yang Dilepasliarkan, agak rontok ya bulu lehernya?
Elang Ular Bido (Crested Serpent Eagle) (Spilornis Cheela)
Mohon Tidak Mengganggu Burung Merak yang Dilepasliarkan

Akhirnya ketemu juga, istilah yang benar adalah “dilepasliarkan”. Burung merak ini merdeka ya, bisa jalan-jalan seperti kita jalan-jalan. Gimana caranya ya agar ngga ke tempat yang berbahaya? Misalnya ke kandang harimau, atau ke kandang beruang? Ada yang tahu? Apa karena burung merak tidak dapat terbang atau loncat?

Rusa Jantan dan Rusa Betina di Kebun BInatang Bandung
Rusa Jantan dan Rusa Betina di Kebun BInatang Bandung
Kuda di Kebun Binatang Bandung
Souvenir Store – Pintu Keluar
Souvenir Store - Kebun Binatang Bandung
Souvenir Store – Kebun Binatang Bandung

Akhir kata, jalan-jalan di Kebun Binatang Bandung ini wajib. Terutama jika dengan anak yang masih kecil. Kenapa? Karena bisa belajar banyak sekali. Selain itu saya sendiri ke sini karena ingin memotret binatang-binatang. Dan setiap pulang dari Kebun Binatang Bandung selalu senang. Semoga bisa semakin hari semakin baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.