Kampung Maranggi Plered: Tempat 120 Pedagang Sate Maranggi Purwakarta Menyajikan Kelezatan

0
201
Sate Maranggi Plered.

Plered adalah salah satu nama kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Setiap orang yang mendengar nama Plered pasti mengidentikannya dengan wisata kuliner “Kampung Maranggi”. Kampung Maranggi adalah area luas sejenis food court yang menjadi lokasi berkumpul para pedangang sate maranggi seantero Plered. Kita pun bisa bebas memilih warung yang dirasa cocok untuk menyantap sate maranggi yang terkenal kenikmatannya.

Sate maranggi adalah sate daging sapi atau kambing yang dalam pengolahannya daging tersebut terlebih dahulu direndam dengan berbagai jenis rempah. Bumbu dari sate maranggi di Kampung Maranggi ini biasanya  berupa kecap pedas dengan campuran cabai yang rasanya sangat unik dan berbeda dari sate kebanyakan. Ketika pertama kali mencicipi, aku terkejut dengan rasanya karena rasanya berbeda dari bumbu sate lainnya. Selebihnya, sate maranggi ini masih tetap menggunakan sambal kecap juga sambal kacang seperti pada umumnya.

Sate Maranggi Plered.

Yang paling menarik dari sate maranggi di Kampung Maranggi ini adalah cara penyajiannya. Setelah kita memilih kedai untuk menyantap sate, sang pedagang akan langsung membakar sate dihadapan tempat kita duduk dan menyajikannya langsung setelah matang. Sate akan terus dibakar sampai kita meminta pedagang tersebut untuk berhenti. Satu tusuk sate hanya terdiri dari tiga potong daging dengan ukuran yang menurutku kecil namun hal tersebut membuat setiap gigitannya terasa pas dan menggoda kita untuk terus menyantapnya.

Area wisata kuliner Kampung Maranggi ditempati oleh sekitar 120 pedagang. Sebelumnya mereka adalah pedagang sate maranggi yang berjualan di pinggir jalan atau secara berkeliling (ngider). Saat berkunjung ke sana, aku mengunjungi kedai milik Bu. Nyai. Untuk harga sate maranggi di tempat ini semuanya sudah standar, yaitu Rp. 1.700/tusuknya. Setiap kali makan di sini aku bisa menghabiskan lebih dari 15 tusuk karena cita rasanya yang sangat lezat.

Tempat makan yang mengelilingi pembakaran sate.

Selain sate, kita juga bisa memesan sop sapi dengan harga yang relatif terjangkau, yaitu Rp. 15.000/mangkuk. Untuk nasi putih harganya Rp. 3.000. Di tempat ini kita juga bisa memesan minuman seperti es jeruk dengan harga Rp. 10.000 atau teh manis. Untukku pribadi teh hangat yang disediakan penjual sudah cukup melengkapi kenikmatan sate maranggi di Plered ini.

Lokasi Kampung Maranggi dibangun di dekat kawasan Stasiun Kereta Api Plered sebagai salah satu upaya Pemkab Purwakarta untuk meningkatkan potensi Maranggi yang merupakan kuliner khas Kabupaten Plered. Sejak diresmikan pada April 2016, Kampung Sate Maranggi di Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta ini telah menjadi incaran para pencinta kuliner dari berbagai kota.

Proses pembakaran Sate yang disajikan langsung dihadapan pengunjung, dan bumbu kecap khas sate maranggi plered.

Upaya pembangunan area wisata kuliner ini juga dinilai dapat mendorong adanya pengembangan bidang agro bisnis dan kepariwisataan di kawasan Purwakarta. Dengan adanya Kampung Maranggi diharapkan kunjungan wisatawan ke Purwakarta bisa terus meningkat dan melahirkan kembali ekonomi kreatif masyarakat.

Sebelumnya kawasan ini hanya terkenal sebagai daerah pengrajin Keramik dan Guci. Menurut wawancara beberapa Artikel dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk membangun dan menata taman kuliner di Stasiun Plered ini, Pemkab Purwakarta mengucurkan dana sekitar Rp. 2 Milliar, plus biaya sewa lahan Rp. 842 Juta untuk masa sewa lima tahun kepada PT KAI. Hal tersebut dilakukan dengan keyakinan bahwa kuliner Sate Maranggi di Kampung Maranggi Plered ini berpotensi untuk dikenal khalayak luas dan meningkatkan ekonomi masyarakat Plered.

Lahan parkir jika pengunjung membawa kendaraan, terlihat baligho tempat masing-masing penjual.

Untuk menuju lokasi Kampung Maranggi ini cara paling mudah adalah menggunakan Kereta Api Lokal Bandung Raya. Aku menaiki kereta dari Stasiun Kiaracondong jurusan Cibatu – Purwakarta dengan harga Rp. 8.000. Kampung Maranggi berada di jantung kota di depan Kantor Kecamatan Plered. Bila membawa kendaraan, area parkir di tempat makan ini cukup luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.