Jenis-Jenis Parfum Dan Parfum Yang Cocok Untuk Dibawa Saat Melancong

0
928
Jenis-Jenis Parfum (sumber: unsplash.com)

Saat traveling, aktivitas yang padat membuatmu sangat rentan dengan masalah keringat. Selain badan sangat lengket saat berkeringat, tak jarang bau badan menjadi lebih menyengat. Parfum adalah salah satu barang yang sebaiknya ada di tas travelingmu.

Namun, banyaknya jenis parfum tentu membuatmu bingung. Terlebih, tidak semua parfum cocok untuk semua jenis perjalanan. Karena tingkat ketahanan setiap parfum berbeda-beda dan setiap jenis parfum perlu disesuaikan dengan jenis tujuan travelingnya.

Jenis-Jenis Parfum Dan Kadar Konsentratnya
Umumnya, jenis parfum terbagi menjadi lima, setiap parfum memiliki kandungan konsentrat yang berbeda. Semakin besar kandungan konsentratnya, semakin tahan lama pula wewangiannya.

Konsentrat tertinggi adalah perfume atau Extrait De Perfume sebanyak 20-30% yang dapat bertahan 6 hingga 8 jam. Kemudian ada Eau De Perfume atau seringkali dibilang EDP, memiliki konsentrat sebanyak 15-20% dan dapat bertahan 4-5 jam. Lalu ada Eau De Toilette atau EDT yang memiliki konsentrat sebanyak 5-15% yang dapat bertahan dari 2 hingga 3 jam. Kemudian ada Eau De Cologne yang sering muncul di pasaran, memiliki konsentrat sekitar 2-4% yang hanya bertahan 2 jam pemakaian. Terakhir, jenis parfum yang paling sedikit konsentratnya yaitu Eau Fraiche, yang memiliki konsentrat 1-3% sisanya alcohol, pemakaian Eau Fraiche hanya bertahan paling lama 2 jam saja.

Sedikitnya kita mengenal jenis parfum dari kandungan konsentratnya, namun bagaimana cara mencocokan dengan kegiatan saat traveling?

Parfum Untuk Trekking Atau Hiking
Untuk perjalanan yang cenderung berat dan memakan waktu lama di luar seperti saat trekking atau hiking, tubuhmu perlu wewangian yang kuat dan tahan hingga berjam-jam. Belum lagi produksi minyak dan keringat pada tubuh sangat memungkinkan meningkat. Eau De Perfume atau Perfume sangat cocok untuk para tracker atau traveler yang beraktivitas berat dan membutuhkan waktu lama. Biar aktivitas padat dan berkeringat bukan berarti harus rela badan bau juga kan?

Parfum Untuk City Traveling
Jika jenis kegiatanmu adalah city traveling yang tidak memakan waktu seharian bahkan hanya beberapa jam di luar, Eau De Toilette bisa jadi pilihanmu. Wangi yang tidak terlalu tebal, cukup tahan lama, dan wanginya cenderung setingkat lebih segar dari EDP cocok untuk city traveling yang cenderung lebih santai ketimbang trekking atau hiking.

Parfum Untuk Destinasi Pantai
Panas-panasan di pantai bukan berarti tidak butuh parfum loh! Selain apply sunscreen di tubuhmu, sedia juga Eau De Cologne di bawaanmu agar tidak bau matahari. Selain membuat tubuhmu wangi, EDC pun bisa memberi efek “cooling sensation” saat dibawah panas terik matahari.

Jenis Parfum Lain Yang Bisa Digunakan Tergantung Situasi
Saat capek sehabis jalan-jalan, setelah mandi, kamupun bisa menyemprotkan EDC atau Eau Fraiche untuk memberikan efek segar sehabis mandi. Wewangian sehabis mandi pun bisa merelaksasi diri sehabis perjalanan panjang saat traveling. Selain itu, EDC atau Eau Fraiche pun cocok untuk keperluan tertentu dan singkat seperti waktu untuk makan siang di luar atau makan malam. Karena efek wewangian EDC dan Eau Fraiche tidak terlalu menusuk hidung seperti EDP atau Perfume.

 

Penulis: Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.