Jangan Takut Naik Pesawat Pertama Kali

1
384
Awan-awan yang beragam bentuk.

Naik pesawat untuk pertama kali memang mendebarkan. Pasalnya, kita tidak tahu lintasan dan rintangan yang ada di depan kita. Bahkan, nama pilotnya pun kita tidak tahu. Jadi, antara pengen banget naik dan deg-degan bercampur jadi satu. Nah, supaya hal-hal teknis tidak menjadi hambatan sebelum dan setelah naik pesawat, saya ingin berbagi tips kepada kalian yang baru banget atau pertama kalinya nih naik pesawat. Apa saja sih yang harus diperhatikan?

Keep Calm

Tetap tenang ya teman-teman. Pesawat itu tidak semenakutkan yang kita bayangkan kok. Pokoknya sebelum naik harus banyakin doa supaya selamat selama penerbangan. Jangan lupa membawa tiket dan kartu identitas yang kalian miliki. Dua benda ini penting banget. Jangan sampai hanya karena kamu terlalu khawatir, takut, jadinya kalian lupa dengan dua benda krusial ini. Dua hal itu digunakan untuk check-in. Jika tidak ada KTP, kalian bisa menggantinya dengan SIM atau paspor. Namun, khusus penerbangan internasional, wajib menyerahkan paspor sebagai identitas.

Perhatikan Barang Bawaanmu

Bagian ini perlu kalian perhatikan sebelum berangkat. Cek kembali tiket pesawat kalian. Apakah kalian berangkat naik pesawat dengan fasilitas bagasi atau hanya bagasi kabin 7 kg? Jika hanya bagasi kabin 7 kg, upayakan jangan melebihi ukuran itu karena kalian akan dikenai biaya tambahan bagasi saat check-in. Bahkan, ukuran tas juga perlu diperhatikan. Tas ransel atau koper ukuran maksimum 20 inch bisa dibawa masuk ke kabin. Sisanya tidak bisa. Biaya dihitung per kg. Sementara itu, jika kalian memiliki bagasi, sesuaikan dengan jumlah bagasi tiap maskapai ya. Jika melebihi batas maksimumnya, kalian pun akan dikenai biaya tambahan per kg. Biasanya untuk penerbangan domestik level ekonomi, jumlah bagasi yang diizinkan seberat maksimm 30 kg. Cek lagi di tiket pesawat kalian.

Lorong pesawat.

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah terkait benda-benda yang dilarang dibawa naik ke dalam pesawat. Barang-barang itu ada yang dilarang masuk kabin, tetapi masih bisa masuk bagasi. Barang-barang itu meliputi air minum kemasan, benda tajam (pisau, gunting, dan pinset alis), alat pukul (tongkat golf, baseball, raket tenis, dan dayung), senjata (pistol, busur dan anak panahnya, serta replika senjata), pemantik dan korek api, dan rokok elektronik. Barang-barang berikutnya dikategorikan tidak boleh masuk kabin dan bagasi, yaitu aki, merkuri, alkali, bahan peledak, benda berbahan gas, cairan mudah terbakar seperti cat, benda padat mudah terbakar seperti petasan, benda mudah teroksidasi seperti peroksida, bahan kimia beracun seperti sianida, koper dengan alarm atau baterai lithium, alat pelumpuh seperti pistol pengejut, kendaraan kecil dengan baterai lithium seperti airwheel, dan semprotan bela diri seperti gas air mata.

Apakah semuanya akan dicek di bandara? Yah, kalian akan melewati mesin X-Ray. Tidak hanya koper atau tas, tetapi badan kamu pun. Bahkan, jaket, HP, jam tangan, dan ikat pinggang harus melewati mesin itu.

Upayakan Tiba di Bandara Lebih Awal

Sebaiknya, kalian datang minimal 90 menit sebelum jadwal penerbangan. Tenang, kalian bisa berkeliling bandara agar tidak begitu membosankan. Sayang banget, jika tiket pesawat kalian hangus hanya karena kalian terlambat.

Duduklah dengan nyaman.
Lewati Security Check dengan Tenang

Jangan khawatir melewati tahap ini. Ketika kalian sudah melakukan pengemasan barang-barang sesuai dengan standar benda-benda yang dilarang dan dibolehkan masuk ke dalam pesawat, kalian hanya perlu masuk dengan tenang. Kalaupun kalian membawa benda yang dilarang, kalian akan diminta untuk menyerahkan barang itu alias disita.

Check-in di Maskapai Penerbangan

Dengan berbekal tiket dan paspor, kalian bisa mendatangi counter check-in maskapai penerbanganmu. Kalian bisa check-in sekaligus mendaftarkan bagasi kalian jika ada. Di sini, kalian bisa memilih kursi kalian. Karena ini penerbangan pertama kalian, saya sarankan kalian meminta duduk di deretan kursi tengah ke belakang dan dekat jendela agar bisa memotret pemandangan sayap pesawat dengan kumpulan awan. Asyik.

Ketahui Gate Menuju Pesawat

Setelah check-in, kalian akan mendapatkan selembar boarding pass berisi informasi tentang nomor penerbangan, nomor kursi di pesawat, waktu boarding dan nomor gate (pintu) keberangkatan. Nomor gate ini akan menjadi tempat kalian menunggu untuk dipanggil masuk ke dalam pesawat. Biasanya gate akan ditutup 20 menit sebelum pesawat take off. Sebelum masuk gate, kalian juga akan kembali melewati security check. Jadi, baiknya sih, masuk ke dalam ruang tunggu saat sudah mau boarding agar kalian masih bisa minum.

Fasilitas layar monitor yang menyediakan film dan game.
Terus Pantau Pengumuman dari Maskapai

Meskipun asyik menonton film atau mendengarkan musik, jangan sampai melupakan waktu untuk masuk ke dalam pesawat. Pantau terus papan pengumuman atau pengumuman langsung dari petugas di pintu masuk.

Bawa Kembali KTP dan Boarding Pass Kalian

Sebelum kamu masuk ke dalam pesawat. Identitas dan boarding pass kalian akan kembali dicek. Sebaiknya, kalian membawa tas selempang kecil yang bisa mudah mengeluarkan dan memasukkan KTP serta boarding pass.

Cari Tempat Dudukmu

Nomor yang tertera di boarding pass gunakan untuk mencari tempat dudukmu. Nomor tempat duduk bisa kalian lihat di bawah kolong kabin. Perhatikan kode jendala dan nomor sebelahnya.

Awan-awan yang beragam bentuk.
Pasang Sabuk Pengamanmu

Jangan sungkan untuk bertanya ke orang yang duduk di sebelahmu atau pramugari tentang cara memasang sabuk pengaman. Malu bertanya sesat di jalan, kan? Nah, sebenarnya cukup mudah. Tinggal dipasang seperti pengait helm. Eratkan dengan menarik talinya.

Perhatikan Pramugari Memeragakan Instruksi Keselamatan

Tidak ada salahnya untuk memperhatikan pramugari memberikan instruksi keselamatan. Instruksi yang diberikan berupa instruksi memasang tabung oksigen, pelampung, dan cara keluar dari pesawat jika terjadi bahaya.

Tarik Napas Dalam-Dalam Sebelum Take Off

Sebelum take off, pesawat akan menuju lintasan take off. Rutenya bisa panjang, bahkan bisa antre karena bergiliran dengan pesawat lainnya. Ketika akan take off, pesawat akan melaju cepat seperti atlet lompat jauh berlari sebelum lompat lalu mulai menukik ke atas, kemudian bisa juga belok. Kalian cukup menarik napas dalam dalam sambil berdoa.

Nikmati Penerbanganmu

Setelah take off dan pesawat mulai tenang, kalian bisa melepas seat belt. Jika ingin buang air kecil, kalian bisa ke toilet. Kalian pun bisa memotret pemandangan di luar pesawat. Tidak usah malu karena tidak ada satu pun yang mengenalmu, bukan? Jika pesawat kalian menyediakan fasilitas TV, kalian bisa menontonnya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.